Jabar International Marathon 2019 Sukses Digelar

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Meski sempat diguyur hujan sesaat sebelum race berlangsung, lomba lari Jabar International Marathon 2019  mendapat sambutan hangat dari para pelari, baik dari dalam maupun luar negeri.

Hujan selama 40 menit itu seakan melengkapi berkah dari Tuhan, karena cuaca Pangandaran yang belakangan ini cukup panas mendadak adem dan enak untuk dilarikan.

Tercatat 2.500 pelari melakukan start yang berlangsung di Pantai Barat Pangandaran, Jawa Barat, Minggu (1/12). Begitu hujan reda, Pembawa acara Edho Budiman yang berduet dengan Indy Rahmawati di panggung gate langsung menghangatkan suasana dengan yel-yel “Pangandaran  Hebat” dan “Jabar Juara.”.  Para peserta pun tampak atusias menyambut hajatan yang diprakarsai oleh Dispora Jawa Barat ini dan dikemas dalam budaya Jawa Barat  yang kental.

Flag Off

Sesuai jadwal, start FM dilakukan pukul 05.00 dan pengibaran bendara dilakukan oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Barat Engkus Sutisna. “Selamat menikmati race ini dan setelah ini bisa menikmati wisata Pangandaran,” kata Engkus kepada para runners.

Sementara setelah peserta full marathon dilepas, ada penampilan para penari dari Sanggar Putra Rengganis yang menyajikan tarian Wilujeng Sumping yang sempat menghangatkan setelah sebelumnya dihangatkan dengan  musik-musik up beat dari DJ Upay.

Belum lagi penampilan seniman-seniman Pangandaran sebagai penyemangat para pelari di sepanjang perlintasan.  Ada Angklung Mang Koko,  Musik Kenthongan, Lebon  yakni  seni pertarungan jawara antar kampung, Silat, Reog, Kuda Lumping, Kendanger atau Rampak Kendang, dan Badut.  Karakter badut yang ditampilkan pun khas negara agraris yakni berupa hama-hama tanaman. Sementara untuk HM, pengibaran bendera start dilakukan oleh, Kusdiana, Sekda Kabupaten Pangandaran dan Mufri Yandi dari Pegadaian

Gubernur Jawa Barat, M. Ridwan Kamil mendapat giliran melepas start untuk kategori 10 K dan 5 K.  Di barisan pelari 10 K, tampak Bima Arya, Walikota Bogor yang membaur dengan para runners.

Ridwan Kamil menyarankan setelah melakukan race, para runners bisa menikmati lobster terenak di dunia dan body rafting di Citumang.

“JIM adalah bagian sport tourism Jawa Barat. Dan bisa kita lihat, sudah banyak pembenahan di Pangandaran, seperti trotoar,“ kata Kang Emil yang berjanji akan terus memperlancar akses ke Pangandaran mulai dari memperpanjang landasan bandara,  jalur kereta api dari Banjar menuju ke Citumang, hingga pembangunan  jalan tol.

Dengan mudahnya akses ke Pangandaran ke depan, Kang Emil berharap Jabar International Marathon tahun-tahun ke depan lebih “menginternasional. “Jadi setelah dari sini, gunakan HP, promosikan kegiatan ini dan Pangandaran di sosial media.”

Kesan dan Harapan Peserta

Ajang JIM 2019 ini menjadi ajang pertarungan sengit para pelari elit. Di list peserta tampak beberapa runner yang kerap jadi langganan podium, seperti Eni Rosita, Asma Bara, dan sejumlah pelari master langganan podium.

Sambutan positif terhadap JIM  2019 juga datang dari peserta baik yang berasal dari Jawa Barat maupun luar Jawa Barat. “Ini race yang berkesan, berlari di tepi pantai, namun juga mendapat pemandagan pegunungan dan sawah sekaligus,”ujar Anie pelari dari Run for Indonesia, Serpong.

Pelari RFI lainnya dari Bogor yang juga kerap langganan podium Evi Irawati menjadi juara 1 female untuk kategori master. “Racenya bagus banget dan cuaca sangat mendukung,” kata Evi yang mengaku sebenarnya saat ini lagi kurang enak badan.

Sementara itu Jojo pelari asal Yogya bertekad menikmati race ini maksimal. Ia mengambil kategori 21K dan akan berlari dengan kostum unik. “Saya yakin race ini aka dikelola dengan baik, maka saya turut memeriahkannya dengan kostum seru inj,” katanya. Saat berlari di jalur 21K, ia berdandan ala ikan cucut.

Sejumlah peserta lain, menyebutkan bahwa  JIM 2019 adalah race lari yang akan mereka catat sebagai race yang harus diikuti.  “Saya berharap tahun depan tetap ada, saya akan hadir kembali,” ujar Christine Husen yang naik podium 3 di kategori 5K famale master.

Sementara Eni Rosita yang memakai jersey hitam mengaku rute kali ini sangat steril dan sangat asyik. “Mungkin karena rutenya keluar masuk kampung ya?” kata peraih podium pertama HM master ini. “Tahun depan saya pasti ikut lagi,”tambah Eni yang mengaku sangat berat di 10 km terakhir karena rute yang panas.

Suyono, podium kedua HM male master menilai, jika dibanding tahun lalu, pelaksanaan tahun ini jauh lebih bagus.  “Kalau boleh menilai, angkanya JIM tahun ini antara 80 sampai 90,” kata Suyono  dari GRC Bandung yang tahun lalu juga ikut HM. “Semua baik dari rute hingga fasilitas di race village, termasuk makanan gratis,” tambah Suyono yang berharap JIM tahun depan akan lebih baik lagi.

Gazibu Running Club Bandung di ajang ini memborong banyak podium untuk kelas master. Untuk kelas 42 mendapatkan juara ke-3. Di kategori 21 K, menyabet juara 2, 4, dan 5. kelas 10 dan 5 K merebut juara 5 dan 2.

Sementtara itu Jojo pelari asal Yogya bertrkadmenikmati race ini maksimal. Ia mengambil kategori21K dan akan berlari dengan kostum unik. “Saya yakin race ini akan dikelola dengan baik, maka saya turut memeriahkannya dengan kostum seru ini,” katanya. Saatberlari di jalur 21K, ia berdandan ala ikan cucut.

Pesta Kuliner

Bukan hanya di lintasan race para pelari dimanjakan dendeng pos hidrasi yang menyajikan air mineral,  Pocari, buah, hingga gula merah dan air kelapa muda. Dua yang terakhir ini hanya tersedia di dua titik  WS.  Dan ini merupakan bagian dari local engagement karena pelari akan menikmati salah satu suguhan khas Pangandaran.

Di race village peserta JIM 2019 juga bisa menikmati suguhan zumba yang dari  Sarjana Pendamping Penggerak Pembangunan Olah Raga dengan koordinator Ida Farida dan atraksi pesona budaya etnic percussion.

Di tenda UMKM sengaja dikumpulkan jajanan dan oleh-oleh khas Pangandaran, mulai dari Soto ayam, Nasi Timbel, Bakso Malang, Sambal Umi Yenni, Kripik Rumput Laut, Pakis Krispi, Sambal Rujak Mameumeut, Kripik Daun Kelor, Kripik Seafood, Manisan, Minuman Jus Kacang ijo & Kedelai, Kopi Khas Pangandaran Srikandi, Minumah Segar Honje, Kecap Manis, Abon Sapi dan Abon Ayam, Ikan Asin, Batik Koja Pangandaran, dan Kerajinan Lidi.

Ada beberapa makanan khas pangandaran yang bisa dinikmati gratis seperti Pindang Gunung, Kopi Pangandaran, dan udang bakar.

Daftar Pemenang Jabar International Marathon 2019

42 Male International

  1. Bernard Mwendia Muthoni
  2. Rutto John Kipkorir
  3. Charles kipkorir kipsang

42 Female International

  1. Margaret Wangui Njuguna
  2. Purity serem
  3. Naum Jepkosgei

42 Male Nastional

  1. Asma Bara
  2. Mursalim
  3. Muhammad ady saputra
  4. Meiman
  5. Margono

42 Female National

  1. Imrotul Carifah
  2. Risa Wijayanti
  3. Sinta Wanti
  4. Nyimas Shylviana
  5. Dita Rahayu Harahap

42 Male Master

  1. Wahyu
  2. Kamil
  3. Rusmana
  4. Missionaris Sitepu
  5. Nurdin

42 Female Master

  1. Eni Rosita
  2. Raquel Pireira
  3. Khanifah
  4. Anie
  5. Nurul Wulandari

21K Male International

  1. Tariku Dewelash Abera
  2. James Ndungu Kahura
  3. Francis Ngigi Nduta
  4. Francis Kamau Mburu
  5. Kiptoo Edwin yebei

21K Female International

  1. Alice muthoni koigi
  2. Moureen Wanjiru Kabebe
  3. Jackline nzivo
  4. Naum jepkosgei

21K Male National

  1. Asep Saepudin
  2. Monce Picarima
  3. Asmin Pramudya
  4. Andi Permana
  5. Nickolas Ardian

21K Female National

  1. Novita Andriyani
  2. Westi Indah
  3. sharfina shela rosada
  4. Rumini
  5. Zalfa Mutiara Putri

21K Male Master

  1. Ferry Junaedi
  2. Suyono
  3. Siswo Miyarso
  4. Aceng Rohaedin
  5. Eddy Hartono

21 Female Master

  1. Siti Muawanah
  2. Indri Sulistyo Pinaryatti
  3. Laksmi Prasvita
  4. Itje agustina
  5. Merry W Pangemanan

10K Male National

  1. Jupianto Sembiring
  2. Febtri Zega
  3. Rizki Juma Ali
  4. Reza Aulia Pradipta
  5. Faustin Bravo Ardana Sinaga

10K Female National

  1. Anjasari Dewi
  2. Vera Febrianti
  3. Debby Mellia
  4. Clara Athyla
  5. Yuliana

10K Male Master

  1. Noce Matital
  2. Bambang Oktovianus
  3. Budi irawan
  4. Heri poriono
  5. Oteng Permana

10K Female Master

  1. Mutiara Yahya
  2. Heksa Hadi
  3. Aiy Miy
  4. Kiki Dasaad
  5. Edniyanti

10k Male Pelajar

  1. Yusman Sandhy Al furqon
  2. Fransiskus Sinaga
  3. Rangga alfian
  4. Suryamiharjo arif husain
  5. Pratama

10k Female Pelajar

  1. Zahra Bulan Aprilia Putri
  2. Syifa Amalya
  3. Nadia Seftiani
  4. Novia Dwi Sapitri
  5. Seftya

5K Male National

  1. Saeful rahman
  2. Muhammad Adha Jufrin
  3. Taufiq Narendra Purnama Putra
  4. Rian mulyana
  5. abraham R warnares

5K Female National

  1. Anju Safitri
  2. Nursita Kurniasih Subagiyo
  3. Silva oktaviani
  4. Janita Elsa fitriani
  5. Listya paramita

5K Male Master

  1. Agus Setiana
  2. Syambudiharto
  3. Mulyana
  4. Arif Rachman
  5. Wahyudin Naro

5K Female Master

  1. Evi irawati
  2. Beti
  3. Kristin Husen
  4. Rike Setiawati
  5. Mariaty Dewi Hendra

5K Male Pelajar

  1. Jilham abdilah
  2. Ferdiansyah
  3. Moh Gerry Paturohman
  4. Muhammad Rasyid Abyan Setiawan
  5. Rama purnama

5K Female Pelajar

  1. Hasna Nabila Putri
  2. Fadhila Sarah Azzahra
  3. irga hairiliani
  4. Restina Rosmayanti
  5. Darellia Cheryl Arifi

Kids Sprint Male

  1. Wahyu Saputra
  2. Eko Supriyatna
  3. Agis Ghefira

Harapan 1. Anggi

Harapan 2. Rendy Akbar

Harapan 3 Herdiana Fathurahman

Kids Sprint Female

  1. Ariska Maudina
  2. Silva
  3. Zakiyah

Harapan 1. Aria Fita

Harapan 2. Maymuna Natisa

Harapan 3 Dinda

More to explorer

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *