11 Manfaat manggis untuk kesehatan

By:
Posted: May 5, 2019

MANFAAT MANGGIS. Manggis (Garcinia mangostana) adalah buah tropis eksotis dengan rasa agak manis dan asam. Adalanya dari Asia Tenggara, tetapi dapat ditemukan di berbagai daerah tropis di seluruh dunia.
Buah ini kadang-kadang disebut sebagai manggis ungu karena warna ungu tua pada kulitnya akan terlihat ketika matang. Sebaliknya, daging bagian dalam yang berair berwarna putih cerah. Meskipun manggis adalah buah yang relatif tidak jelas, ia tidak boleh diabaikan, karena dapat memberikan banyak manfaat kesehatan karena kaya akan nutrisi, serat, dan antioksidan unik.

Kandungan gizi pada buah manggis


Manggis relatif rendah kalori namun menyediakan banyak nutrisi penting. Pada 1-mangkok (196 gram) manggis kaleng mngandung:

Kalori: 143
Karbohidrat: 35 gram
Serat: 3,5 gram
Lemak: 1 gram
Protein: 1 gram
Vitamin C: 9% dari Reference Daily Intake (RDI)
Vitamin B9 (folat): 15% dari RDI
Vitamin B1 (tiamin): 7% dari RDI
Vitamin B2 (riboflavin): 6% dari RDI
Mangan: 10% dari RDI
Tembaga: 7% dari RDI
Magnesium: 6% dari RDI

Vitamin dan mineral dalam manggis penting untuk beberapa fungsi tubuh, termasuk produksi DNA, kontraksi otot, penyembuhan luka, kekebalan, dan pensinyalan saraf. Selain itu, satu cangkir (196 gram) buah ini menyediakan hampir 14% dari RDI untuk serat - nutrisi yang sering kurang dalam diet orang.

Kaya akan antioksidan yang kuat


Salah satu hal terpenting dari manggis adalah antioksidannya. Antioksidan adalah senyawa yang dapat menetralisir efek merusak dari molekul berbahaya yang disebut radikal bebas, yang terkait dengan berbagai penyakit kronis.
Manggis mengandung beberapa nutrisi dengan kapasitas antioksidan, seperti vitamin C dan folat. Plus, ia menyediakan xanthones - sejenis senyawa unik tanaman yang dikenal memiliki sifat antioksidan kuat.
Pada beberapa penelitian, aktivitas antioksidan xanthone telah menghasilkan efek antiinflamasi, antikanker, anti penuaan, dan antidiabetik. Dengan demikian, xanthones pada manggis mungkin bertanggung jawab atas banyak manfaat kesehatannya yang potensial. Namun, masih banyak penelitian yang diperlukan sebelum kesimpulan pasti dapat ditarik.

Memiliki Sifat Antiinflamasi


Xanthone yang ditemukan pada manggis dapat berperan dalam mengurangi peradangan. Uji tabung dan penelitian pada hewan menunjukkan bahwa xanthones memiliki efek anti-inflamasi dan dapat mengurangi risiko penyakit radang, seperti kanker, penyakit jantung, dan diabetes.
Manggis juga kaya serat, yang menawarkan berbagai manfaat. Sebagai contoh, beberapa penelitian pada hewan menunjukkan bahwa diet tinggi serat dapat membantu mengurangi respons peradangan tubuh.
Meskipun data ini menggembirakan, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk lebih memahami bagaimana manggis mempengaruhi peradangan dan perkembangan penyakit pada manusia.

Antikanker yang efektif


Studi populasi menunjukkan bahwa diet yang kaya akan sayuran dan buah-buahan seperti manggis berhubungan dengan berkurangnya insiden kanker. Senyawa tanaman spesifik pada manggis - termasuk xanthones - memiliki efek antioksidan dan anti-inflamasi, yang dapat membantu melawan perkembangan dan penyebaran sel kanker.
Beberapa penelitian tabung reaksi mengungkapkan bahwa xanthones dapat menghambat pertumbuhan sel kanker, termasuk di payudara, lambung, dan jaringan paru-paru. Demikian pula, sejumlah kecil penelitian mengamati bahwa senyawa ini dapat memperlambat perkembangan kanker usus besar dan payudara pada tikus.

Dapat mennurunan berat badan


Pada industri kesehatan dan kebugaran, salah satu klaim ketenaran manggis terbesar adalah potensinya untuk membantu penurunan berat badan. Satu studi menemukan bahwa tikus yang melakukan diet tinggi lemak dan menerima dosis tambahan manggis mengalami kenaikan berat badan secara signifikan lebih sedikit daripada tikus pada kelompok kontrol.
Demikian pula, dalam sebuah studi kecil, 8 minggu, orang yang melengkapi diet mereka dengan 3, 6 atau 9 ons (90, 180, atau 270 ml) jus manggis dua kali sehari cenderung memiliki indeks massa tubuh (BMI) yang lebih rendah daripada kelompok kontrol.
Penelitian tambahan tentang manggis dan obesitas terbatas, tetapi para ahli berteori bahwa efek anti-inflamasi buah memainkan peran dalam meningkatkan metabolisme lemak dan mencegah penambahan berat badan. Pada akhirnya, lebih banyak penelitian diperlukan untuk lebih memahami bagaimana manggis terhadap penurunan berat badan yang efektif.

Hey, like this? Why not share it with a buddy?

Related Posts