Kenapa setelah olahraga otot terasa sakit

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Kenapa setelah olahraga otot terasa sakit | Kita sering bersemangat ketika akan memulai latihan. Kedua kaki seakan tak mau berhenti dan kedua tangan terus bergerak mengikuti irama yang ia cipatakan sendiri. Kemudian, di keesokan pagi, muncul rasa sakit.

Otot-otot terasa sakit dan kaku, bengkak, dan nyeri. Rasa sakit muncul dari aktivitas kita di hari sebelumnya. Bagi mereka yang baru memulai aktif berolahraga, rasa sakit tersebut sering kali tidak dapat dihindari.

Kenapa setelah olahraga otot terasa sakit?

Kenapa setelah olahraga otot terasa sakit

Otot yang sakit merupakan hasil dari sesi latihan keras atau gerakan baru dan asing. Jika melakukan latihan baru atau tidak melakukannya dalam beberapa saat, kita akan memperoleh rasa sakit tersebut.

Tubuh belum menyesuaikan dengan aktivitas. Serat-serat otot individu tidak bekerja bersama-sama. Akibatnya, serat-serat tertentu melakukan semua pekerjaan, sementara yang lain “beristirahat”. Karena hanya beberapa serat yang menanggungbeban, mereka mengalami kelelahan cepat akibat terlalu banyak bekerja.

Secara teori, jika otot terlalu banyak bekerja maka oto akan alami kekakuan dan robekan kecil pada serat otot, yang disebut microtears. Bahkan pelari maraton yang terlatih dengan baik akan mengalami sakit dan nyeri setelah pertandingan squash pertama. Ini tidak mengejutkan, mengingat mereka tidak terbiasa dengan beberapa gerakan.

Apa yang terjadi pada otot ketika muncul nyeri setelah olahraga?

Kenapa setelah olahraga otot terasa sakit

Alasan kenapa kita merasakan nyeri setelah latihan akibat cedera mikro kecil pada otot. Cedera ini meningkatkan konsentrasi penanda inflamasi dalam darah, selanjutnya menyebabkan getah bening bocor ke otot. Akiabtanya, otot membengkak.

Jadi, nyeri pada otot setelah latihan merupakan proses pemanjangan otot. Latihan eksentrik (mis. berjalan menuruni bukit, latihan resistensi negatif), pelatihan plyometrik (seperti melompat) atau lari cepat, dengan perubahan arah yang tiba-tiba, dapat menyebabkan timbulnya otot pegal atau nyeri.

Berapa lama rasa nyeri itu ada?

Kenapa setelah olahraga otot terasa sakit

Umumnya, otot tidak terasa sakit segera setelah latihan. Namun, akan terasa beberapa jam kemudian. Rasa nyeri puncak pada 24 dan 48 jam setelah latihan. Tapi jangan khawatir, sebagian besar rasa sakit hilang relatif cepat. Bahkan, rasa sakit terburuk akan hilang dalam waktu seminggu.

Jadi, nyeri setelah latihan tidak lain akibat cedera kecil pada otot. Untungnya, tubuh didesain mampu menyemuhkan diri sendiri. Tubuh akan membangun kembali jaringan yang rusak dan, dalam prosesnya dan meningkatkan tingkat kinerja tubuh. Asalkan, kita memberikan waktu cukup bagi tubuh untuk pulih.

Bagaimana cara menghindari nyeri setelah berolahraga?

Kenapa setelah olahraga otot terasa sakit

Nyeri otot setelah latihan sering dialami oleh pemula, atau setelah lama tidak aktif. Ada beberapa trik untuk membantu menghindari nyeri otot atau mencegahnya:

  • Saat mulai berlatih, lakukan secara perlahan dan tingkatkan intensitas secara bertahap.
  • Pemanasan sangat penting untuk membuat otot siap. Plus, ini membantu otot untuk menghindari kekakuan setelahnya. Pemanasan tidak hanya mempersiapkan otot. Melainkan, mempersiapkan sistem kardiovaskular untuk bergeser ke “gigi tinggi” dan mengoordinasikan antara otot dan sistem saraf. Jadi, pemanasan pada dasarnya membuat tubuh lebih cepat “panas”. Ini tidak hanya mencegah sakit otot dan cedera, tetapi juga meningkatkan kinerja.
  • Jika lelah, hindari latihan cepat dan eksplosif. Alasannya, ketika tubuh lelah koordinasi tubuh terganggu dan serat otot tidak bekerja sama dengan baik seperti biasa.
  • Lakukan pendinginan. Pendinginan mengurangi risiko otot kaku dan membantu tubuh pulih lebih cepat. Apabila otot terlanjur nyeri, jangan panik. Cukup Istirahatkan tubuh. Ini adalah obat terbaik untuk nyeri otot.

Selain itu, kita dapat mencoba beberapa pengobatan rumahan untuk atasi nyeri setelah olahraga, yaitu:

  • Lakukan olahraga sedang (lari, berenang, bersepeda)
  • Mandi herbal hangat, mandi kontras dan pancuran, sauna
  • Pijat dengan lotion yang merangsang
  • Konsumsi beberapa makanan berserat dan tinggi nutrisi

More to explorer

DANAMON RUN 2019 Kembali Digelar

PT Bank Danamon Indonesia Tbk (“Bank Danamon” atau “Bank”) akan menggelar kembali ajang lari Danamon Run, lomba lari dengan konsep unik dan

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *