3 Tip Jaga Kebugaran Saat Berpuasa

By:
Posted: May 17, 2019

SAAT RAMADHAN TIBA, sebagian besar sports enthuasiast di Indonesia menjalankan ibadah puasa. Namun ini bukan alasan bagi mereka untuk absen melakukan olahraga atau aktivitas fisik. Hal ini juga didukung sejumlah penelitian terbaru yang menunjukkan jika puasa mampu mendongkrak ketahanan (untuk aktivitas fisik berintensitas sedang), meningkatkan kondisi kesehatan secara menyeluruh, dan mencegah kehadiran berbagai macam ancaman gangguan kesehatan. Edwin Sutjipto, seorang certified trainer dan sports enthusiast yang berbasis di Bandung memberikan sejumlah tip agar aktivitas fisik yang Anda lakukan selama berpuasa memberikan dampak maksimal.
#1 Kecukupan Hidrasi
Saat berpuasa, pastikan Tubuh Anda terhidrasi dengan baik saat sahur dan berbuka. Jika ingin melakukan latihan lari (joging) atau longrun bisa, Anda bisa melakukannya 30-40 menit sebelum berbuka puasa. Sedang latihan kekuatan bisa Anda lakukan 20-30 menit setelah berbuka puasa. Pilihan alternatif waktu latihan bisa Anda terapkan pada dini hari. Anda bisa melakukan latihan lari dan kekuatan 60-75 menit sebelum makan sahur.
#2 Mementum Penurunan Berat Badan
Ramadhan juga menjadi momentum yang paling tepat untuk memulai dan konsisten untuk mulai melakukan program penurunan berat badan. “Secara spesifik saya sebut program fatloss,” tegas Erwin. Terutama karena struktur puasa yang membantu seseorang untuk mengatur pola makan seseorang secara konsisten. Namun agar semua memberikan hasil maksimal, pola makan, keseimbangan nutrisi, dan tentu saja hidrasi, harus diperhatikan.
#3 Kecukupan Istirahat
Waktu tidur dan istirahat harus mencukupi. Mengapa? Karena ini adalah kunci pemulihan yang efektif.
Jika ada hal-hal yang berada di luar tiga tip di atas, Anda bisa mengonsultasikannya dengan para ahli atau dokter terkait. Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan bagi Anda yang menjalankannya!

Hey, like this? Why not share it with a buddy?

Related Posts