10 Cara Ampuh Mencegah Diabetes

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Jangan abaikan bahaya diabetes, Gofiters!

Di Indonesia, diabetes menempati salah satu posisi teratas penyakit paling mematikan, baik generasi tua maupun muda. Kenapa? Karena banyak orang Indonesia sangat menyukai makanan berkarbohidrat tinggi dan juga makanan-minuman yang mengandung kadar gula tinggi, namun kurang olahraga.

Diabetes merupakan penyakit kronis, yang apabila tidak dikontrol dengan baik akan menyebabkan kebutaan, gagal ginjal, jantung dan berbagai penyakit lainnya. Fyi, sebelum seseorang didiagnosa menderita diabetes, ada periode ketika gula darah menjadi tinggi, namun belum cukup tinggi untuk didiagnosa terkena diabetes. Periode ini disebut dengan nama pre-diabetes. Periode selanjutnya, jika gula darah tidak dikontrol, dapat berlanjut ke diabetes tipe 2. Be aware, please.

Meskipun ada faktor lain yang tak dapat diubah mengenai penyakit ini, seperti faktor gen, umur atau pola hidup di masa lalu, ada tindakan-tindakan yang dapat mengurangi risiko terkena diabetes. Apa saja? Check it out.

1. Kurangi asupan karbohidrat seperti nasi putih, roti putih, daging olahan dan makanan cepat saji. Hindari juga makanan-minuman berkadar gula tinggi seperti kue-kue manis, sirup, softdrink dan sebagainya. Mengonsumsi makanan-makanan di atas akan meningkatkan kadar gula darah dan insulin dalam tubuh, yang bisa berujung pada diabetes tipe 2. Jika kamu mau diet untuk mengurangi risiko terkena diabetes, dapat menjalankan diet rendah karbo atau diet rendah kalori.

2. Olahraga teratur dapat mencegah diabetes. Olahraga akan meningkatkan sensitivitas insulin dalam tubuh; kerja insulin akan maksimal untuk menjaga level gula darah tetap stabil.

3. Minum air mineral minimal 8 gelas sehari akan mengurangi risiko diabetes. Karena ketika kebutuhan air tercukupi, keinginan untuk mengonsumsi minuman manis akan berkurang.

4. Menjaga berat badan dalam tingkat normal, atau mengurangi berat badan jika sudah mulai masuk ke tahap berat badan berlebih dan obesitas. Caranya bukan hanya diet yang dijalani dalam jangka tempo pendek. Ubah pola hidup secara menyeluruh, terutama pola makan. Karena berat badan berlebih akan menimbulkan visceral fat (lemak yang tersimpan dalam rongga perut, yang membungkus organ vital tubuh seperti jantung, hati, ginjal, lambung, usus). Visceral fat yang tinggi menyebabkan resistansi insulin, yang pastinya akan meningkatkan risiko diabetes.

5. Berhenti merokok. Menurut berbagai penelitian, rokok dapat meningkatkan risiko terkena diabetes;  bagi perokok reguler sebanyak 44% dan perokok berat dengan asupan rokok lebih dari 20 batang per hari sebanyak 61%.

6. Perhatikan porsi makanan. Selalu hindari makan dalam porsi besar, karena terbukti dapat mengurangi kadar gula dalam tubuh. Dengan catatan, makanan yang diasup tidak boleh mengandung karbohidrat tinggi atau gula tinggi.

7. Jauhi gaya hidup tidak aktif, seperti duduk terlalu lama atau merebahkan diri terlalu lama (sedentary behavior). Menurut penelitian, orang-orang yang menjalankan sedentary behavior rentan terkena diabetes dengan tingkat risiko mencapai 91%! Scary, isn’t it?

8. Berikan vitamin D secara rutin pada tubuh, dapat berupa makanan, minuman maupun sinar matahari pagi. Kebutuhan vitamin D yang cukup akan menyebabkan gula darah dalam tubuh terkontrol.

9. Hindari makanan olahan karena dapat menyebabkan gula darah dalam tubuh dapat cepat meningkat. Karena makanan olahan yang tersedia tidak lagi mengandung banyak vitamin, tapi berlimpah karbohidrat dan gula. Sebagai gantinya, cobalah mengasup makanan herbal yang mengandung curcumin (contoh: kunyit) dan berberine, yang berfungsi meningkatkan kadar insulin dan menurunkan kadar gula dalam tubuh.

10. Selain air mineral, ada minuman lain yang juga baik bagi gula darah dalam tubuh, yaitu kopi hitam dan teh (tanpa gula). Penelitian menyebutkan, mengonsumsi kopi hitam dan teh dapat mengurangi risiko diabetes sampai 54% karena di dalam kopi hitam dan teh (terutama teh hijau) terkandung antioksidan tinggi bernama polyphenols yang berfungsi menjaga level gula darah tetap normal.

 

More to explorer

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *