Efek makan udang mentah. Bahaya atau sehat?

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Udang adalah krustasea yang dimakan di seluruh dunia. Cangkang udang yang keras dan tembus pandang berkisar dari coklat hingga abu-abu. Rasanya manis dan memiliki tekstur lembut atau keras, tergantung pada varietasnya.

Meskipun udang adalah makanan yang populer di banyak negara, banyak orang percaya bahwa konsumsi udang mentah tidak aman.

Apakah udang mentah aman dikonsumsi?

Efek makan udang mentah. Bahaya atau sehat?

Makan udang mentah menjadi budaya di seluruh dunia. Di beberapa daerah, cairan di dalam kepala udang dianggap sebagai kelezatan. Di Jepang, kita akan sering menemukan sashimi segar yang terbuat dari udang mentah. Sementara di Cina, udang kadang dimakan hidup-hidup setelah direndam dalam minuman keras bernama baijiu.

Namun, udang dapat mengandung bakteri, virus, dan parasit yang dapat menyebabkan keracunan makanan atau penyakit.

Meskipun demikian, udang adalah salah satu kerang yang paling umum dikonsumsi di Amerika Serikat dan menyumbang 50% dari total budidaya air global. Ini juga merupakan sumber makanan yang baik karena mengandung beberapa nutrisi, termasuk asam lemak omega-3, vitamin B12, dan yodium.

Sayangnya, bakteri dan virus berbahaya yang mungkin ada dalam udang hanya dapat dibunuh melalui pemasakan suhu tinggi. Karena risiko keracunan makanan, udang mentah dianggap tidak aman untuk dimakan.

Bahaya potensial memakan udang mentah

Efek makan udang mentah. Bahaya atau sehat?

Satu dari setiap enam orang Amerika mengalami keracunan makanan setiap tahun. Kebiasaan mengonsumsi udang mentah meningkatkan risiko keracunan makanan dan kontaminasi makanan.

Dapat mengandung bakteri berbahaya
Udang mentah sering mengandung bakteri yang disebut Vibrio. Lebih dari 70 spesies ada, 12 di antaranya diketahui menyebabkan penyakit pada manusia.

Sebuah penelitian pada 299 sampel udang mentah menentukan bahwa 55% berisi spesies Vibrio yang berbahaya yang bertanggung jawab untuk kondisi seperti gastritis, kolera, dan infeksi.

Selain itu, sebuah penelitian pada udang budidaya menemukan 100 strain Vibrio, banyak di antaranya resisten terhadap pengobatan antibiotik.

Pada ulasan 10 pabrik pengolahan makanan laut di Nigeria, 100% udang mengandung bakteri Bacillus, yang umumnya terkait dengan diare dan muntah.

Dapat menyebabkan penyakit
Keracunan makanan adalah penyakit umum yang terkait dengan kebiasaan mengonsumsi makanan yang sarat bakteri. Gejala dapat termasuk muntah, kram perut, demam, dan diare.

Faktanya, lebih dari 90% kasus keracunan makanan disebabkan oleh Salmonella, E. coli, Vibrio, atau Bacillus, yang semuanya dapat ditemukan pada udang mentah.

Selain itu, norovirus adalah penyakit menular yang biasanya dikaitkan dengan makan kerang mentah seperti udang.

Sekitar 1 miliar fenomena keracunan makanan terkait diare terjadi di seluruh dunia setiap tahun. Lebih dari 5.000 orang meninggal setiap tahun karena penyakit bawaan makanan di Amerika Serikat saja.

Dengan demikian, orang dewasa yang lebih tua, wanita hamil, dan anak-anak harus berhati-hati untuk menghindari udang mentah atau kurang matang, karena jenis makanan ini mungkin telah membahayakan sistem kekebalan tubuh dan dengan demikian berisiko lebih tinggi terkena penyakit fatal.

Cara memasak udang yang aman

Efek makan udang mentah. Bahaya atau sehat?

Makan udang mentah tidak dianjurkan karena risiko keracunan makanan. Oleh karena itu, memasak udang dengan benar adalah cara paling aman untuk memakannya.

Karena teknik pemanenan, penanganan, dan penyimpanan yang tidak tepat dapat meningkatkan risiko kontaminasi. Oleh sebab itu, sebaiknya membeli udang berkualitas tinggi dari sumber yang memiliki reputasi baik. Cari label yang mensertifikasi pemrosesan yang aman sesuai dengan pedoman keamanan pangan.

Udang segar harus didinginkan dan dikonsumsi dalam waktu empat hari atau dibekukan hingga lima bulan. Cara paling aman untuk mencairkan udang beku adalah mengeluarkannya dari kemasannya dan menyimpannya di lemari es semalaman atau hingga 24 jam. Ini meminimalkan penyebaran bakteri berbahaya.

Untuk mempersiapkan udang sebelum di masak, cuci udang dengan saksama, karena kotoran apa pun dapat menyembunyikan bakteri, dan memastikan bahwa makanan lain berada pada jarak yang aman untuk mencegah kontaminasi silang.

Meskipun teknik semacam itu dapat mengurangi pertumbuhan beberapa bakteri berbahaya, cara ini tidak akan membunuh semua bakteri yang ada. Bahkan jika kita mempersiapkannya dengan hati-hati, udang mentah masih memiliki risiko penyakit.

Sebaliknya, masak udang sampai warnanya buram atau merah muda atau telah mencapai suhu internal 1450F (63 ℃). Kebanyakan bakteri dan virus berbahaya akan mati selama proses memasak.

Tertarik dengan lanjutan artikel ini? Tulis email di kolom di bawah ini. Tunggu beberapa saat, email berisi panduan “Efek makan udang mentah. Bahaya atau sehat?” akan dikirim ke alamat emailmu.

GOFITers akan memperoleh panduan lengkap secara gratis dan ditulis berdasarkan pengalaman trainer berpengalaman langsung ke inbox email.

More to explorer

6 Makanan Yang Mampu Mengurangi Depresi.

Seperti juga beberapa masalah kesehatan fisik yang bisa membaik dengan makanan tertentu, begitu juga dengan kesehatan mental kita. Beberapa makanan terbukti mampu

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *