Cara Aman Bersepeda di Malam Hari

By:
Posted: April 25, 2019

BERSEPEDA DI MALAM HARI tak peduli apakah Anda melakukannya untuk memelihara kebugaran atau hal tersebut bagian dari rutinitas bike to work akan membuat Anda mengayuh pedal sepeda dalam kondisi pencahayaan yang kurang memadai atau gelap. Ketika Anda mengetahui akan bersepeda di malam hari, sebaiknya mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menghindari risiko-risiko terburuk. Anda pasti ingin mengayuh pedal sepeda dengan aman dan nyaman tanpa rasa kekhawatiran terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Pastikan diri keamanan diri di atas sepeda dengan membuat diri Anda selalu terlihat oleh pengguna jalan yang lain dengan delapantip berikut.
#1 PASANG LAMPU DI SEPEDA
Anda butuh lampu depan dengan cahaya putih yang bisa disetel dalam mode flashing dan lampu belakang berwarna merah (yang juga bisa diatur dalam mode flashing). Lampu depan ini sebaiknya memiliki visibility luas. Lampu depan Anda memiliki dua fungsi, membuat Anda terlihat oleh pengguna jalan lain dari arah berlawanan dan untuk menerangi jalanan yang ada di depan Anda.
Pilih produk yang memiliki sudut pencahayaan ke depan yang lebar, dengan visibility luas. Ini memungkinkan Anda melihat area di tikungan lebih mudah sebelum membelokkan arah sepeda.
Masuk akal juga jika Anda menggunakan dua lampu depan. Satu dipasang den dinyalakan dalam mode flashing yang membuat Anda lebih mudah terlihat oleh pengguna jalan lain dari arah berlawanan, dan satu lagi diatur dalam mode menyala konstan untuk memberikan penerangan pada jalan yang Anda lalui.
#2 BERI SUMBER CAHAYA DI TUBUH
Jangan berhenti hanya dengan hanya memasang alat pencahayaan pada sepeda Anda saja. Jika Anda bersepeda di jalanan yang pencahayaannya kurang memadai, ambil tip dari para pesepeda gunung dan pasang lampu di helm Anda, sebagai tambahan peralatan sejenis yang Anda tempatkan di handdlebar. Ini akan membantu Anda melihat ke arah pandangan mata menuju, tidak dibatasi kemana handdlebar mengarah. Pasang juga moving light, yang akan membuat keberadaan Anda makin disadari oleh pengguna jalan lainnya. Engkel adalah lokasi yang tepat untuk memasangnya. Hanya saja pastikan semua lampu yang menghadap ke belakang berwarna merah dan yang menghadap ke depan berwarna putih.
#3 JANGAN GUNAKAN LAMPU YANG MENYILAUKAN
Dengan teknologi LED yang ada sekarang memungkinkan produksi lampu sepeda dengan kekuatan pencahayaan 2.000 lumens atau lebih. Menggunakan lampu depan yang terlalu menyilaukan akan mengganggu pengguna jalan dari arah berlawanan. Jika Anda menggunakan lampu dengan kekuatan pencahayaan seperti ini, pastikan sudutnya mengarah ke bawah, mengarah di jalan yang berada di bawah-depan sepeda Anda. Jika memungkinkan, turunkan kekuatan pencayaan lampu saat ada pengguna jalan lain yang bersimpangan dengan Anda. Jika Anda menggunakan lampu seperti ini di helm, waspadai hal seperti ini dan hindari mengarahkan pencahayaan secara langsung ke pengguna jalan lain dari arah berlawanan. Turunkan sudut lampu ke jalan atau atur ke mode flashing (yang memiliki kekuatan pencahayaan lebih rendah) agar Anda tetap terlihat oleh pengguna jalan lain yang datang dari arah berlawanan.
#4 GUNAKAN PAKAIAN YANG REFLEKTIF
Di keramaian lalu-lintas, rompi hi-viz atau pakaian yang reflektif membuat keberadaan seorang pesepeda lebih terlihat, seperti yang dilakukan lampu sepeda Anda. Pertimbangkan hal ini ketika Anda mengetahui akan sering bersepeda di malam hari. Jika membeli rompi, pilih yang terbuat dari bahan reflektif yang terbaru. Jangan berpikir jika sesuatu yang reflektif adalah sesuatu yang mencolok atau tidak bergaya.
Seperti halnya lampu, material yang reflektif dan ditempatkan anggota tubuh yang bergerak ketika bersepeda akan berperan sangat efektif. Selain itu, gunakan pula celana dan sepatu yang mempunyai corak atau stiker reflektif. Jangan lupa membungkus tangan Anda dengan sarung tangan yang reflektif atau menggunakan wrist band yang reflektif. Ini akan memudahkan pengguna jalan lain untuk melihat atau memperhatikan saat Anda memberikan sinyal menggunakan tangan
#5 TERLIHAT DARI SAMPING
Selain wajib terlihat dari depan dan belakang, Anda juga perlu terlihat dari samping oleh pengguna lainnya. Jadi perlu bagi Anda untuk menggunakan lampu tambahan yang mungkin dibutuhkan. Sekali lagi, pastikan untuk memasangnya di anggota tubuh atau bagian sepeda yang bergerak. Anda bisa memasang lampu di jari-jari roda sepeda atau memasang material yang reflektif di sepatu adalah gagasan yang bagus.
#6 BERSEPEDA SECARA BERKELOMPOK
Bersepeda secara berkelompok, jika para pesepeda mengikuti semua petunjuk yang ada di artikel ini, lebih mudah terlihat keberadaannya ketimbang pesepeda tunggal. Ajak sejumlah teman untuk bergabung dengan aktivitas bersepeda Anda, baik latihan atau bike to work untuk tujuan ini.
#7 SIAPKAN CADANGAN
Tidak ada salahnya membawa cadangan lampu belakang dan depan jika kemudian terjadi sesuatu yang tidak diinginkan misal, lampu utama mati, Anda lupa mengisi ulang baterainya, atau lampu meredup drastis tidak lama setelah Anda menyalakannya. Anda mungkin tidak akan menggunakannya. Tetapi membawanya akan memberikan jaminan keamanan pada aktivitas bersepeda di malam hari. Jika lampu yang Anda gunakan dioperasikan menggunakan baterai sebagai sumber daya, pastikan selalu membawa baterai cadangan untuk berjaga-jaga.
#8 RAWAT SEPEDA ANDA
Perbaikan sepeda di tengah jalan saat matahari masih bersinar saja sudah tidak menyenangkan, apalagi dilakukan di malam hari. Selain susah melakukannya, juga meningkatkan potensi bahaya. Tetapi jika ini terjadi, pastikan Anda keluar dari jalan dan pilih lokasi yang aman untuk melakukan perbaikan. Selain itu, biarkan lampu terus menyala. Bagaimanapun, pencegahan selalu lebih baik dari perbaikan. Jadi pastikan servis dan pemeliharaan rutin menjadi prioritas utama untuk sepeda Anda.

Hey, like this? Why not share it with a buddy?

Related Posts