Apa itu diet Okinawa?

By:
Posted: April 24, 2019

DIET OKINAWA. Okinawa adalah bagian dari Kepulauan Ryukyu yang terbesar. Letaknya di lepas pantai Jepang, antara Cina Timur dan Laut Filipina.

Okinawa termasuk dalam salah satu dari lima wilayah di dunia yang dikenal sebagai zona biru. Orang-orang yang tinggal di zona biru memiliki usia harapan hidup sangat panjang dan hidup sehat dibandingkan dengan populasi dunia lainnya.
Jangka hidup yang dinikmati oleh orang Okinawa dapat dijelaskan berdasarkan beberapa faktor, misalnya: genetik, lingkungan, dan gaya hidup. Para ahli percaya bahwa salah satu penyebab usia hidup yang panjang disebabkan diet.

Apa itu diet Okinawa?


Diet Okinawa merupakan diet dengan menggunakan pola makan tradisional di pulau Okinawa Jepang. Pola makan dan gaya hidup mereka yang unik menyebabkan rentang hidup manusia menjadli lebih panjang, bahkan terpanjang di planet ini.
Diet tradisional Okinawa identik dengan rendah kalori dan lemak sementara tinggi karbohidrat. Diet Okinawa sangat tergantung dengan konsumsi sayuran dan produk kedelai di samping mie, nasi, babi, dan ikan sesekali - dan dalam jumlah kecil.
Dalam beberapa tahun terakhir, modernisasi produksi makanan dan kebiasaan diet telah menyebabkan pergeseran kandungan makronutrien dari diet Okinawa. Meskipun masih rendah kalori dan tetap berbasis karbohidrat, kandungan protein dan lemak menjadi lebih banyak.
Rincian makronutrien dari diet Okinawa diuraikan dalam tabel ini:

Apa itu diet Okinawa?

Budaya Okinawa menganggap makanan sebagai obat dan memanfaatkan praktik pengobatan tradisional Tiongkok. Karena itu, bahan makanan yang dipakai meliputi rempah-rempah yang dikenal memiliki manfaat kesehatan, seperti kunyit dan mugwort.
Gaya hidup Okinawa juga menekankan aktivitas fisik harian dan praktik makan yang penuh perhatian. Manfaat kesehatan yang terkait dengan diet tradisional Okinawa cenderung dimanfaatkan untuk menurunkan berat badan.

Makanan yang perlu dikonsumsi


Diet Okinawa memiliki banyak manfaat, terutama soal suplai makanan yang kaya akan makanan utuh, padat nutrisi, antioksidan tinggi. Nutrisi esensial penting untuk fungsi tubuh yang tepat, sementara antioksidan melindungi tubuh dari kerusakan sel.
Tidak seperti orang Jepang lainnya, orang Okinawa hanya mengonsumsi sedikit beras. Sebaliknya, sumber kalori utama mereka adalah ubi jalar, diikuti oleh biji-bijian, kacang-kacangan, dan sayuran kaya serat.

Makanan pokok dalam diet tradisional Okinawa adalah:

  • Sayuran (58-60%): ubi jalar (oranye dan ungu), rumput laut, rumput laut, rebung, lobak daikon, pare, kubis, wortel, okra Cina, labu, dan pepaya hijau

  • Biji-bijian (33%): millet, gandum, beras, dan mie

  • Makanan kedelai (5%): tahu, miso, natto, dan edamame

  • Daging dan makanan laut (1-2%): sebagian besar ikan putih, makanan laut, dan babi - semua bagian, termasuk organ

  • Lainnya (1%): alkohol, teh, rempah-rempah, dan dashi (kaldu)

  • Teh melati: dikonsumsi tanpa batasan dan dikombinasikan dengan rempah-rempah yang kaya antioksidan, seperti kunyit adalah hal yang umum.


Makanan yang harus dihindari


Diet tradisional Okinawa cukup ketat dibandingkan dengan diet modern. Di Okinawa sendiri, pantangan makanan ini disebabkan oleh letak geografi pulau Okinawa yang terisolasi dari dunia luar, sehingga beberapa makanan modern tidak dapat mengakses pulau ini.

Untuk mengikuti diet ini, kita perlu melakukan pembatasan makanan, yaitu:

  • Daging: daging sapi, unggas, dan produk olahan seperti bacon, ham, salami, hot dog, sosis, dan daging sembuh lainnya

  • Produk hewani: telur dan susu, termasuk susu, keju, mentega, dan yogurt

  • Makanan olahan: gula olahan, biji-bijian, sereal sarapan, makanan ringan, dan minyak goreng olahan

  • Legum: sebagian besar legum, selain kacang kedelai

  • Makanan lain: sebagian besar buah, serta kacang-kacangan dan biji-bijian


Versi modern dari diet Okinawa menitikberatkan pada kandungan kalori, maka kita bisa lebih fleksibel. Beberapa makanan rendah kalori, seperti buah, cenderung diperbolehkan, meski porsi terbesar tetap pada makanan berkalori tinggi - seperti susu, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

Hey, like this? Why not share it with a buddy?

Related Posts