7 Tip Bagi Para Pesepeda untuk Lomba Triathlon Pertama

By:
Posted: May 8, 2019

APA ANDA seorang pesepeda sedang mempertimbangkan untuk mengikuti lomba triathlon tahun ini? Pesepeda memiliki keuntungan jika menyangkut persiapan menghadapi lomba triathlon pertama mereka. Fase bersepeda adalah sesi terlama, yang mengonsumsi waktu terbanyak, sehingga Anda bisa melaju dengan cepat di disiplin olahraga ini, yang mungkin akan memengaruhi total waktu tempuh Anda. Artinya, Anda bisa melewatkan waktu lebih banyak untuk meningkatkan kemampuan bersepeda dan berlari, yang biasanya menjadi titik lemah para pesepeda. Jangan khawatir, Anda bisa melakukan dengan baik jika memberikan waktu yang memadai untuk berlatih dan mengikuti tujuh tip berikut yang dikhususkan bagi para pesepeda yang akan berpartisipasi di lomba triathlon pertamanya.
#1 Anda Tidak Perlu Sepeda Baru
Meski tergoda dengan aturan N+1 (jumlah sepeda yang Anda miliki saat ini, dan tambah satu lagi), Anda tidak memerlukan sepeda aero atau time-trial untuk triathlon pertama Anda. Para ahli yang kami ajak bicara merekomendasikan mengikuti satu musim lomba triathlon, atau bahkan lebih lama lagi, dengan road bike yang Anda miliki sekarang. Ini karena sepeda khusus triathlon kelas menengah dan atas bisa menguras isi rekening Anda. Selain itu, Anda juga perlu membeli perlengkapan triathlon lainnya. Setelah 1-2 lomba, coba untuk menambahkan aero bar, aero helmet, dan mungkin aero wheel jika Anda berkomitmen mengikuti lebih banyak lomba triathlon.
#2 Berenang Lebih Sering
Banyak triathletes merasa tidak percaya diri di fase renang. Namun Anda tidak perlu menjadi Michael Phelps untuk melakukannya dengan baik. Tetapi Anda pasti juga tidak ingin tenggelam dan kemudian dievakuasi perahu penyelamat. Jika Anda tidak tahu cara berenang, cari seseorang yang bisa mengajari Anda dan berenang tiga kali seminggu, ujar pelatih sepeda dan triathlon Heath Dotson. Frekuensi adalah teman Anda. Fokus di renang serta lari, pangkas latihan bersepeda jadi dua kali seminggu. Pesepeda akan lebih baik di fase bersepeda dibanding 99 persen triathlete.
#3 Jangan Berenang dengan Chamois Anda
Anda tidak perlu menjadi triathlete berpengalaman untuk mengetahui jika bersepeda dengan chamois basah seperti menggunakan diapers. Benar-benar tidak nyaman. Jika Anda melakukan triathlon berdurasi lama, pakar kami merekomendasikan Anda mengganti pakaian di area transisi sehingga Anda bisa ke fase berikutnya dengan nyaman. Di samping itu, Anda bisa memilih opsi untuk menggunakan tri-suit dengan chamois sangat tipis.
#4 Anda Perlu Melakukan Latihan Brick
Latihan brick adalah upaya berkesinambungan yang mengombinasikan 2-3 disiplin olahraga dalam triathlon, seperti bersepeda, dilanjutkan dengan berlari. Favorit latihan brick saya adalah mini tri, ujar atlet profesional Sarah Crowley. Kadang-kadang saya ke kolam renang melakukan beberapa putaran 100 meter, kemudian bersepeda empat kilometer, dan berlari 500 meter, diulangi beberapa kali. Tekankan latihan pada transisi dan pertajam mental untuk mempersiapkan diri menghadapi fase berikutnya di lomba triathlon.
#5 Jaga Kerapihan Area Transisi
Anda akan menghadapai banyak masalah mental di lomba triathlon pertama. Jadi pastikan area transisi bersih dan sesederhana mungkin sehingga Anda fokus di lomba, bukan perlengkapan. Untuk lomba jarak pendek, batasi perlengkapan Anda hanya helm, sepeda, pakaian, sepatu lari, topi, dan kacamata, Crowley. Untuk jarak yang panjang, Anda bisa menambahkan kaos kaki dan makanan, tapi pastikan semua itu adalah yang Anda butuhkan.
#6 Anda Perlu Berlatih Lari
Anda harus menerima kenyataan ini. Sebagai pesepeda, Anda memiliki mesin aerobik yang bagus dan paru-paru Anda bisa bekerja lebih baik ketimbang yang dapat dilakukan kaki (dan lutut).Mulai dengan ringan dengan 2-3 sesi latihan tiap minggu. Awali dengan perlahan. Jika sebelumnya Anda tidak biasa berlari, pertimbangkan untuk mengombinasikan lari dan jalan kaki, kemudian bangun jarak tempuh hingga siap menghadapi jarak tempuh fase berlari di lomba triathlon.
#7 Jangan Memaksakan Diri di Fase Bersepeda
Anda mungkin tergoda untuk memaksimalkan kemampuan di fase bersepeda. Tetapi sebaiknya atur kecepatan Anda. Banyak triathlete pemula, khususnya pesepeda, memaksakan intensitas terlalu tinggi di fase bersepeda dan kemudian kehabisan tenaga di fase lari. Ketimbang melakukan itu, gunakan fase bersepeda untuk mendapatkan keuntungan: Melaju dengan cepat, namun ukur upaya yang Anda lakukan dan gunakan sebagai kesempatan untuk memulihkan diri. Dan pastikan makan cukup memadai sebelum memaksimalkan upaya di fase lari.

Hey, like this? Why not share it with a buddy?

Related Posts