5 Cara Tubuh Mengkhianati Anda di Lomba Lari

By:
Posted: April 12, 2019

LATIHAN DIRANCANG untuk mempersiapkan tubuh Anda menghadapi lomba lari. Tetapi tidak jarang tantangan yang Anda hadapi keka mengikuti lomba lari bukan lintasannya, tetapi pengkhianatan dari tubuh Anda. Jadi apa yang harus Anda lakukan ketika tubuh Anda melakukan pemberontakan saat Anda mengikuti lomba lari? Berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mengendalikan keadaan.
#1 ANDA TIDAK BISA BUANG AIR BESAR
Tidak seorang pun ingin memulai lomba lari ketika keinginan untuk buang air besar hadir. Karena itu, mengapa buang air besar di pagi hari sebelum memulai lomba lari sangat penting untuk Anda lakukan. Tetapi apa yang harus Anda lakukan jika keinginan untuk buang air besar tidak hadir? Jawabannya sederhana: Minum kopi. Secangkir kopi akan membantu menggerakkan apa yang ada di saluran pencernaan, ujar Mark Coogan, seorang pelatih lari dari New Balance. Sebagian besar pelari elit akan memanfaatkan kafein untuk membantu mereka pergi ke toilet. Kopi memicu kontraksi di lambung, yang merangsang kotoran untuk menuju rectum, ujar Satish Rao, M.D., Ph.D., direktur pusat kesehatan pencernaan di Georgia Regents University. Demikian juga dengan makanan. Jadi, jika Anda ingin buang air besar, makan sesuatu bersama dengan kopi yang Anda minum. Selain itu, kafein di kopi juga merangsang asam lemat untuk mengapung di aliran darah, yang bisa Anda gunakan sebagai energi di awal lomba, ujar Coogan. Jika kopi tidak juga membuat Anda ingin buang air besar, lakukan joging ringan, jalan kaki santai, atau peregangan, saran Terrence Mahon, seorang pelatih di Boston Athletic Association.
#2 BANGUN DENGAN PILEK
Jika Anda bangun pagi dengan bersin-bersin, tidak masalah untuk tetap mengikuti lomba lari, ujar Shanna Levine, M.D. dari Mount Sinai School of Medicine. Pilek membuat tubuh Anda mengalami dehidrasi lebih dari biasanya. Jadi, langkah Anda adalah memprioritaskan hidrasi dan kebugaran melalui makanan yang Anda konsumsi sebelum mengikuti lomba lari. Makanan ini akan menjadi bahan bakar Anda dan menggantikan cairan tubuh yang hilang. Tetapi jika saat bangun pagi tubuh Anda merasa tidak karuan, sebaiknya cek suhu tubuh Anda. Jika mengalami demam, sebaiknya urungkan niat Anda mengikuti lomba lari, ujar Dr. Levine. Demam adalah cara yang dilakukan tubuh untuk memasang respon kekebalan tubuh. Dan saat tubuh memerangi infeksi, tubuh bisa mengalami dehidrasi lebih mudah. Selain itu Anda harus paham, berlari ketika dalam keadaan sakit bisa akan membuat tubuh stres, yang membuat penyakit Anda makin parah. Pertimbangkan demam sebagai isyarat jika Anda harus lebih santai.
#3 INFILTRASI SERANGGA
Serangga, debu, atau hal sejenis masuk ke mata Anda ketika sedang berlari. Jika Anda tidak ingin berhenti, coba kejapkan kelopak mata beberapa kali. Kemudian lihat, apakah kotoran yang mengganggu itu keluar. Cairan mata yang keluar berlebihan mungkin membantu menyingkirkan gangguan tersebut. Tetapi ingat, jangan menggosok mata Anda. Jika cara ini tidak bekerja, Anda perlu berhenti berlari sejenak untuk melakukan sejumlah hal: Minta seorang teman untuk melihat, atau gunakan smartphone (mirror mode) untuk mencari si pengganggu. Kemudian buka kelopak mata, dan gunakan tisu ke sasaran untuk menyingkirkan si pengganggu. Nasihat kami untuk lomba lari Anda berikutnya, gunakan sunglasses.
#4 MENGALAMI SIDE STITCH
Side stitch biasanya Anda alami karena dua alasan. Pertama karena Anda terlalu banyak memutar tulang belakang bagian bawah dan kurang memutar bahu dan area dada. Jika Anda merasakan nyeri di area diafragma (di bawah tulang rusuk), masalahnya mungkin terkait dengan pernapasan. Ambil napas perlahan dan dalam untuk mengendalikan pernapasan dan beri tekanan di area yang terasa nyeri untuk merelakskan rasa kejang. Hal lain yang umum menjadi penyebab side stitch adalah mengonsumsi makanan atau minuman yang tidak bisa dikompromi oleh tubuh Anda seperti sesuatu yang terlalu asam atau terlalu kompleks untuk diserap dengan cepat. Ini adalah pengingat yang baik untuk tidak mengonsumsi makanan atau minuman yang belum pernah Anda coba di hari lomba.
#5 TELAPAK KAKI MELEPUH
Telapak kaki melepuh, jari-jari kaki dipenuhi gumpalan darah, dan kulit tumit kaki lecet, dan hal lain sejenis biasa terjadi saat pelari mengikuti sebuah lomba atau berlatih. Meski umum terjadi, hal-hal ini juga bisa mengganggu ayunan kaki Anda. Banyak hal yang menyangkut kenyamanan sepatu berkaitan dengan kaos kaki. Jika Anda memulai dengan kaos kaki berkerut, berhenti dan benahi posisi kaos kaki Anda. Posisi kaos kaki yang tidak pas bisa mengubah gaya Anda mengayunkan kaki dan menyebabkan friksi, yang kemudian berujung pada telapak kaki yang melepuh. Jika berlari di cuaca panas atau hujan, pertimbangkan menggunakan Vaseline di telapak kaki. Langkah ini akan mengurangi friksi dan menjaga telapak kaki tidak terlalu panas. Jika Anda cenderung sangat berkeringat, gunakan bedak di bagian dalam sepatu untuk membantu menyerap kelembaban.

Hey, like this? Why not share it with a buddy?

Related Posts