Haruskah Olahraga Sesuai Umur?

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Sudahkah kamu berolahraga hari ini?
Manfaat olahraga sangat besar, pasti setuju ya. Berolahraga dapat melindungi kita dari berbagai penyakit mematikan seperti jantung, diabetes tipe 2, bahkan beberapa jenis kanker. Olahraga pun, jika dilakukan secara rutin akan membuat kita bahagia.

Tapi, jenis dan banyaknya jumlah olahraga yang dilakukan mengalami perubahan, seiring bertambahnya umur. Mari kita lihat panduannya.

Olahraga di Masa Kecil dan Remaja

Berolahraga di masa kecil berguna untuk membangun tulang yang sehat, mengontrol berat badan, meningkatkan kepercayaan diri dan membentuk pola tidur yang sehat. Berenang dan bersepeda adalah olahraga yang baik bagi anak. Namun, menjelang remaja kebiasaan olahraga biasanya menurun, terutama untuk remaja perempuan. Remaja harus didorong untuk tetap berolahraga, kalau bisa olahraga beregu untuk meningkatkan kepercayaan diri dan mengelola stres.

Olahraga di Umur 20-an

Puncak kebugaran ada di umur 20-an. Daya reflek tercepat dan kemampuan untuk memompa oksigen ke otot ada di umur ini. Umur 20-an adalah yang tepat untuk membangun massa otot dan kepadatan tulang. Olahraga yang dapat dilakukan antara lain triathlon dan mendayung.

Olahraga di Umur 30-an

Umur 30-an adalah salah satu periode paling sibuk. Mobilitas tinggi dan aktivitas yang bejibun membuat olahraga menjadi sangat penting, karena sangat bermanfaat menjaga kesehatan dan kekuatan jantung, juga memperlambat penurunan kemampuan fisik. Jika kamu adalah pekerja kantoran yang sering duduk, pastikan jaga postur duduk yang baik dan sering-seringlah berjalan atau naik turun tangga kantor. Olahraga yang cocok untuk umur 30-an adalah olahraga berintensitas tinggi seperti sprint, boot camp dan bersepeda statis di gym (RPM). Imbangi dengan olahraga intensitas rendah seperti yoga.

Olahraga di Umur 40-an


Kebanyakan orang mulai bertambah berat badannya di umur 40-an. Latihan ketahanan adalah cara terbaik untuk mengoptimalkan pembakaran kalori untuk mengimbangi akumulasi lemak dan memperlambat hilangnya tiga sampai delapan persen massa otot tiap dekade. Latihan ketahanan selama sepuluh minggu dapat meningkatkan massa otot sebanyak 1,4kg, meningkatkan metabolisme hingga 7% dan mengurangi berat lemak hingga 1,8kg. Olahraga yang tepat untuk periode umur ini adalah angkat beban dan pilates. Pilates berguna untuk membangun kekuatan inti tubuh yang melindungi dari sakit punggung, yang biasanya dimulai di rentang umur ini.

Olahraga di Umur 50 Tahun ke Atas


Di periode ini, penyakit mulai banyak bermunculan. Ketika estrogen menurun setelah masa menopause untuk perempuan, risiko penyakit jantung pun meningkat. Olahraga yang dapat dilakukan antara lain jalan kaki secara rutin, tai chi, tari dansa dan aerobik air.

Let’s take care of your body from now on, people!

More to explorer

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *