Sambut HUT RI ke-75, IdeaRun Gelar “Indonesia Maju, Indonesia Berlari”

By:
Posted: August 14, 2020

Pandemi Covid-19 masih melanda. Vaksin belum ditemukan, disiplin Protokol Kesehatan banyak merosot di mana-mana. Dan, karena sejumlah kegiatan mengumpulkan massa dibatasi, maka perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-75 akan terasa berbeda.  Bahkan di sejumlah tempat perayaan ditiadakan.

Mencermati situasi dan kondisi tersebut, IdeaRun menggagas sebuah konsep acara untuk menyemarakkan HUT RI ke-75 tahun dengan melakukan aktivitas berlari total 75 KM dengan nama INDONESIA MAJU, INDONESIA BERLARI TMII 75K.

Event ini akan diselenggarakan secara terbatas di dalam komplek wisata Taman Mini Indonesia Indah, dengan kolaborasi  Taman Mini Indonesia Indah, Theater Garuda, IdeaRun dan Grewal. Para peserta adalah komunitas lari yang mendapatkan undangan khusus untuk mengirimkan masing-masing enam orang pelarinya.

Terdapat 15 komunitas lari yang bergabung dan sehingga total pelari yang tercatat sebagai peserta adalah 75 orang. Setiap pelari akan berlari sejauh 5km sehingga total jarak yang ditempuh setiap komunitas adalah 75km. Angka 75 tersebut merepresentasikan angka ulang tahun kemerdekaan Indonesia.

Kegiatan yang diselenggarakan di masa pandemi covid-19 ini, diterapkan dengan mematuhi Protokol Kesehatan, sehingga setiap pelari dan kru yang terlibat harus menjaani rapid test terlebih dahulu. Apabila hasil rapid negatif, pelari dipersilakan melanjutkan kepesertaannya dan hadir pada 15 Agustus 2020 di TMII. Apabila ternyata hasil tes pelari reaktif, maka mereka akan dipersilakan berdiam di rumah dan tidak bergabung dalam Indonesia Maju, Indonesia Berlari. Perlakuan demikian akan diterapkan juga kepada para kru yang terlibat. Semua peserta juga diasuransikan.

Selain itu, sejumlah prosedur pun akan dijalankan dengan ketat, termasuk cuci tangan, jaga jarak dan mengenakan masker. Para pihak yang terlibat dalam kolaborasi ini, di antaranya TMII, pun sudah siap sejak awal dengan sejumlah fasilitas dimaksud. Sehingga pelari yang datang akan mudah mengaksesnya.

Dalam briefing kepada pelari yang disampaikan pada Kamis, 13 Juni 2020, ditegaskan bahwa para pelari diharuskan datang mengenakan masker dan membawa hand sanitizer. Sementara itu, di venue pun para petugas selain mengenakan masker juga masing-masing membawa hand sanitizer yang dapat dimanfaatkan pula oleh pelari yang membutuhkan. Sebelum memasuki area start, para pelari pun akan mendapat pemeriksaan suhu tubuh melalui thermo gun.

Pada briefing, diimbau bahwa pelari agar berlari dengan intensitas rendah sampai denga sedang. Diperkirakan dalam waktu 40 menit sudah kembali ke finish line. Dalam menerapkan konsep jaga jarak, setiap pelari sudah dibekali bib (nomor dada) dan pita lengan berwarna sama. Dan di venue serta rute, warna tersebut yang akan menjadi panduan pelari. Akan terdapat empat rute dengan warna berbeda, merah – hijua – kuning dan biru. Sehingga pelari dengan bib dan warna tertentu tersebut akan berlari pada rute yang sesuai. Titik berdiri pun akan ditentukan sesuai warna tersebut. Dan pelari akan dilepas start secara berkelompok empat orang untuk setiap kelompoknya.

Saat memasuki finish, pelari akan diarahkan kembali ke titik semula start. Refreshment akan diantarkan petugas ke tempat masing-masing. Terdapat photo wall yang dapat diantre secara bergiliran dengan panduan titik berdiri sesuai dengan jarak aman. Mushola dan ruang ganti pakaian pun disiapkan dengan konsep jaga jarak. Saat berlari, pelari diperbolehkan melepas masker dengan tetap mengambil jarak sekitar 6m dengan pelari lainnya, dan kembali mengenakan masker ketika tiba di garis finish.

“Prosedur ketat ini kami terapkan dengan harapan kegiatan berlari bersama ini dapat menjadi benchmark bagi kegiatan serupa di masa seperti ini,” ujar Safrita Aryana dari IdeaRun. “Tentu saja prosedur yang diterapkan membuat kegiatan lari ini menjadi tidak biasa, namun toh kita memang menjalani norma baru,” lanjutnya.

Dukungan Taman Mini Indonesia Indah pun menjadikan kegiatan ini dapat diterapkan dengan protokol kesehatan yang maksimal. “Area akan kami dedikasikan selama sekitar tiga jam pada Sabtu pagi ini, demi kenyamanan pelari dan tercapainya maksud kegiatan ini dengan baik,” ujar Bapak Diyono, S.Pd selaku Koordinator Unit Usaha dari TMII. Adapun venue lari dengan segala fasilitas yang dapat dimanfaatkan bagi kepentingan ini juga didukung oleh Theater Garuda. “Kami support semua ini demi semangat kreativitas yang tidak boleh padam pada masa pandemi ini,” ujar Bapak Wahyu Lastiyanto, MM dari Theater Garuda, sebagai penyedia venue start dan finish.

Hey, like this? Why not share it with a buddy?

Related Posts