Berolahraga Sembari Menyelamatkan Bumi? Kenapa Tidak!

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Seiring munculnya gerakan kepedulian terhadap perubahan iklim dan tuntutan masyarakat akan bumi yang lebih baik, kebutuhan akan adanya solusi hemat energi dalam kebutuhan sehari-hari pun kian membesar. Baik dalam transportasi, akomodasi dan konsumsi.

Nah, bagaimana dengan olahraga? Olahraga adalah hal yang tampaknya kurang mendapat perhatian bagi para penggiat energi. Padahal, tanpa disadari, olahraga sebenarnya mempunyai dampak terhadap perubahan iklim. Ambil contoh emisi gas yang keluar dari balap motorsport atau tuntutan energi untuk menerangi sebuah stadion di malam hari saat 100.000 orang menyaksikan pertandingan bola. Ya, diperlukan pemikiran dan pendekatan yang matang.

Revolusi dalam industri olahraga mutlak perlu. Ini yang sepertinya mulai muncul dari tingkat akar rumput. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh produsen peralatan kebugaran SportsArt yang berbasis di Washington, Amerika Serikat.

Mereka membuat peralatan yang mampu mengubah energi manusia, ketika latihan, menjadi energi listrik. Menggunakan inverter mikro yang telah dipatenkan, energi yang ditangkap kemudian disalurkan ke jaringan listrik sehingga dapat disimpan dan digunakan untuk kebutuhan yang lain. Istilah kerennya, energi hijau, yaitu energi yang dihasilkan tanpa keterlibatan minyak bumi dan batu bara.

CEO SportsArt, Ivo Grossi, bergabung dengan perusahaan pada tahun 2016 dan menghabiskan beberapa bulan pertamanya mendesain ulang peralatan yang ada. Ia berusaha agar alat-lat tersebut memiliki daya tarik. Ia terinspirasi dari teknologi Tesla pada mobil Fiat.

Dia yakin bahwa revolusi ada di ujung tanduk demi menciptakan industri olahraga yang ramah lingkungan. Ia memiliki ambisi besar untuk menggapainya.

Grossi menjelaskan, ”Bayangkan jika kita dapat mengubah semua fasilitas kebugaran di seluruh dunia menjadi generator listrik yang bersih. Itu adalah sebuah mimpi seperti halnya saat Bill Gates muncul di masa-masa awal industri komputer.  Bila Gates berkata, bayangkan jika setiap orang dapat memiliki komputer di rumah mereka.”

Grossi percaya, selain mampu menghasilkan energi, alat-alat yang diproduksi SportsArt dapat membantu siapapun untuk memerangi momok besar yaitu obesitas.

“Jaga dirimu sehat dan bugar, Pergilah ke tempat-tempat berlatih kardio namun dengan biaya yang terjangkau. Bagaimana itu bisa dicapai? Tentunya dengan peralatan yang hemat energi,” ungkapnya.

Terra Hale London

Bagi Grossi, ini adalah teknologi yang memiliki manfaat besar bagi setiap demografis – salah satunya kalangan milenial.

“Ini adalah visi dan sedang terjadi sekarang. Millenial adalah demografis terbesar di seluruh dunia. Mereka berbondong-bondong ke industri kebugaran. Ketika mereka tahu itu ada, mereka akan mulai menuntutnya,” ungkapnya.

“Mereka mulai bertanya mengapa klub mereka atau tim mereka tidak menggunakannya. Mereka akan meminta untuk disediakan. Saya melihat masa depan akan dipenuhi oleh orang-orang yang peduli akan energi hijau yang terukur dan berdampak. Ambil contoh, mereka ingin memvisualisasikan apa yang telah mereka capai, baik dalam jumlah pohon yang ditanam atau bola lampu yang digunakan,” jelasnya.

“Kami juga memiliki aplikasi untuk memantau riwayat latihan dan berapa banyak yang telah dicapai. Kami ingin membuka cabang ke klub, kampus, dan perusahaan untuk memberikan insentif kepada orang-orang agar sadar lingkungan. ”

Terra Hale, di London, Inggris, adalah pusat kebugaran yang sudah menggunakan peralatan dari SportsArt. Bahkan Terra Hale mengklaim sebagai satu-satunya pusat kebugaran yang ramah lingkungan.

Bagaimana dengan Indonesia? Semoga ada yang tergerak untuk memulai!

More to explorer

Puma Hoops Hadir di Tanah Air

PUMA secara resmi meluncurkan koleksi basket untuk pasar Indonesia, PUMA Hoops. Rangkaian koleksi PUMA Hoops yang sudah hadir yakni PUMA Clyde Court,

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *