4 Strategi untuk Lolos Dari Tanjakan yang Terjal 

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

TANJAKAN YANG TERJAL adalah salah satu bagian paling berat yang harus Anda hadapi saat bersepeda, dan sebagian besar dari kita merencanakan rute untuk menghindarinya. Tetapi sebetulnya dengan latihan dan teknik yang tepat, Anda bisa melewati tanjakan terjal yang terlihat nyaris vertikal bagi mereka yang tidak terlatih.
Hanna Muegge, pemenang Red Bull Bay Climb di San Francisco tahun ini, akan membeberkan sejumlah tip untuk untuk menaklukkan tanjakan yang terjal. Di Bay Climb, pembalap fixed gear dan freewheel harus menaklukkan tanjakan dengan tingkat kemiringan hingga 21 persen. Pemenang masing-masing heat akan melaju ke babak berikutnya hingga seorang juara ditentukan.Muegge melakukan banyak latihan di tanjakan untuk memenangkan gelarnya tahun ini. Meski ia memiliki beberapa tip yang hanya bisa diaplikasikan di lomba Bay Climb (seperti meninggalkan botol air minum di tiap dasar tanjakan), masih banyak hal yang bisa dipelajari darinya soal melibas tanjakan. Dan berikut beberapa tip yang dibeberkan olehnya.
#1 Berlatih di Tanjakan
Muegge memepersiapkan dirinya untuk berlaga di Bay Climb dengan latihan interval di tanjakan. Ia menggunakan segmen lokal Strava untuk menginjeksikan beberapa variasi dan intensitas. Ini memungkinkan dirinya untuk melatih kelompok otot dan gerakan tertentu yang digunakan untuk mengayuh pedal sepeda di tanjakan. Mereka yng tinggal di wilayah datar bisa menggunakan perlengkapan khusus, atau indoor trainer seperti Wahoo Kickr Climb untuk mensimulasikan latihan di tanjakan. Muegge berlatih dengan power meter. Berdasarkan pengalaman yang dilaluinya, ia memiliki patokan berapa watt tenaga yang harus dikerahkan saat mengikuti lomba.
#2 Pangkas Berat Badan
Tiap gram berat badan dari tubuh dan sepeda Anda akan memperlambat laju Anda di intasan. Muegge melakukan usaha ekstra (hanya makan ringan di malam hari sebelum race dan meninggalkan aksesori seperti botol air minum dan GoPro di tiap dasar tanjakan). Mengonsumsi makanan sehat dengan nutrisi seimbang yang bisa memenuhi kebutuhan latihan dan menjaga berat badan ideal akan membantu performa Anda ketika bersepeda, dalam berbagai aspek. Masalah bobot memang sangat penting, khusunya saat Anda melaju di tanjakan. Jika Anda memiliki sepeda atau wheel set yang berbobot ringan, Anda akan akan merasakan perbedaannya di tanjakan yang terjal.
#3 Miliki Group Set yang Tepat
Jika Anda tidak bisa mengayuh pedal sepeda di cadence yang optimal, sangat susah untuk menjaga keseimbangan di tanjakan terjal. Produk compact cranksets terkini, yang dikombinasikan dengan cassettes yang luas, memungkinkan Anda tetap duduk di sadel saat mengayuh pedal di tanjakan terjal. Komponen tersebut juga mencegah Anda membuang energi dengan sia-sia. Ahli fisiologi latihan Sean Burke mengatakan, Di lintasan yang panjang, lebih baik jika Anda tetap duduk di atas sadel. Tetapi, kadang-kadang Anda butuh berdiri dari sadel dan kayuh pedal secara optimal untuk menjaga momentum. Tetapi jika Anda berdiri terus di sepanjang lintasan yang menanjak, meski di gigi yang ringan, ini saatnya untuk mengganti group set Anda.
#4 Melaju bersama Pesepeda Cepat
Jika Anda mengikuti lomba dengan rata-rata kemiringan lintasan 15 persen, Anda pasti paham jika sedang berada di kompetisi yang menyiksa, ujar Muegge. Makin sering Anda bersepeda di situasi atau lintasan yang tidak nyaman, makin besar kemungkinan toleransi Anda. Anda juga bisa mendapatkan tip soal perlengkapan, penggunaan gigi yang tepat, dan kecepatan dari para pesepeda lain yang lebih berpengalaman. Jika Anda bisa menemukan sekelompok pesepeda yang bisa memaksa Anda melibas tanjakan, Anda akan berkembang lebih kuat tanpa terlalu memaksa tubuh Anda menembus batas kemampuan. Muegge mengatakan, meski lomba yang diikutinya hanya berlangsung dua menit, ia mengerahkan setiap energi yang dimiliki untuk menampilkan performa maksimal di lintasan. Selain motovasi yang berasal dari diri sendiri, Muegge mengatakan, energi dari penonton memberikan dorongan untuk mendistribusikan tenaga ekstra di setiap kayuhan pedal sepeda.

More to explorer

Resistensi Antibiotik, Kenapa Bisa Terjadi?

Penemuan antibiotik adalah salah satu penemuan penting dunia medis yang menyelamatkan jutaan nyawa. Disebut sebagai obat dewa, antibiotik ampuh mengobati penyakit yang

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *