Tips lari bagi pemula dari Sascha Wingenfeld

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Apakah GOFITers pelari baru? Sudah siap berlari untuk meningkatkan kebugaran? Sebelum mengikat tali sepatu, cermati tips lari untuk pemula dari pakar lari Sascha Wingenfeld.

Mulai dengan interval yang singkat

Sedang bersemangat untuk memulai pelatihan lari? Sebagai pelari baru, kita tidak harus menyelesaikan seluruh jarak dalam sekali jalan. Melainkan, pecah menjadi beberapa interval dan cobalah untuk membuat interval yang lebih singkat (pendek).

Jangan malu berjalan di sela-sela interval supaya tubuh sedikit merasakan pulih. Apabila sudah terbiasa dengan interval yang singkat, mulai perpanjang interval saat berlari dan mengurangi sesi jalan. Misalnya: berganti-ganti antara 2 menit joging dan 2 menit berjalan. Tingkatkan interval lari satu menit per latihan hingga bisa berlari sepanjang jarak tanpa harus berjalan.

Jangan memulai dengan jalan cepat

Tubuh perlu terbiasa dengan tekanan dan ketegangan saat baru berlari. Seringkali, pemula mulai berlari terlalu cepat dan menerima akibatnya dalam beberapa menit selanjutnya. Frustasi, kelelahan, rasa sakit atau bahkan cedera adalah beberapa akibat dari awalan lari yang salah.

Oleh sebab itu, mulailah berlari dengan kecepatan sedang (mis. kecepatan dimana kita dapat mengobrol dengen sesama selama lari). Bahkan, ketika dorongan dalam dirimu ingin berlari lebih cepat, kita tetap harus menjaga kecepatan yang sama di seluruh jarak. Cara ini dimaksudkan supaya tubuh dapat beradaptasi secara bertahap dan terbiasa dengan tuntutan baru sehingga berdampak positif di masa mendatang.

Tubuh butuh waktu untuk pulih

Lari pertama berjalan dengan baik dan ingin segera mencoba lari dengan kecepatan lebih tinggi? Nice! Untuk merealisasikan ide tersebut, kita tetap perlu menunggu sehari sebelum mencoba latihan berikutnya.

Tujuannya, tubuh perlu istirahat agar bisa pulih dari sesi lari sebelumnya. Sistem kardiovaskular, otot, dan tulang perlu beradaptasi dengan tuntutan baru pada sesi latihan lari berikutnya. Buat jadwal latihan sehingga tubuh memperoleh satu hari istirahat sebelum melangkan ke sesi berikutnya. Rencana pelatihan sederhana ini dapat membantu pemula mencapai efek pelatihan yang optimal dan menghindari cedera yang berlebihan.

Jalankan latihan yang mudah dan tidak menyiksa tubuh

Berlari adalah olahraga yang menantang. Pemula sering tidak memiliki teknik yang tepat sehingga latihan lari menghabiskan banyak energi. Tubuh perlu mengembangkan koordinasi yang diperlukan dan beradaptadi dengan urutan gerakan yang kompleks pada setiap kilometer atau mil.

Awali dengan lari santai dan dengan koordinasi tubuh yang selaras. Langkah pendek dan mudah lebih efektif daripada langkah panjang dan kuat yang membuat kita sering mengerem atau memperlambat langkah kaki secara tiba-tiba.

Pilih permukaan jalur yang landai

Sebagai pemula, pertanyaan soal tipe permukaan seperti apa yang ideal baginya adalah hal lumrah. Jawabannya, itu tergantung pada pola latihannya. Seringkali, campuran tipe permukaan latihan seringkali merupakan pilihan yang tepat. Misalnya:

Berlari di trotoar sangat ideal sebagai latihan lari cepat – sangat sedikit bahaya bagik pergelangan kaki. Namun, itu sulit pada sendi karena trotoar tidak melindungi langkah. Karena itu, berlari di permukaan ini hanya untuk pelari yang memiliki bobot yang cukup ringan dengan bentuk yang bagus.

Hutan atau taman lunak akan memberi bantalan yang sangat baik pada kaki. Namun, ada risiko cedera karena akar, batu, dan benjolan.

Permukaan berpasir melatih otot dan membuat kaki terangkat lebih tinggi. Oleh sebab itu, kita perlu berhati-hati pada bagian otot betis.

Tartan (permukaan trek sintetis semua cuaca) dengan tekstur seperti tanah liat. Satu kekurangan: itu membuat banyak tekanan pada tendon Achilles.

Treadmill memungkinkan kita berlatih sepanjang tahun dengan bantalan yang baik. Namun, jenis latihan lari ini mengharuskan kita untuk mengubah bentuk bagian bawah sepatu karena tekstur pijakan yang tidak rata.

More to explorer

3 Latihan HIIT Terbaik!

Ingin cepat membakar lemak? Yuk, lakukan High Intensity Interval Training (HIIT) di rumah atau gym terdekat rumah kamu. Fyi, HIIT adalah latihan

Makanan Terbaik untuk Pelari Vegetarian

Mencari tahu apa yang sebaiknya dimakan sebelum melakukan aktivitas lari tak semudah yang dibayangkan ya, apalagi jika kamu seorang vegetarian. Kenapa? Karena

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *