Berolahraga setelah minum alkohol. Sehat atau tidak?

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Kita tentu sudah tahu soal dampak negatif dari penggunaan alkohol. Namun, orang-orang tampak tidak yakin kombinasi antara olahraga dan alkohol. Apakah boleh pergi ke gym setelah minum-minum, atau bahkan sekali engonsumsi keras?

Mekanisme tubuh ketika mengonsumsi alkohol

Berolahraga setelah minum alkohol. Sehat atau tidak?

Ketika minum alkohol terjadi serangkaian perubahan fisiologis.

Alkohol akan masuk ke perut dan diserap di usus kecil. Ia kemudian menyebar ke seluruh aliran darah, mempengaruhi bagian utama otak, sintesis protein, hormon, dan banyak lagi.

Dibanding menerima manfaatnya, minum alkohol lebih banyak berdampak negatif bagi tubuh. MIsalnya: terjadi pembilasan kulit, gangguan penilaian dan koordinasi, dan masalah pencernaan.

Selain itu, sistem kardiovaskular pun alami penekanan. Akibatnya, terjadi tekanan darah tinggi. Bahkan, penggunaan alkohol berat kronis dapat menyebabkan gagal jantung. Peristiwa fisiologis jangka pendek ini terjadi tergantung pada banyak faktor, termasuk jenis kelamin, berat badan, dan berapa banyak asupan makanan yang diperlukan tubuh setiap hari.

Tetapi apa yang terjadi ketika berolahraga ketika berada di bawah pengaruh alkohol?

Dampak negatif olahraga setelah minum alkohol

Berolahraga setelah minum alkohol. Sehat atau tidak?

Gangguan koordinasi
Masalah pertama yang akan kita alami yaitu gangguan koordinasi, keseimbangan, dan penilaian. Alkohol akan menurunkan daya hambat dan memengaruhi kimia otak. Artinya, kondisi ini bisa membuat kita melukai diri sendiri atau orang-orang di sekitar, meski kita sedang merasa baik-baik saja.

Aritmia jantung
Alkohol bersifat diuretik sehingga akibatkan kecenderungan buang air kecil. Dikombinasikan dengan latihan keringat, tubuh akan alami dehidrasi. Dehidrasi dan kelelahan otot yang berpotebsi akibatkan aritmia jantung

Waktu reaksi melambat
Alkohol adalah depresan, yang berarti memperlambat waktu reaksi, kekuatan, daya tahan, dan kapasitas aerobik akan menderit. Akibatnya, latihan tidak berjalan optimal.

Panduan berolahraga setelah minum alkohol

Berolahraga setelah minum alkohol. Sehat atau tidak?

Para ahli sepakat bahwa minum alkohol dengan kebugaran bukan ide yang bagus. Apabila terpaksa harus tetap berolahraga setelah minum alkohol, maka perhatikan beberapa hal ini:

  • Tunggu selama mungkin antara minuman dan olahraga. Langkah pertama adalah menunggu saja.
  • Satu unit standar alkohol biasanya dikeluarkan dari tubuh dalam satu hingga dua jam,
  • Minum banyak cairan, dan jaga agar latihan singkat. Langkah selanjutnya adalah hidrasi, diikuti hidrasi, dan finishing dengan lebih banyak hidrasi. Tidak ada yang ingin terluka selama latihan.
  • Jadi, penting untuk membuat tubuh prima dan bermain aman sebelum latiha.
  • Konsumsi makanan padat sebelum minum. Makanan akan memperlambat penyerapan alkohol.
  • Jaga agar segala sesuatunya tetap ringan dan intensitas serendah mungkin. HIndari mencoba Bootcamp atau yoga panas Barry.

Meski beberapa hal di atas membantu kita untuk tetap berolahraga setelah minum alkohol, hal terbaik yang dapat dilakukan adalah melewatkan latihan. Apa yang diapparkan di atas bukanlah hal ideal. Alasannya, latihan setelah minum alkohol memiliki kecenderungan yang menghancurkan diri sendiri dibanding menyehatkan tubuh.

Tertarik dengan lanjutan artikel ini? Tulis email di kolom di bawah ini. Tunggu beberapa saat, email berisi panduan “Berolahraga setelah minum alkohol. Sehat atau tidak?” akan dikirim ke alamat emailmu.

GOFITers akan memperoleh panduan lengkap secara gratis dan ditulis berdasarkan pengalaman trainer berpengalaman langsung ke inbox email.

More to explorer

3 Latihan HIIT Terbaik!

Ingin cepat membakar lemak? Yuk, lakukan High Intensity Interval Training (HIIT) di rumah atau gym terdekat rumah kamu. Fyi, HIIT adalah latihan

Makanan Terbaik untuk Pelari Vegetarian

Mencari tahu apa yang sebaiknya dimakan sebelum melakukan aktivitas lari tak semudah yang dibayangkan ya, apalagi jika kamu seorang vegetarian. Kenapa? Karena

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *