Nutrisi Kaya Dalam Buah Nangka

By:
Posted: September 27, 2019

buah nangka

Berani bilang bahwa buah nangka hanya terasa enak di lidah namun tidak bernutrisi? Anda akan takjub mengetahui deretan manfaat nangka bagi kesehatan. Singkirkan mitos buruk nangka, mari kita bahas fakta tentang kehebatan nangka.

Buah nangka bisa dikonsumsi ketika masih muda ataupun sudah matang. Nangka muda sering dimanfaatkan sebagi pengganti daging bagi para vegan dan vegetarian, karena teksturnya yang menyerupai daging suwir. Jangan heran jika anda bisa menemukan penelitian yang menyebutkan bahwa nangka merupakan pengganti sumber karbohidrat dan kalori.  Dalam satu takaran saji sekitar 165 gram mengandung sebanyak 155kalori. 92% kalori berasal dari karbohidrat, sedang sisanya berasal dari kandungan protein dan lemak.

Tak hanya itu, nangka juga memiliki kandungan vitamin dan mineral serta jumlah serat yang cukup. Kadar serat dalam nangkalah yang membuatnya mempunyai nilai Indeks Glikemik yang relatif rendah. Indeks Glikemik adalah ukuran kecepatan kadar gula darah naik setelah mengkonsumsi jenis makanan tertentu. Serat dalam nangka membuat penyerapan makanan menjadi lebih lambat sehingga mencegah kenaikan tajam gula darah. Penelitian yang dilakukan di Departemen Biometri, Universitas Ruhuna di Srilanka menunjukkan bahwa orang yang mengkonsumsi nangka meningkatkan nilai toleransi tubuh terhadap glukosa. Toleransi glukosa adalah ukuran seberapa baik sel tubuh mampu menyerap gula darah. Nilai toleransi glukosa yang tinggi mengurangi potensi diabetes. Bahkan Menurut penelitian tersebut, penderita diabetes juga mengalami kenaikan toleransi glukosa. Jadi, nangka juga aman untuk dikonsumsi penderita diabetes. Namun, dosis pengobatan penderita diabetes harus disesuaikan jika ingin memasukkan nangka sebagai menu rutin.

Fungsi pengontrol kadar gula darah juga didukung oleh kadar protein dalam nangka. Nangka memiliki kandungan protein yang lebih besar dibandingkan dengan apel atau mangga. Jika apel dan mangga hanya mengandung 0-1 gram protein, nangka mengandung lebih dari 3 gram protein. Antioksidan flavonoid dalam nangka juga berkontribusi dalam mengatur keseimbangan gula darah. Penelitian yang dilakukan oleh Badan Peneliti dan Pengawas Obat Mesir pada tikus penderita dibetes menunjukkan penurunan kadar gula darah puasa. Manfaat antioksidan lainnya adalah melindungi sel dari peradangan dan tekanan oksidatif yang sering disebabkan oleh radikal bebas. Radikal bebas ini menyebarkan kerusakan pada sel tubuh dan menyebbkan penyakit salah satunya kanker. Antioksidanlah yang bekerja melawan radikal bebas ini.

Nangka juga mengandung vitamin C yang cukup signifikan. Tubuh tidak bisa mennghasilkan vitamin, maka kita harus menyuplainya lewat makanan. Vitamin C melindungi sel dari peradangan dan meningkatkan kekebalan tubuh kita sehingga tidak mudah terkena infeksi virus. Vitamin C juga berperan penting dalam produksi kolagen, protein yang membuat kulit tetap kenyal dan sehat. Karotenoid adalah pigmen yang menyebabkan warna kuning kemerahan pada buah dan sayur. Kandungan karotenoid nangka terbukti mampu mencegah penyakit degeneratif seperti kanker atau penyakit kardiovaskular. Nangka mengandung magnesium sekitar 27mg/100g, bijinya mengandung magnesium 54mg/100gr. Magnesium ini penting untuk penyerapan kalsium dan bekerja bersama kalsium untuk membantu memperkuat tulang.

Terbukti kan bahwa nangka banyak mengandung nutrisi yang bermanfaat. Hanya sedikit perhatian perlu bagi anda yang alergi terhadap serbuk sari atau bee pollen, karena sebuah penelitian oleh Departemen Dermatologi dari University Medical Center Utrecht, Belanda menunjukkan bahwa orang yang alergi terhadap bee pollen mengalami reaksi alergi yang sama ketika mengkonsumsi nangka. Namun kasus alergi ini hanya pernh sekali dilaporkan. Melihat nutrisi dan manfaatnya, anda tidak perlu khawatir untuk memasukkan nangka dalam menu makanan anda.

Hey, like this? Why not share it with a buddy?

Related Posts