12 Makanan Ini Bantu Anda Cegah Ancaman Diabetes

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

HINDARI PENGGUNAAN obat-obatan secara berlebihan untuk untuk mengangkal kehadiran ancaman diabetes. Anda bisa memulai langkah pengendalian atau pencegahan diabetes dengan memanfaatkan berbagai makanan yang tersimpan di dapur Anda. Ekplorasi Anda bisa dimulai dari 12 makanan berikut ini.
#1 Kacang-Kacangan
Orang yang mengonsumsi sedikitnya 10 gram kacang-kacangan tiap hari memiliki risiko mengalami metabolic syndrome sebuah faktor risiko kombinasi yang mengantar ke diabetes tipe 2 lima persen rendah. Ini merupakan hasil penemuan dari sebuah penelitian di Louisiana State University. Coba konsumsi sekitar 30 gram tiap hari, atau kira-kira segenggam kacang-kacangan.
#2 Dark Chocolate
Merujuk sebuah review di British Medical Journal, mereka yang biasa mengonsumsi cokelat berkurang risikonya mengalami diabetes hingga 31 persen dibandingkan mereka yang jarang menyentuh cokelat. Ini belum terhitung berkurangnya risiko mengalami penyakit kardiovaskular hingga 37 persen dan stroke hingga 29 persen. Studi ini meneliti semua jenis cokelat, tapi untuk pilihan yang paling sehat, dark chocolate adalah juaranya. Penelitian sebelumnya menemukan, dark chocolate dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi tekanan darah serta resistensi insulin. Untuk mendapatkan manfaat kesehatan maksimal tanpa tambahan banyak kalori, cari dark chocolate yang memiliki persentase kakao tertinggi.
#3 Keju dan Yogurt
Menurut sebuah penelitian yang dipublikasikan di American Journal of Clinical Nutrition, mereka yang mengonsumsi produk susu terbanyak seperti yogurt, keju, atau susu yang difermentasi mengurangi risiko diabetes hingga 12 persen. Para peneliti percaya, bakteri menyehatkan yang ditemukan di makanan yang difermentasi faktor utama yang menjadi penyebabnya.
#4 Kunyit
Kabar gembira bagi Anda penggemar masakan dengan bumbu kunyit yang mendominasi: menurut sebuah penelitian yang dipublikasikan di jurnal Diabetes Care, curcumin, komponen yang terdapat dalam kunyit, mungkin membantu Anda menunda atau mencegah perkembangan diabetes. Peneliti memantau 240 orang yang memiliki kadar gula tinggi, tapi maasih belum masuk kategori pengidap diabetes. Separuh dari kelompok tersebut menerima 1.500 miligram pil ekstrak curcumin tiap hari, sementara kelompok lainnya hanya menerima placebo. Setelah sembilan bulan, 16,4 persen dari kelompok penerima placebo mulai terkena diabetes. Bagaimana dengan kelompok penerima curcumin? Tak ada satupun. Masih banyak penelitian yang harus dilakukan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang curcumin. Tapi… penelitian awal, komponen ini cukup menjanjikan untuk menangkal ancaman diabetes. Jadi, jangan lupa tambahkan kunyit ke hidangan yang Anda konsumsi.
#5 Strawberry
Peneliti di Inggris belum lama ini menemukan, sebuah ekstrak dari strawberry membantu tubuh mengaktifkan sebuah protein yang mengurangi kadar lemak dalam darah dan menurunkan kolesterol jahat (LDL). Keduanya adalah faktor yang mendorong perkembangan diabetes tipe 2. Dan sebuah penelitian pendahuluan yang dipublikasikan di British Journal of Nutrition menemukan, strawberry bisa membantu menurunkan kadar gula darah pada tikus.
#6 Kayu Manis
