3 Strategi Berlari Makin Cepat

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

JIKA ANDA PERNAH MERASA HERAN mengapa kecepatan Anda berlari terpaut jauh dengan catatan waktu para pelari profesional, hasil penelitian terbaru menunjukkan persoalannya berada di luar kekuasaan Anda.
Struktur kerangka kaki dan pergelangan kaki antara sprinter (pelari cepat) dan bukan sprinter sangat berbeda secara signifikan, ujar laporan sebuah studi terbaru yang dipublikasikan Proceedings of the Royal Society B. Para peneliti menganalisis MRI 16 pria (8 sprinter, 8 subjek kontrol) dan menemukan, bukan hanya karena sprinter memiliki tendon Achilles 12 persen lebih pendek ketimbang mereka yang bukan sprinter, tapi juga memiliki tulang yang lebih panjang pada telapak kaki bagian depannya.
Hal yang menarik dari temuan ini, kami tidak tahu apakah sprinter itu memang terlahir seperti ini atau karena tubuh mereka beradaptasi dengan cara mereka berlatih saat mereka dewasa, ujar Josh Baxter, penulis studi dan mahasiwa doktoral di Penn State. Tapi kita tahu bahwa perbedaan kecil ini menempatkan otot-otot mereka dalam posisi untuk lebih menghasilkan kekuatan, tambah Baxter. Dan hal ini memainkan peran penting dalam hal seberapa cepat akselerasi mereka.
Tapi hanya karena Anda tidak punya keuntungan yang sama seperti para profesional, bukan berarti Anda harus menyerah pada intensitas tingginya latihan Anda. David Jack, direktur Teamworks Fitness di Acton, Massachusetts, memaparkan beberapa upaya untuk meningkatkan kecepatan dan performa ketika melakukan sprint.
#1 Perbaiki Postur Tubuh Anda
Jika Anda menghabiskan sebagian waktu yang bagus dengan duduk di meja, postur tubuh Anda kemungkinan besar terpengaruh karenanya. Dada Anda jadi lebih tegang, punggung Anda lemah, dan bahu Anda melengkung ke depan. Hasilnya: Sprint Anda jadi kurang efisien. Jadi… jika kita fokus pada postur tubuh, ini akan membantu membuka semuanya dan memungkinkan tubuh bergerak dalam rangkaian yang penuh, tutur Jack. Pikirkan untuk memperbaiki postur tubuh Anda seperti menghilangkan karat, tambah Jack. Kita bisa mencoba dan berlari secepat yang kita inginkan, ujar Jack. Tapi jika kita tidak bisa membuat tubuh kita tegak dan meluruskan pinggul serta kaki kita hanya seperti mengayuh ke depan saja.
Jika Anda belum siap untuk berganti meja model berdiri yang secara drastis bisa meningkatkan postur Anda Jack menyarankan untuk melakukan peregangan di setiap waktu yang Anda miliki. Selagi di kursi, gapai tangan ke atas kepala dan putar bahu Anda kebelakang. Atau coba berdiri, ambil napas dalam-dalam, dan tahan untuk beberapa detik hal itu membantu melemaskan semua otot yang melekat pada tulang rusuk dan pinggul.
#2 Manfaatkan Kekuatan Lengan Anda
Ketika Anda sedang sprint, semuanya bekerja bersamaan dalam harmonisasi yang sempurna. Jadi, irama dan kordinasi adalah kuncinya, tutur Jack. Dan seringkali gerakan dimulai dengan lengan yang mendorong secara eksplosif. Jadi untuk mendapatkan lengan yang bisa disinkronisasikan dengan kayunan kaki Anda, Jack menyarankan berlatih gerakan hip-to-lip. Ambil posisi split dan jaga bahu Anda agar tetap rileks posisikan satu tangan dengan dagu dan tangan yang lainnya dengan pinggul Anda. Kemudian dorong lengan Anda ke bawah dan belakang (seperti gaya melakukan sprint) secepat yang Anda bisa selama 10 detik. Istirahatlah selama 20 detik dan ulangi latihan ini beberapa kali untuk mendapatkan gerakan yang benar. Teknik sederhana ini mengajarkan Anda bagaimana untuk memindahkan beban tumpuan dan membantu Anda untuk mengembangkan kemampuan untuk mendistribusikan kekuatan yang dibutuhkan saat berlari cepat.
#3 Lakukan dengan Cara Anda
Jika Anda rutin melakukan sprint, Anda tidak bisa keluar dan mulai melakukan sprint sejauh 100 meter. Anda perlu membuat tubuh Anda beradaptasi pada pola-pola ekplosif otot-otot Anda yang mengendur dan mengencang, saran Jack. Jadi untuk lebih mengembangkan serat otot kedut cepat, Jack menyarankan mulai dari yang kecil dan lakukan dengan cara Anda. Lakukan pemanasan untuk tubuh Anda dan mulai dengan lari sejauh 10 meter. Selagi berlari, lakukan upaya semaksimal mungkin. Lalu tingkatkan jarak Anda dari waktu ke waktu.

More to explorer

DANAMON RUN 2019 Kembali Digelar

PT Bank Danamon Indonesia Tbk (“Bank Danamon” atau “Bank”) akan menggelar kembali ajang lari Danamon Run, lomba lari dengan konsep unik dan

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *