Setelah Ini, Anda Tak Akan Bingung Memilih Peralatan Masak.

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Makanan sehat tidak hanya ditentukan oleh bahan-bahan yang digunakan, peralatan masak yang anda pakai turut berkontribusi pada keamanan dan nilai gizi makanan. Saat ini, semakin banyak perhatian ditujukan pada keamanan peralatan masak yang terkadang membuat kita bingung harus memilih. Amankah menggunakan peralatan berbahan teflon? Apakah alumunium pada peralatan berbahan dasar alumunium akan terserap pada makanan? Peralatan masak berbahan apa yang terbaik dan paling aman untuk digunakan?
Teflon
Teflon adalah lapisan polytetrafluoroethylene atau PTFE yang dibuat dari karbon dan fluorin. Pertama kali dibuat tahun 1930an dan memberikan alternatif peralatan masak yang anti lengket dengan permukaan yang halus. Lapisan anti lengket ini memudahkan dalam penggunaan dan proses pencuciannya. Peralatan berbahan Teflon hanya membutuhkan sedikit minyak sehingga makanan menjadi lebih sehat. Namun, anda perlu berhati-hati untuk memilih panci Teflon yang bebas PFOA. PFOA ini sering dihubungkan dengan penyebab gangguan kelenjar tiroid, penyakit ginjal kronis, penyakit hati, kanker testis, dan kemandulan. Sampai suhu tertentu, aman menggunakan peralatan masak berbahan teflon. namun jangan memanaskan teflon hingga di atas suhu 300oC. Suhu yang terlalu tinggi menyebabkan lapisan teflon rusak dan melepaskan zat kimia berbahaya ke udara. Menghirup zat kimia ini menyebabkan gejala yang disebut Flu Teflon, seperti demam menggigil, sakit kepala dan nyeri. Bahkan dalam waktu lama bisa menyebarkan kerusakan paru. Gunakanlah peralatan berbahan teflon di suhu sedang. Hindari memanaskan teflon yang kosong, setidaknya beri sedikit cairan atau makanan jika ingin memanaskannya. Gunakan spatula kayu agar tidak menggores lapisan teflon. Jika telah tergores, segera ganti peralatan masak anda.
Alumunium
Alumunium adalah logam yang cukup ringan yang dapat menyalurkan panas dengan cepat. Peralatan masak berbahan alumunium juga murah dan mudah dicuci. Alumunium tertimbun dalam makanan yang kita masak dengan peralatan berbahan dasar alumunium. Beberapa kekhawatiran mengenai alumunium yang dikaitkan dengan penyebab penyakit Alzheimer. Namun, Menurut Asosiasi Alzheimer Amerika Serikat, sedikit kemungkinan bahwa memasak menggunakan peralatan berbahan alumunium menjadi penyebab utama Alzheimer. Jika anda memilih untuk menggunakan peralatan berbahan alumunium, gunakanlah tipe alumunium anodized. Peralatan jenis ini dibuat dengan tambahan reaksi asam yang merubah cara logam bekerja. Alumunium anodized mencegah terserapnya alumunium pada makanan yang anda masak.
Stainless Steel
Stainless steel adalah logam campuran yang mengandung besi, krom, dan nikel. Logam ini tahan terhadap karat dan korosi sehingga menjadi salah satu bahan dasar peralatan memasak yang handal, tahan lama, tahan gores, dan relatif murah. Stainless steel juga memiliki kelebihan penyaluran panas yang merata. Peralatan berbahan stainless steel cocok untuk menumis dan menggaringkan makanan. Rawatlah peralatan berbahan stainless steel dengan benar untuk memaksimalkan manfaatnya. Segera rendam setelah selesai masak dan gunakan cairan lubrikan seperti semprotan minyak sebelum memasak.
Keramik
Peralatan masak berbahan keramik tergolong baru. Namun perlu diingat banyak peralatan masak yang tidak murni 100% berbahan keramik. Sebagian besar berbahan logam yang dilapisi bahan anti lengket berbahan keramik. Peralatan masak seperti ini rawan tergores. Tidak menjamin bahwa peralatan yang seluruhnya berbahan keramik lebih aman, karena tetap membutuhkan lapisan yang bisa saja mengandung logam berat. Secara keseluruhan, peralatan berbahan keramik cukup aman digunakan dan mempunyai daya tahan terhadap panas yang lebih bagus daripada peralatan berbahan teflon.
Besi Cor
Peralatan berbahan cast iron atau besi cor memang relatif lebih mahal, namun peralatan ini tak perlu cepat diganti, tahan hingga bertahun-tahun. Jika digunakan dengan benar, peralatan ini juga anti lengket dan memberi rasa khas pada masakan yang tidak bisa didapat dari peralatan masak lainnya. Peralatan masak berbahan besi cor mengandung besi yang akan terserap pada makanan. Tepat untuk penderita anemia, namun hati-hati bagi penderita hemochromatosis atau gangguan penumpukan besi dalam tubuh.
Kaca
Peralatan berbahan kaca membutuhkan waktu yang lebih lama untuk meratakan panas dan mencapai suhu tertentu. Namun bahan ini menyimpan panas dengan lebih lama. Bahan ini juga tidak melepaskan zat berbahaya dan tidak bereaksi dengan makanan yang dimasak. Peralatan ini cocok untuk baking atau makanan berkuah.

Manapun pilihan anda, gunakan dengan benar dan rawat dengan baik. Usahakan tidak menyimpan makanan dalam peralatan masak anda. Hindari penggunaan spatula logam yang membuat lapisan mudah tergores. Segera cuci dan keringkan peralatan setelah dipakai. Ganti peralatan masak teflon atau alumunium setelah 2-3 tahun atau jika lapisan telah tergores.

More to explorer

Resistensi Antibiotik, Kenapa Bisa Terjadi?

Penemuan antibiotik adalah salah satu penemuan penting dunia medis yang menyelamatkan jutaan nyawa. Disebut sebagai obat dewa, antibiotik ampuh mengobati penyakit yang

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *