4 Hal Yang Harus Anda Ketahui Tentang Diet DASH.

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Jika anda sedang mencari metode diet yang pas, diet DASH bisa menjadi salah satu alternatif. Kenali apa itu diet DASH dan dapatkan manfaatnya.

  1. DASH adalah kependekan dari Dietary Approaches to Stop Hypertension. Yup, diet ini semula bertujuan untuk mencegah hipertensi, namun saat ini banyak juga yang mengikuti aturan diet ini untuk menurunkan berat badan menuju kesehatan yang lebih baik. Diet ini muncul pada tahun 1990an. Kemudian, National Institut of Health Amerika Serikat mulai memberikan pendanaan penelitian untuk membuktikan pengaturan pola makan DASH untk mencegah hipertensi. Hasilnya, intervensi pola makan DASH menunjukkan penurunan tekanan darah hanya dalam 2 minggu baik pada subyek penelitian yang hipertensi atau subyek dengan tekanan darah normal. Sejak saat itu, diet DASH dianjurkan sebagai lini pertama terapi hipertensi farmakologis bersamaan dengan perubahan gaya hidup.
  2. Aturan sederhana diet DASH adalah meningkatkan konsumsi sayuran dan buah, daging tanpa lemak dan produk susu, dan penambahan makronutrien dalam makanan. Diet DASH juga menyarankan pengurangan sodium hingga 1500mg per hari(sekitar 2-3 sendok teh). Bahan makanan segar dan diproses seminimal mungkin menjadi pilihan utama pengaturan makanan dalam diet ini.
  3. Anda bisa melakukan penurunan sodium secara bertahap, mulai dari 2400mg per hari. Jika tubuh anda telah beradaptasi, anda dapat menurunkan kembali hingga 1500mg per hari. Jumlah ini termasuk semua sodium yang anda makan yang terkandung dalam bahan makanan, dalam masakan, dan juga yang mungkin anda tambahkan tepat ketika anda akan makan. Karena itu, anda harus benar-benar melihat kandungan sodium dalam label bahan makanan anda.
  4. Porsi makanan dalam diet DASH yang dianjurkan adalah:

7-8 sajian biji-bijian, pilih biji-bijian yang whole grain karena mempunyai lebih banyak serat dan nutrisi. Contoh 1 sajian adalah 1 potong roti gandum, 1 ons cereal, ½ mangkok pasta.

4-5 sajian sayuran per hari,merupakan sumber vitamin, mineral dan serat. Contoh 1 sajian adalah 1 cup sayuran hijau segar atau ½ cup sayuran hijau matang.

4-5 sajian buah per hari, serupa dengan kandungan sayuran, jadikan buah-buahan sebagai menu utama sekaligus camilan. Contoh 1 sajian adalah 1 buah ukuran sedang, ½ cup uah segar atau 4 ons jus.

2-3 sajian produk susu tanpa lemak atau low fat per hari, merupakan sumber kalsium, vitamin D dan protein, namun pastikan memilih produk yang low fat atau tanpa lemak. Contoh 1 sajian adalah 1 cup susu skim, 1 cup yoghurt low fat.

Maksimal 2 sajian daging per hari,merupakan sumber protein, vitamin B, besi dan zinc. Contoh 1 sajian adalah 1 butir telur atau 1 ons daging ikan, ayam atau sapi.

4-5 sajian kacang-kacangan seminggu,merupakan sumber protein, magnesium dan potassium yang cukup bagus, namun harus dibatasi per minggu karena mengandung cukup banyak kalori. Contoh 1 sajian adalah 1/3 cup kacang, ½ cup kacang polong.

2-3 sajian lemak dan minyak sehari, lemak membantu tubuh menyerap vitamin penting da Membangun sistem imunitas, tapi terlalu banyak lemak meningkatkan resiko penyakit jantung, diabetes dan obesitas. Contoh 1 sajian lemak adalah 1 sendok makan margarin, 1 sendok makan mayones, dan 2 sendok makan salad dressing.

Batasi gula dan makanan manis hingga kurang dari 5 kali seminggu, contoh 1 sajian adalah 1 sendok makan gula atau selai, 1 cup lemonade. Tidak apa mengganti dengan gula buatan, tapi tetap pastikan konsumsi tidak melebihi batas.

Simpel, namun diet DASH ini mungkin harus dilakukan secara bertahap. Meningkatkan asupan sayur dan buah sekaligus mengurangi asupan sodium selagi tubuh beradaptasi. Tambahkan olahraga bersamaan dengan pengaturan pola makan anda. Tekanan darah aman, berat badan pun nyaman.

More to explorer

Puma Hoops Hadir di Tanah Air

PUMA secara resmi meluncurkan koleksi basket untuk pasar Indonesia, PUMA Hoops. Rangkaian koleksi PUMA Hoops yang sudah hadir yakni PUMA Clyde Court,

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *