Apakah jus aman dan sehat bagi penderita diabetes?

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

Jus adalah asupan yang baik bagi kesehatan dan kebugaran. Kepopulerannya mengakibatkan industri ini bernilai miliaran dolar selama beberapa dekade terakhir. Di sisi lain, penggemar jus menemukan maraknya jus kemasan yang telah mendapat tambahan zat-zat negatif bagi tubuh.
Meski demikian, jus tetap dipercaya bermanfaat menurunkan berat badan, meningkatkan asupan nutrisi, memperlancar pencernaan, serta menyerap nutrisi tersebut.
Meskipun minum jus segar mungkin memiliki beberapa manfaat kesehatan, itu mungkin tidak tepat untuk semua orang – terutama mereka yang menderita diabetes. Alasannya?

Apa itu jus?

Jus adalah proses mencairkan makanan – umumnya buah atau sayuran – dan memisahkan antara komponen padat dan cair. Cairan – atau jus – yang dihasilkan oleh proses ini mengandung banyak vitamin, mineral, dan senyawa tanaman dari buah atau sayuran tetapi sedikit seratnya.
Ada banyak metode membuat jus, mulai dari yang sederhana hingga yang kompleks. Di sisi lain, jus pun dapat dibeli dari toko kelontong atau dibuat di rumah.
Para penggemar jus menyarankan membuat sendiri jus yang akan dikonsumsi dibanding membeli di toko. Alasannya, jus ini lebih segar dan tidak mengandung tambahan gula, nutrisi buatan, atau pengawet.

Berikut beberapa cara paling umum untuk membuat jus di rumah:

  • Manual (menggenggam). Cara paling sederhana untuk membuat jus adalah dengan memeras buah menggunakan tangan atau juicer genggam sederhana. Metode ini sering digunakan untuk membuat sedikit jus untuk resep dasar seperti koktail atau saus salad.
  • Sentrifugal. Jus sentrifugal menggunakan mesin yang dilengkapi dengan bilah logam yang berputar cepat, menekan daging buah atau sayuran ke filter yang memisahkan jus dari komponen padat makanan menggunakan gaya sentrifugal.
  • Tekan dingin (mengunyah). Metode jus tekan dingin menggunakan mesin yang menghancurkan buah atau sayuran untuk mengekstrak jus.
  • Pengepresan dingin sering dianggap lebih unggul daripada jus sentrifugal karena – seperti namanya – tidak ada panas yang dihasilkan dalam proses, yang dapat melindungi lebih banyak nutrisi yang peka terhadap panas.

Terlepas dari pilihan metode pembuatannya, jus bisa menjadi cara yang efektif untuk meningkatkan asupan nutrisi dari buah-buahan dan sayuran.

Jus yang ramah bagi penderita diabetes

Sulit mengontrol konsumsi jus. Akibatnya, kontrol gula darah jadi buruk. Oleh sebab itu, diperlukan beberapa langkah untuk mengurangi dampak negatif dari jus, yaitu:
Pilih jus rendah karbohidrat. Gunakan buah-buahan dan sayuran rendah karbohidrat ke dalam jus. Hal ini akan meminimalisir gula darah.
Cobalah mencampurkan karbohidrat rendah ke dalam jus. Seperti mentimun, lemon, atau jeruk nipis dengan jus buah untuk mengurangi kandungan karbohidrat secara keseluruhan. Atau, pertimbangkan untuk melepaskan buah-buahan dan minum jus sayuran yang dibuat dengan sayuran non-tepung seperti seledri, bayam, kangkung, dan tomat.
Jika membeli jus, hindari jus dengan tambahan gula karena jus ini dapat memperburuk kontrol gula darah.
Fokus pada kontrol porsi. Atur porsi semua makanan kaya karbohidrat. Cara ini merupakan komponen penting untuk diet. Porsi jus dari 100% jus buah yaitu 4 ons atau 119 ml.
Perhatikan dengan cermat berapa banyak karbohidrat yang ada pada jus diselarasakan karbohidrat dari makanan lain yang telah dikonsumsi sebelumnya. Ini akan membantuk menjaga gula darah tetap terkendali.
Pertahankan keseimbangan nutrisi. Jus biasanya tidak menyediakan sumber nutrisi yang seimbang, karena sering kekurangan serat, protein, dan lemak.
Selain mengonsumsi jus, alangkah positif bila kita juga mengonsumsi sumber nutrisi agar lebih seimbang dari keseluruhan diet. Hal ini pun membantu menurunkan respons gula darah.
Misalnya, konsumsi telur rebus atau segenggam kacang dengan jus untuk menambahkan lemak dan protein sehat ke dalam campuran sebagai camilan atau makanan yang lebih seimbang.

More to explorer

3 Latihan HIIT Terbaik!

Ingin cepat membakar lemak? Yuk, lakukan High Intensity Interval Training (HIIT) di rumah atau gym terdekat rumah kamu. Fyi, HIIT adalah latihan

Makanan Terbaik untuk Pelari Vegetarian

Mencari tahu apa yang sebaiknya dimakan sebelum melakukan aktivitas lari tak semudah yang dibayangkan ya, apalagi jika kamu seorang vegetarian. Kenapa? Karena

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *