Program diet puasa intermiten (berselang)

By:
Posted: May 29, 2019

Program diet puasa intermiten menjadi populer beberapa waktu dekat ini. Program diet ini merupakan salah satu tren kesehatan dan kebugaran paling populer di dunia. Ini melibatkan siklus puasa dan makan secara bergantian.


Banyak penelitian menunjukkan bahwa program diet puasa ini dapat menyebabkan penurunan berat badan, meningkatkan kesehatan metabolisme, melindungi terhadap penyakit dan mungkin membantu hidup lebih lama.


Artikel ini menjelaskan apa itu puasa intermiten, dan mengapa kita perlu mempertimbangkannya.



Apa itu program diet puasa intermiten?


Program diet puasa intermiten (berselang)

Puasa intermiten adalah pola makan di mana siklus berputar antara periode makan dan puasa. Program diet ini tidak membahas tentang jenis makanan apa yang harus dimakan, tetapi lebih pada kapan waktu makan yang tepat.


Ada beberapa metode puasa intermiten, yang semuanya membagi hari atau minggu menjadi periode makan dan periode puasa. Kebanyakan orang sudah "puasa" setiap hari, saat mereka tidur. Puasa yang terputus-putus bisa sesederhana memperpanjang puasa itu sedikit lebih lama.


Hindari sarapan. Makanan pertama di siang hari dan makan terakhir pada jam 8 malam. Secara teknis, kita sedang berpuasa selama 16 jam setiap hari, dan membatasi waktu makan hingga 8 jam. Ini adalah bentuk puasa intermiten yang paling populer, yang dikenal sebagai metode 16/8.


Puasa intermiten sebenarnya cukup mudah dilakukan. Banyak orang melaporkan merasa lebih baik dan memiliki lebih banyak energi selama puasa. Berpuasa selama beberapa jam bukan masalah besar, meskipun itu bisa menjadi masalah di awal program diet puasa. Hal ini akan membaik seiring tubuh yang terbiasa untuk tidak makan dalam waktu lama.


Selama periode puasa, kita tidak diperbolehkan makan. Meski begitu, kita tetap boleh minum air, kopi, teh dan minuman non-kalori lainnya. Selain itu, tubuh pun akan minim menerima makanan yang mengandung kalori.


Puasa intermiten adalah pola makan bersifat berulang antara periode makan dan puasa. Ini adalah tren kesehatan dan kebugaran yang sangat populer, dengan penelitian sebagai mendukungnya.



Kenapa kita perlu mencoba program diet puasa intermiten?


Program diet puasa intermiten (berselang)

Secara historis, manusia sebenarnya telah berpuasa selama ribuan tahun. Terkadang, hal tersebut dilakukan karena kebutuhan, ketika tidak ada makanan yang tersedia.


Pada kasus lain, itu dilakukan karena alasan agama. Berbagai agama, termasuk Islam, Kristen, dan Budha, mengamanatkan beberapa bentuk puasa.


1. Tubuh mampu beradaptasi dengan kebiasan berpuasa
Dari sisi sistem metabolisme, tubuh kita mampu beradaptasi. Tubuh dilengkapi dengan sangat baik untuk menangani periode lama tidak makan.


Segala macam proses dalam tubuh berubah ketika kita tidak makan untuk sementara waktu, untuk memungkinkan tubuh kita berkembang selama masa puasa. Ini berkaitan dengan hormon, gen, dan proses perbaikan sel yang penting.


2. Puasa akibatkan penurunan kadar gula darah dan insulin
Ketika berpuasa, kita mendapatkan penurunan kadar gula darah dan insulin yang signifikan, serta peningkatan drastis hormon pertumbuhan manusia.


Beberapa orang melakukan puasa intermiten untuk menurunkan berat badan, karena ini adalah cara yang sangat sederhana dan efektif untuk membatasi kalori dan membakar lemak.


3. Puasa bermanfaat bagi kesehatan metabolisme tubuh
Selain itu, beberapa orang menjalankan program diet puasa intermiten untuk kesehatan metabolisme, karena dapat meningkatkan berbagai faktor risiko dan penanda kesehatan yang berbeda.


Ada juga beberapa bukti bahwa puasa intermiten dapat membantu hidup lebih lama. Studi pada tikus menunjukkan bahwa ia dapat memperpanjang umur sama efektifnya dengan pembatasan kalori.


4. Puasa lindungi tubu dari penyakit kronis
Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa itu dapat membantu melindungi terhadap penyakit, termasuk penyakit jantung, diabetes tipe 2, kanker, penyakit Alzheimer dan lainnya.



Jenis-jenis program diet puasa intermiten


Program diet puasa intermiten (berselang)

Berikut ini beberapa jenis program diet puasa intermiten yang paling populer:




  • Metode 16/8: Berpuasa selama 16 jam setiap hari, misalnya dengan hanya makan antara siang dan 8 malam.

  • Makan-Berhenti-Makan: Sekali atau dua kali seminggu, jangan makan apa pun dari makan malam satu hari, sampai makan malam hari berikutnya (puasa 24 jam).

  • Diet 5: 2: Selama 2 hari dalam seminggu, makan hanya sekitar 500-600 kalori.

  • Ada banyak variasi lainnya.


Metode paling sederhana yaitu metode 16/8. Alasannya, paling sederhana dan paling mudah dipraktikkan.


Tertarik dengan lanjutan artikel ini? Tulis email di kolom di bawah ini. Tunggu beberapa saat, email berisi panduan "Program diet puasa intermiten (berselang)" akan dikirim ke alamat emailmu.


GOFITers akan memperoleh panduan lengkap secara gratis dan ditulis berdasarkan pengalaman trainer berpengalaman langsung ke inbox email.




Hey, like this? Why not share it with a buddy?

Related Posts