5 Cara Efektif Usir Kebosanan Saat Sesi Long Run

By:
Posted: April 5, 2019

SAAT BERLATIH MENGHADAPI LOMBA lari marathon, terutama saat manjalankan sesi long run, Anda mungkin pernah menghadapi situasi seperti ini: Motivasi Anda merosot drastis. Tidak perlu khawatir. Bukan Anda saja yang menghadapi permasalahan seperti ini. Dan tentu saja, banyak cara yang bisa Anda lakukan untuk membuat sesi long run lebih efektif, memberikan manfaat maksimal, dan membangun kembali motivasi Anda. Berikut lima cara di antaranya:
#1 Lari di Lintasan yang Berputar
Ini adalah pendekatan yang sudah teruji dan membuat sesi long run terasa lebih mudah. Berlari di lintasan berputar (loop) yang berjarak 6-8 kilometer, dan kemudian ulangi 1-2 lagi untuk mendapatkan jarak long run. Ya, mungkin ini terdengar seperti penyiksaan. Tetapi cara ini membuat Anda berpikir tidak sedang melakukan long run. Metode ini membagi jarak yang jauh dalam beberapa bagian, dan Anda bisa menempatkan cooler dengan minuman di dalamnya, energy gel, dan handuk dingin di mobil atau semak-semak yang Anda lewati tanpa membuat Anda repot membawa perbekalan saat mengayunkan kaki.
#2 Lakukan Simulasi Lomba
Melakukan simulasi lomba akan membuat sesi latihan Anda terasa nyata dan bisa menyegarkan fokus Anda. Rancang lintasan lari yang mensimulasikan rute lomba lari marathon yang akan Anda ikuti. Lakukan gladi resik (baca: simulasi). Praktekkan makan malam dan sarapan sebelum lomba, gunakan pakaian lari, dan mulai ayunkan kaki di jam yang sama seperti lomba lari yang akan Anda ikuti. Jika Anda berlatih untuk medan yang berbukit-bukit, cari lokasi yang mirip. Tidak ada lintasan seperti ini di sekitar tempat tinggal Anda? Bagi sesi long run Anda dalam beberapa bagian. Pertama, lari di luar rumah beberapa kilometer, kemudian lakukan lari di lintasan menanjak dengan menggunakan treadmill, dan kembali melanjutkan berlari di luar ruang. Pola latihan seperti ini juga bagus saat berlatih di cuaca yang panas. Anda bisa berlari di luar beberapa saat, dan kemudian mengayunkan kaki di atas treadmill.
#3 Bikin Sesuatu yang Berbeda
Sesekali, Anda bisa menggunakan lokasi yang jauh dari rumah Anda (dan berlari menuju rumah) untuk memberikan sedikit perbedaan pada sesi latihan yang Anda lakukan. Mungkin Anda bisa menggunakan running vest (yang dilengkapi cemilan dan cairan), kemudian naik taksi atau angkutan umum untuk menuju ke suatu tempat, lalu turun dan berlari ke arah rumah.
#4 Coba Lebih Kreatif
Buat playlist yang kreatif dengan musik, buku, atau podcast. Investasikan tiga kilometer pertama untuk mendengarkan tubuh Anda dan mulai dengan santai, di kecepatan yang memungkinkan Anda berbicara. Setelah itu, baru tekan tombol play dan pelihara intensitas Anda berlari.
#5 Lari Berkelompok
Jangan segan untuk bergabung dengan kelompok yang sedang berlatih menghadapi lomba lari marathon, komunitas latihan lari, atau bahkan membuat grup sendiri. Mitra latihan bisa menemani Anda berlatih, mendorong kemampuan Anda lebih maksimal, dan memotivasi saat Anda kehilangan semangat. Anda juga bisa memanfaatkan lomba lari half-marathon sebagai sesi long run dan menambahkan beberapa kilometer lagi sebelum lomba dimulai. Atmosfer perlombaan dan penonton yang berkerumun bisa memberikan dorongan yang luar biasa, suatu hal yang tidak Anda dapatkan di sesi latihan. Ini bisa menjadi cara yang efektif untuk menguji strategi yang akan diterapkan saat lomba lari marathon sekaligus belajar mengatur kecepatan ayunan kaki yang bijaksana. Jika tidak ada satupun pilihan ini, gunakan akuntabilitas sebagai motivator. Beritahu seorang teman, sebarkan di jaringan sosial Anda, dan pastikan Anda bertanggung jawab dengan tujuan sesi long run Anda. Fase puncak latihan lari marathon adalah waktu terbaik untuk berkenalan dengan medan lomba, mengombinasikannya agar tidak membosankan, dan cari cara yang kreatif untuk tetap terinspirasi.

Hey, like this? Why not share it with a buddy?

Related Posts