Mengonsumsi kayu manis bisa menurunkan kadar gula darah, menurut sebuah review para peneliti pada 2011 di UC-Davis. Selain itu, rempah-rempah ini terbukti mampu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan triglyceride serta meningkatkan sensitivitas insulin. Tambahkan kayu manis di kopi Anda, taburkan di atas roti panggang, atau bubuhkan di oatmeal… dan Anda telah membentengi tubuh dari ancaman diabetes.
#7 Apel
Sebuah studi yang dipublikasikan di American Journal of Clinical Nutrition menemukan, konsumsi buah kaya kandungan anthocyanin seperti apel, pir, dan blueberry dihubungkan dengan penurunan risiko diabetes tipe 2 hingga 23 persen. Konsumsi lima porsi buah-buahan ini tiap minggu untuk mendapatkan manfaat kesehatan terbaiknya.
#8 Kopi
Secangkir kopi di pagi hari berfungsi lebih banyak ketimbang hanya sekadar membuat Anda terjaga: Sebuah laporan di Journal of Agricultural and Food Chemistry menemukan, minuman ini mengandung komponen yang menghambat sebuah hormon yang berperan penting dalam diabetes. Studi-studi sebelumnya menemukan, mereka yang menenggak empat cangkir kopi atau lebih menurunkan risiko berkembangnya diabetes tipe 2 hingga 50 persen.
#9 Bayam dan Kale
Sayur mayur berwarna hijau merupakan gudang nutrisi yang menyehatkan. Tapi tahukah Anda jika sayur mayur ini juga memangkas risiko Anda mengidap diabetes? Sebuah review di British Medical Journal menemukan, meningkatkan konsumsi sayur mayur hijau hingga 1,15 porsi mengurangi risiko diabetes hingga 14 persen.
#10 Gandum
Sebuah artikel review di Diabetes Care pada 2011 mendukung bukti-bukti yang ditemukan sebelumnya: Konsumsi magnesium yang berlimpah bisa menurunkan peluang Anda mengidap diabetes tipe 2, terlebih jika Anda pengidap obesitas atau kelebihan berat badan. Mineral ini ditemukan di berbagai jenis sayuran dan biji-bijian, tapi wheat bran adalah sumber terbaik. Hanya seperempat cangkir, 22 persen kebutuhan harian magnesium Anda terpenuhi.
#11 Air
Air memang bukan makanan. Tapi… keberadaannya sangat penting bagi tubuh Anda. Ilmuwan di Prancis mengamati 3.000 pastisipan penelitian selama sekitar sembilan tahun dan menemukan, mereka yang menenggak lebih banyak air lebih dari satu liter tiap hari memiliki kemungkinan memiliki kadar gula tinggi lebih rendah 21 persen ketimbang mereka yang hanya mengonsumsi air lebih sedikit. Para peneliti meyakini, peningkatan kadar vasopressin, hormon yang mengatur kadar air dalam tubuh, yang mungkin meningkatkan kadar gula darah. Bagaimana? Jika Anda kurang minum air, kadar vasopressin dalam tubuh Anda meningkat. Penelitian sebelumnya menemukan, kadar vasopressin yang tinggi menunjukkan tingginya kadar gula darah. [HYO]
#12 Red Wine
Dalam dosis sedang, red wine bagus bagi kesehatan Anda. Tapi tahukah Anda, minuman ini juga bagus untuk membentengi tubuh dari ancaman diabetes. Sebuah review dari penelitian di Polandia menemukan, resveratrol komponen super yang ditemukan di kulit anggur bisa membantu meningkatkan fungsi gula darah dengan mengatur hormon insulin dan mengurangi kadar gula darah. Sebagian besar data tentang resveratrol memang berasal dari penelitian yang menggunakan binatang. Jadi… masih butuh penelitian lebih dalam untuk mencaritahu bagaimana komponen kimia ini berfungsi pada manusia. Tapi para peneliti sepakat, konsumsi red wine dalam jumlah sedang tak tak lebih dari dua gelas tiap hari bagus bagi kesehatan Anda. Cheers…!

More to explorer

Sempurnakan Postur Berlari Anda

AKSI PELARI-PELARI elit di lomba lari marathon selalu menarik perhatian. Mayoritas berlari dengan anggun dan efisien. Postur dan gerakan tubuh mereka, termasuk

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *