6 Manfaat Lari untuk Kesehatan Anda

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

ANDA MUNGKIN PERNAH mendengar jika olahraga adalah obat penyembuh. Itu bukan hanya sekadar pernyataan, tapi merupakan kebenaran. Ada banyak bukti ilmiah yang membuktikan jika olahraga secara teratur (150 menit tiap minggu, sekitar 30 menit, lima kali tiap minggu) dan khususnya lari memiliki manfaat kesehatan yang jauh di atas berbagai obat yang diresepkan dokter. Sejumlah penelitian menunjukkan, lari bisa mencegah obesitas, diabetes tipe 2, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, stroke, sejumlah kanker, dan berbagai gangguan kesehatan lainnya. Para ilmuwan juga menyebutkan, lari membantu meningkatkan kualitas emosional, kehidupan mental, dan bahkan memperpanjang usia Anda. Berikut informasinya:
#1 Membuat Anda Makin Bahagia
Jika selama ini Anda rutin berolahraga, Anda pasti sudah menemukannya: Tak peduli baik atau buruk suasana hati Anda di berbagai suasana, aktivitas fisik membuat Anda merasa lebih baik. Dan perasaan ini berada di atas sekadar runners high peningkatan hormon yang membangun suasana hati yang baik atau dikenal dengan endocannabinoid. Dalam sebuah studi yang dipublikasikan di Medicine and Science in Sports and Exercise, para peneliti menemukan, meski hanya satu sesi latihan jalan kaki atau beraktivitas di treadmill selama 30 menit bisa membangun suasana hati seseorang dengan cepat.Studi menunjukkan, bahkan di hari-hari ketika Anda harus memaksa diri keluar dari ruangan atau rumah, olahraga tetap melindungi Anda dari kegelisahan dan depresi. Olahraga berintensitas sedang membantu orang untuk mengendalikan kegelisahan dan stres, bahkan setelah latihannya berakhir. Sebuah studi pada 2012 di Journal of Adolescent Health membuktikan, berlari 30 menit di hari kerja selama tiga minggu bisa meningkatkan kualitas tidur, membangun suasana hati, dan mendongkrak konsentrasi. Pernah mendengar seseorang menyebut lari sebagai obat yang memberikan rasa ketagihan? Sebuah studi pada 2007 di Physiological & Behavior menunjukkan jika lari menyebabkan neurochemical beradaptasi di otak seperti yang dilakukan narkoba.
#2 Meningkatkan Kebugaran
Anda tahu jika olahraga membantu membakar kalori. Bonus yang Anda peroleh ketika melakukan aktivitas fisik, pembakaran kalori terus berlangsung meski Anda telah berhenti. Sejumlah penelitian menunjukkan, olahraga secara rutin meningkatkan pembakaran kalori setelah Anda tuntas berlatih. Dan Anda tidak perlu melakukan aktivitas fisik dengan intensitas tinggi untuk mendapatkan manfaat ini. Ini bisa terjadi jika Anda berolahraga dengan intensitas sekitar 70 persen VO2 max.
#3 Memperkuat Lutut (dan persendian serta tulang)
Telah lama diketahui jika lari meningkatkan massa tulang, dan bahkan membantu pengurangan massa tulang. Tantangannya, Anda memiliki keluarga, teman, dan orang lain yang mengatakan pada Anda jika lari merusak lutut. Penelitian membuktikan sebaliknya. Studi menunjukkan, lari meningkatkan kesehatan lutut, merujuk peneliti Boston University David Felson dalam sebuah wawancara dengan National Public Radio. Kita mengetahui sejak lama dari studi jangka panjang jika lari tidak menyebabkan kerusakan pada lutut, ujar Felson. Ketika kami melihat pada orang dengan arthritis pada lutut, kami tidak melihat banyak sejarah berlari. Dan ketika kami melihat para pelari dan mengikuti mereka, kami tidak menemukan mereka mengembangkan risiko osteoarthritis lebih parah dari yang diperkirakan.
#4 Memelihara Kemampuan Memori
Khawatir soal menurunnya kapasitas memori saat usia makin menua? Berolahraga secara rutin membantu Anda memelihara kemampuan memori. Sebuah studi yang dipublikasikan pada Desember 2012 di Psychonomic Bulletin & Review menyimpulkan bukti yang susah dibantah aktivitas fisik yang rutin membantu mengalahkan penurunan mental akibat pertambahan umur,seperti pengalihan tugas, perhatian selektif, dan kinerja memori.Secara konsisten, sejumlah penelitian juga menemukan, orang lanjut usia yang bugar mendapatkan skor lebih baik di tes mental ketimbang mereka yang tidak bugar. Bahkan dalam pasien stroke, olahraga secara teratur meningkatkan memori, kemampuan berbhasa, berpikir, dan memberikan penilaian hingga nyaris 50 persen. Tim peneliti menemukan peningkatan signifikan dalam hal perhatian, konsentrasi, perencanaan, dan pengorganisasian.
#5 Mengurangi Risiko Kanker
Lari mungkin tidak menyembuhkan kanker, tetapi terdapat banyak bukti jika aktivitas fisik ini membantu mencegahnya. Review luas terhadap 170 penelitian epidemilogis di Journal of Nutrition menunjukkan, aktivitas fisik yang rutin memiliki keterkaitan dengan penurunan risiko beberapa jenis kanker. Jika Anda sudah mengidap kanker, berlari bisa meningkatkan kualitas hidup Anda saat sedang menjalani perawatan kemoterapi.
#6 Menambah Usia Anda
Meski Anda melakukan aktivitas fisik yang tidak begitu lama (katakanlah 30 menit, lima kali tiap minggu), Anda akan hidup lebih lama. Sebuah penelitian besar di jurnal PLOS Medicine menunjukkan, ketika tipe orang yang berbeda-beda mulai berolahraga secara rutin, mereka hidup lebih lama. Perokok menambah usia hidupnya 4,1 tahun, sementara mereka yang tidak merokok menambah usia hidupnya tiga tahun. Meski Anda masih merokok, Anda masih menambah usia hidup 2,6 tahun. Survivor kanker memperpanjang usianya hingga 5,3 tahun. Sementara mereka yang mengidap penyakit jantung menambah usia hidupnya 4,3 tahun.

More to explorer

Tips tidur sehat

Tips tidur sehat

Ketika lelah, kita sering meraih makanan yang tidak sehat dan berlemak? Sejumlah peneliti tidur, termasuk yang di Pusat Penelitian Nutrisi Obesitas New

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *