10 manfaat labu siam untuk kesehatan sehari-hari

By:
Posted: April 11, 2019

MANFAAT LABU SIAM. Chayote (Sechium edule) atau labu siam adalah jenis labu yang termasuk dalam famili labu Cucurbitaceae. Labu ini berasal dari Meksiko tengah dan menyebar di berbagai bagian Amerika Latin. Meski begitu, penyebaran secara masif pun sudah ke di seluruh dunia. Di beberapa negara, labu siam disebut sebaga mirliton squash atau chocho.
Chayote mengandung banyak nutrisi dan senyawa antioksidan yang memberikan banyak manfaat bagi kesehatan.

Nutrisi di dalam tiap labu siam


Salah satu alasan kenapa labu siam amat banyak dibudidayakan yaitu nutrisi yang memiliki berbagai vitamin, mineral, dan serat. Pada satu labu siam (203 gram) mengandung:

Kalori: 39
Karbohidrat: 9 gram
Protein: 2 gram
Lemak: 0 gram
Serat: 4 gram - 14% dari Reference Daily Intake (RDI)
Vitamin C: 26% dari RDI
Vitamin B9 (folat): 47% dari RDI
Vitamin K: 10% dari RDI
Vitamin B6: 8% dari RDI
Mangan: 19% dari RDI
Tembaga: 12% dari RDI
Seng: 10% dari RDI
Kalium: 7% dari RDI
Magnesium: 6% dari RDI

Di samping kepadatan nutrisinya, labu siam juga memiliki kalori, lemak, natrium, dan karbohidrat total yang rendah. Karena itu, ini cukup sehat dan cocok untuk berbagai diet.

Mengandung antioksidan kuat


Antioksidan sering dikaitkan dengan labu siam. Antioksidan adalah senyawa yang ditemukan dalam berbagai makanan yang melindungi terhadap kerusakan sel, mengurangi peradangan, dan menurunkan stres di dalam tubuh.
Labu siam menyediakan antioksidan quercetin, myricetin, morin, dan kaempferol. Dari sejumlah zat-zat tersebut, myricetin yang tertinggi. Penelitian menunjukkan bahwa myricetin mengandung antikanker, antidiabetes, dan sifat antiinflamasi yang kuat. Selain itu, labu siam merupakan sumber vitamin C yang sangat baik, berfungsi sebagai antioksidan dalam tubuh.

Meningkatkan kesehatan jantung


Konsumsi labu siam dapat meningkatkan beberapa faktor risiko penyakit jantung, seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan aliran darah yang buruk.
Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa senyawa labu dapat membantu mengendurkan pembuluh darah, sehingga meningkatkan aliran darah dan mengurangi tekanan darah. Beberapa zat yang berkontribusi dalam hal itu di antaranya myricetin dan antioksidan. Keduanya pun ditemukan mampu menurunkan kolesterol dalam beberapa penelitian pada hewan.
Selain itu, labu siam ini adalah sumber serat yang baik, menyediakan sekitar 14% dari RDI. Asupan makanan kaya serat dari labu siam dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung.

Dapat meningkatkan kontrol gula darah


Labu siam memiliki karbohidrat rendah dan serat larut yang tinggi. Kedua zat ini membantu mengatur kadar gula darah.
Serat larut memperlambat pencernaan dan penyerapan karbohidrat. Alhasil, mengurangi respons gula darah setelah makan. Oleh sebab itu, chayote juga dapat meningkatkan kontrol gula darah dengan memengaruhi insulin.
Resistensi insulin adalah suatu kondisi yang terjadi ketika sel-sel menjadi kurang sensitif terhadap insulin - hormon yang mengatur kadar gula darah. Hal ini menyebabkan kadar gula darah semakin tinggi dan pada akhirnya dapat menyebabkan diabetes.
Penelitian menunjukkan bahwa senyawa tanaman unik pada labu siam dapat berperan dalam meningkatkan sensitivitas Anda terhadap insulin dengan mengurangi aktivitas enzim yang terkait dengan kontrol gula darah yang buruk dan diabetes tipe 2.

Meningkatkan kesehatan ibu hamil


Folat, atau vitamin B9, sangat penting untuk semua orang - tetapi sangat penting bagi mereka yang sedang hamil atau berencana untuk hamil. Selama awal kehamilan, folat diperlukan untuk perkembangan otak janin dan sumsum tulang belakang. Asupan folat yang cukup juga dapat berperan dalam mencegah kelahiran prematur.
Chayote adalah sumber folat yang sangat baik, menyediakan lebih dari 40% RDI dalam satu squash. Dengan demikian, termasuk chayote dan makanan kaya folat lainnya sebagai bagian dari diet seimbang adalah cara yang bagus untuk mendukung kehamilan yang sehat.

Hey, like this? Why not share it with a buddy?

Related Posts