Posisi badan saat berlari yang benar

By:
Posted: May 24, 2019

Mungkin, kita sudah mempraktikkan posisi badan saat berlari yang benar. Melakukannya secara teratur, meski tidak mudah atau bahkan terasa sedikit menyiksa.


Di sisi lain, gaya berlari setiap pelari tergantung pada kekuatan dan kelemahan mereka sendiri. Berita baiknya, ada beberapa tips sederhana yang bisa kita coba untuk merasa lebih ringan dan lebih efisien saat berlari.



Rasa relaksasi sebagai posisi badan saat berlari yang benar


Memperbaiki postur tubuh adalah hal penting. Salah satu caranya dengan mengangkat dagu ke atas, buat punggung agak membungkuk.


Selanjutnya, kita mulai joging atau lari. Namun, tidak dengan postur atau posisi sebelumnya. Caranya, posisi badan tegap, tubuh agak condong ke depan.


Posisi badan saat berlari yang benar

Berikut adalah beberapa poin tentang postur berlari yang seimbang:




  • Berdiri tegak: Bayangkan seseorang menarik dari rambut di atas kepala.

  • Pertahankan bagian tengah tubuh stabil: Otot perut menegang dan bagian belakang membantu pemindahan tenaga secara efisien dari anggota tubuh ke tanah. Cobalah lakukan latihan inti ini untuk pelari.

  • Jaga agar bahu tetap kencang: Bayangkan sedang meremas pensil. Ini akan membuka bahu dan mencegah posisi membungkuk.

  • Lihat ke depan: Tahan keinginan untuk melihat kaki atau memiringkan dagu.

  • Bersandar sedikit ke depan: Ini akan memungkinkan lebih banyak ekstensi pinggul dan daya dorong yang lebih baik. Dorongan berasal dari pergelangan kaki / pinggul, bukan dari belakang.


Ritme kedua tangan


Ketika mengubah bentuk lari, kita sering berpikir terntang posisi kaki. Peran lengan dan tubuh bagian atas dalam berlari sering dianggap remeh.


Di sisi lain, seringkali kita melihat pelari dengan lengan menggantung di samping. Menjaga lengan lurus atau menyilangkan di depan membuat lari semakin sulit. Tidak percaya? Cobalah berlari dengan tangan lurus.


Ayunan lengan yang baik membutuhkan pergerakan lengan yang aktif dan kepalan yang santai:


Posisi badan saat berlari yang benar

Inilah yang dapat kita kerjakan untuk meningkatkan lengan ayun:




  • Mulai dari pundak: Tarik kedua bahu, biarkan lengan terayun bebas dan rileks.

  • Tekuk siku: Pertahankan pada suhu sekitar 90 derajat.

  • Pertahankan siku "terselip" di: Tarik mereka ke belakang sejajar dengan tubuh, sehingga lengan tidak menjuntai di sisi.

  • Jangan mengepalkan tangan: Itu menciptakan ketegangan yang tidak perlu. Lengan harus rileks sepanjang gerakan.


Postur saat memperlambat dan mempercepat lari


Pola berlari dan berjalan tidak sama. Saat berjalan, kaki bagian bawah melakukan kontak tanah dengan tumit terlebih dahulu dan menjaga lutut sedikit lebih panjang.


Jika melakukan hal tersebut, maka kita akan boros tenaga. Tenaga akan lebih banyak terbuang untuk memukul tanah.


Menghentak tanah dengan tumit di depan lutut bekerja seperti "mekanisme pengereman". Ini memperlambat dorongan tubuh untuk maju.


Gerakan lari harus dimulai dengan lutut mengarah ke depan. Ini lebih mirip dengan gerakan yang dilakukan ketika elangkahi sesuatu, daripada berjalan di permukaan yang datar:


Posisi badan saat berlari yang benar

Berikut tips menghindari overstriding:




  • Angkat dan tekuk lutut: Lutut yang tertekuk akan berfungsi lebih seperti pegas dan tidak seperti rem.

  • Gunakan kaki belakang: Pengangkatan kaki belakang yang kuat dan cepat mendorong maju.

  • Angkat tumit kaki belakang: Angkat tumit setelah mendorong mempersiapkan kaki untuk ayunan ke depan yang lebih baik.


Tertarik dengan lanjutan artikel ini? Tulis email di kolom di bawah ini. Tunggu beberapa saat, email berisi panduan "Posisi badan saat berlari yang benar" akan dikirim ke alamat emailmu.


GOFITers akan memperoleh panduan lengkap secara gratis dan ditulis berdasarkan pengalaman trainer berpengalaman langsung ke inbox email.





Source: https://www.runtastic.com/blog/en/running-form-tips/

Hey, like this? Why not share it with a buddy?

Related Posts