Tangani Gangguan Kecemasan Ala Captain America.

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Siapa yang tak kenal Chris Evans? Pemain film berkebangsaan Amerika Serikat yang tenar lewat perannya sebagai Captain America dalam film-film besutan Marvel. Lewat kelihaian aktingnya, ia berhasil menarik jutaan penggemar di seluruh dunia. Tak ada yang menyangka jika awalnya ia sempat menolak tawaran membintangi Captain America hingga ia harus berkonsultasi dengan terapis khusus. Ketika diwawancarai oleh majalah Rollingstones Amerika, ia mengungkapkan bahwa ia pun mengalami gangguan kecemasan layaknya orang biasa. Dan ia tak segan memberikan tips ampuh dalam menangani gangguan kecemasan yang seringkali mengarah pada depresi.

Jauh sebelum terkenal, Chris Evans terkenal sebagai pribadi yang santai, mudah bergaul dan senang berkumpul dengan banyak orang. Namun, kecemasan melandanya ketika ia ditawari untuk membintangi Captain Amerika. Ia menolak tawaran tersebut berkali-kali. Ia sadar bahwa komitmen yang dibutuhkan sungguh besar karena harus terikat kontrak selama lebih dari 8 tahun. Berakting sudah menjadi bagian dari hidupnya sejak lama, namun ia merasa tak sanggup akan komitmen lain yang diharapkan darinya, seperti tur promo, menjadi cameo, dan kewajiban lain yang berkaitan dengan perusahaan film. Ia juga takut kehilangan jati dirinya karena ia dikenal sebagai seseorang yang sangat menjaga privasinya. Bagaimana ia mengatasinya?

Menenangkan Pikiran

Chris mengakui Ia mengalami gangguan yang Ia sebut dengan otak bising atau ‘noisy brain’. Gangguan ini menyebabkan Ia berlebihan dalam memikirkan segala sesuatu yang akan terjadi berikut efeknya. Sesuatu yang umum bisa berubah menjadi pusaran keraguan akan dirinya sendiri. Ia menemukan solusi dari masalah ini dengan menyenangkan pikirannya, bermeditasi dan membaca buku-buku spiritual. Namun terkadang ia masih harus berjuang untuk mengatasi kebiasaannya yang terlalu berlebihan dalam menganalisa sesuatu. Ia harus mengambil kendala pikirannya alih-alih membiarkannya berkelana memikirkan hal-hal buruk dan tak penting. Salah satu cara ampuh melawannya adalah dengan mengucapkan ‘shhh’ layaknya membuat orang lain berhenti berbicara. Dengan mengucapkannya, ia memberi waktu otaknya untuk diam dan menyortir pikirannya. Diam bukan berarti menyerah, tapi membantu kita sadar bahwa tak penting untuk menghabiskan waktu memikirkan remeh temeh. Otak setiap orang selalu bising. Akan menjadi sumber masalah jika kita mengikuti kebisingan tersebut dan mendengarkannya, serta mengidentifikasinya sebagai jati diri kita. Karena ketika kecemasan itu muncul, kita akan berpikir terlalu berlebihan dan ini membuat kita tertekan. Mengucapkan ‘shh’ membantunya untuk tenang. Berakting juga membantu otaknya untuk tenang. Ketika berakting, kebisingan itu hilang. Ia bisa memfokuskan diri dan pikirannya.

Hadapi Ketakutan

Chris menolak tawaran sebagai Captain America didasarkan pada ketakutan akan kemungkinan berubahnya hidupnya jika film tersebut sukses begitu juga jika ia tak mampu berakting dengan bagus dan membuat film itu sukses. Bagaimanapun juga, film itu akan membuat hidupnya berubah, kehidupan pribadinya atau gaya hidupnya. Ia takut jika Ia salah bereaksi terhadap hal-hal tersebut. Namun, pada akhirnya ia sadar bahwa hal yang paling kita takuti menjadi sebuah alasan kuat kita harus melakukannya. Takut gagal bukan alasan untuk berhenti, setiap kegagalan berkontribusi pada kesuksesan yang akan kita raih. Ia mulai memahami bagaimana mengatur jalannya kehidupannya. Jika dalam berakting, ia mendapatkan skrip. Maka berbeda dengan kehidupan sesungguhnya yang berjalan tanpa skenario dan dalam alur yang semrawut. Namun keinginan kuat untuk hadir dan memegang kendala membantunya menjalani kehidupan.

Mintalah Bantuan.

Jangan malu untuk mengakui bahwa kita mempunyai masalah. Ia banyak berdiskusi dengan orang-orang di sekelilingnya mengenai keputusan bermain sebagai Captain America. Iapun mendatangi terapis untuk meminta saran tentang kecemasan yang ia alami. Ia tahu salah satu kunci kesehatan mental adalah mau membuka diri. Semakin cepat kita mencurahkan masalah kita, semakin cepat pula kita mendapatkan bantuan dan solusi. Bantuan keluarga, teman atau terapis professional sangat bermanfaat.  Bagi Chris, pulang dan bertemu keluarganya menghubungkan kembali bagian-bagian pikirannya.

Tak hanya orang biasa yang mengalami kecemasan. Bintang sekelas Chris Evans pun mengalaminya. Jangan takut. Hadapi dengan tegar, jangan ragu untuk meminta bantuan. Yang paling penting, tenangkan pikiran, shhhhh…

 

More to explorer

Resistensi Antibiotik, Kenapa Bisa Terjadi?

Penemuan antibiotik adalah salah satu penemuan penting dunia medis yang menyelamatkan jutaan nyawa. Disebut sebagai obat dewa, antibiotik ampuh mengobati penyakit yang

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *