Mike Trees Bocorkan Tips Jitu Hindari Cedera Saat Berlari.

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

 

Mike Trees bukan nama yang asing bagi anda yang hobi berlari. Mike Trees adalah pemegang 7 kali Masters World Champion sekaligus pelatih triathlon internasional ternama dari Inggris. Ia mulai berlari sejak 1970an. Tak cukup hanya berlari, tahun 1990 Ia mulai menjadi atlet thriatlon professional. Walaupun telah pensiun menjadi atlet sejak tahun 2002, Ia tetap aktif menjadi pelatih dan pelari mandiri. Tak heran, tips dan trik berlari darinya banyak ditunggu dan diikuti oleh banyak pelari dari pemula hingga professional.

Selama hampir 3 dekade berlari, tentu Mike Trees telah mengetahui teknik berlari yang tepat, begitu juga dengan cara-cara menghindari cedera saat berlari. Nah, Tunggu apalagi, simak tips jitu berikut ini.

  1. Jika memungkinkan, berlarilah di permukaan yang empuk seperti rumput, kerikil atau jalan setapak. Berlari di permukaan yang empuk mengurangi besarnya tumbukan yang terjadi antara kaki dengan permukaan tanah.
  2. Jangan berlari setiap hari. Penelitian menunjukkan bahwa waktu yang dibutuhkan tubuh untuk pemulihan setelah berlari adalah sekitar 36 jam. Jadi, anda bisa berlari 4-5 kali seminggu dengan jadwal lari di pagi hari dan sore hari keesokan harinya.
  3. Jangan bertumpu pada tumit ketika menjejakkan kaki. Tumbukan ini akan memperberat sendi dan memperbesar kemungkinan cedera pada lutut, panggul dan pinggang. Mendaratlah dengan kaki bagian depan untuk mengurangi beban tumbukan.
  4. Rutin memijat kaki setelah berlari dan melakukan pereganngan setiap pagi. Otot-otot yang tegang lama kelamaan akan membuat kaki anda bergerak tidak searah. Ini menyebabkan cedera kejang otot.
  5. Jika memungkinkan, lakukan latihan berlari cepat dengan ketinggian menanjak. Ini akan melatih sistem tubuh anda menangani tumbukan.
  6. Buat agar lari anda menjadi salah satu latihan aerobic atau latihan kardio. Gunakan Formula 180 . Formula ini menentukan detak jantung maksimum untuk semua latihan aerobik anda, termasuk berlari. Jika melebihi batas, tubuh akan melakukan perubahan latihan menjadi anaerobik. Jika latihan aerobik menghasilkan energi menggunakan pasokan oksigen untuk mempertahankan tingkat aktivitas tanpa menggunakan sumber energi lain, latihan anaerobik adalah latihan memecah glukosa menjadi energi tanpa menggunakan oksigen. Latihan aerobik tidak hanya bagus untuk ketahanan atlet. Sistem yang mengatur respon tubuh terhadap tekanan berhubungan erat dengan sistem anaerobik. Detak jantung yang melebihi batas membuat anda lebih tertekan dan mengarah pada latihan yang terlalu berlebihan atau overtrained. Latihan anaerobik yang berlebihan menyebabkan banyak radikal bebas menyerang sel-sel tubuh yang memperbesar resiko cedera. Formula 180 berdasarkan pada dua hal. Usia anda dan kondisi yang paling mendekati kebiasaan fitness atau profil kesehatan anda. Cara menghitungnya adalah hitung selisih 180 dengan usia anda. Modifikasi hasil dengan beberapa kondisi kesehatan anda seperti panduan berikut.
  • Jika anda mengidap penyakit mayor atau sedang dalam masa pemulihan, seperti penyakit jantung, pasca operasi atau rawat inap atau dalam pengobatan rutin, kurangi lagi dengan 10 angka.
  • Jika anda dengan cedera, atau mengalami intesitas latihan yang menurun, terkena infeksi flu atau common cold lebih dari dua kali dalam setahun, mempunyai alergi atau asma, tidak konsisten berlatih atau baru mulai berlatih setelah lama vakum, kurangi lagi dengan 5 angka.
  • Jika anda berlatih secara konsisten setidaknya 4 kali seminggu selama 2 tahun tanpa poin satu dan 2, tetap pada hasil 180 dikurangi usia anda.
  • Jika anda berlatih selama 2 tahun tanpa poin 1 dan 2 dan menunjukkan perkembangan tanpa cedera tambah 5 angka.

7. Lakukan latihan pemanjangan kaki untuk memperkuat otot quadriceps anda. Otot quadriceps tengah memperkuat dan melindungi lutut, tapi anda tidak pernah menggunakan otot ini ketika berlari. Jadi, jika anda tidak memperkuatnya, otot ini tidak dapat melindungi anda.

8. Lakukan cross training. Lakukan latihan tambahan seperti berenang, bersepeda, mendayung atau cross training lainnya. Latihan ini membantu membangun kebugaran tubuh tanpa benturan.

9. Lakukan latihan kekuatan otot inti (core) selama 5 menit setidaknya 2 kali seminggu. Anda membutuhkan kekuatan core untuk menyeimbangkan tubuh bagian atas dan tubuh bagian bawah.

10. Jika terasa nyeri, berhenti berlari. Jika nyeri masih terasa atau semakin parah, stop latihan. Jika terasa membaik ketika anda terus berlari, cukup aman untuk terus berlari dengan tetap waspada akan rasa nyeri yang dirasakan.

Kenali tanda yang diberikan tubuh anda untuk menghindari cedera. Lakukan latihan-latihan penunjang untuk mendapatkan manfaat lari yang maksimal. Selamat berlari tanpa cedera.

More to explorer

Puma Hoops Hadir di Tanah Air

PUMA secara resmi meluncurkan koleksi basket untuk pasar Indonesia, PUMA Hoops. Rangkaian koleksi PUMA Hoops yang sudah hadir yakni PUMA Clyde Court,

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *