Coba 5 Trik Ini Saat Anda Kesulitan B.A.B

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

ANDA TIDAK SENDIRI. Kesulitan buang air besar (B.A.B.) adalah problem pencernaan yang umum terjadi. Namun untuk tiap individu, problemnya mungkin berbeda. Seseorang mungkin hanya melakukan B.A.B kurang dari tiga kali tiap minggu, ujar Satish Rao, M.D., direktur Digestive Health Center di Augusta University. Orang lain mungkin B.A.B. tiga kali sehari, tetapi kesulitan mengeluarkan kotoran atau feses dari tubuhnya.Kesulitan B.A.B. membuat Anda merasa perut kembung, tidak nyaman, dan sebagainya. Dan ini bisa memicu risiko kondisi seperti hemorrhoid. Meningkatkan konsumsi serat, menenggak cairan lebih banyak, dan memanfaatkan probiotik bisa membantu Anda dalam jangka panjang, ujar Dr. Rao. Tetapi jika Anda butuh penanganan instan terhadap problem kesulitan B.A.B., coba lima trik berikut ini.
#1 Minum Sesuatu yang Hangat
Minuman yang hangat bisa merangsang sistem pencernaan. Minuman jenis ini akan mulai sesuatu yang disebut peristalsis, proses yang menyebabkan otot-otot usus mendorong kotoran menuju dubur, ujar Dr. Rao. Minuman hangat apapun termasuk air hangat akan memicu sejenis kontraksi di lambung. Tetapi jika Anda ingin pemicu yang memiliki dampak besar, tenggak kopi hangat.
Dalam penelitiannya, Dr. Rao menemukan, kopi yang mengandung kafein menyebabkan kontraksi di lambung 60 persen lebih kuat ketimbang air hangat, dan 23 persen lebih intensif ketimbang kopi tanpa kafein. Komponen di dalam kopi sepertinya memicu produksi hormon tertentu di dalam tubuh yang membantu Anda B.A.B., ujar Dr. Rao.
Selain itu, menyesap kopi juga memberikan manfaat secara mental: Sebuah studi menemukan, hampir sepertiga orang menyatakan keinginan B.A.B. dalam 20 menit setelah menenggak kopi. Coba konsumsi kopi 30 menit sebelum masuk kamar mandi. Cara ini akan memberinya kesempatan untuk bekerja, ujar Dr. Rao. Untuk sejumlah orang, dampaknya bisa berlangsung lebih cepat.
Padukan minuman Anda dengan hidangan sarapan kaya serat, tambah ilmuwan makanan Joy Dubost, Ph.D., R.D. Sementara minuman hangat memicu sistem pencernaan, serat yang Anda konsumsi bisa membantu mendorong kotoran keluar dari tubuh Anda secara efektif.
#2 Ambil Posisi Jongkok
Apa bentuk kloset di rumah Anda? Model duduk atau jongkok? Tipe kloset duduk akan membuat tubuh Anda dalam posisi membungkuk. Posisi ini mempersulit Anda B.A.B., terutama bagi para pria, ujar Dr. Rao.
Ini terjadi karena ketika Anda duduk, otot puborectalisyang membantu Anda memelihara kesinambungan dengan menciptakan kerutan di antara kolon dan dubur hanya rileks sebagian. Tetapi ketika Anda berjongkok, otot-otot tersebut akan berada dalam kondisi rileks sepenuhnya. Ini akan membuat jarak ke dubur menjadi lebih pendek, yang memungkinkan pengeluaran kotoran menjadi lebih maksimal.
Jika model kloset di rumah Anda adalah tipe duduk, bukan berarti Anda harus berjongkok di atasnya, kecuali Anda ingin membuat kekacauan atau meningkatkan risiko cedera engkel. Pertimbangkan untuk membeli Squatty Potty, perangkat khusus yang membantu Anda mengambil posisi jongkok di kloset tipe duduk. Peralatan ini akan menempatkan lutut lebih tinggi dari pinggul, yang menyerupai posisi jongkok. Ini akan membantu Anda B.A.B. dengan nyaman. Atau Anda bisa mengubah bentuk kloset di rumah Anda.
Tetapi ingat, jika B.A.B. dalam posisi jongkok, jangan terlalu lama melakukannya. Makin lama Anda berjongkok, kontraksi di pencernaan makin menghilang, ujar Dr. Rao. Biasanya, ini akan membuat sejumlah orang memaksakan diri untuk mendorong kotoran keluar dari dubur, suatu hal yang bisa memicu terjadinya hemorrhoid.
#3 Bangun Lebih Dini
Saat Anda tidur, Anda mungkin cenderung untuk menunda waktu terjaga. Padahal pagi hari adalah waktu terbaik untuk B.A.B., ujar Dr. Rao. Mengapa? Karena kolon atau usus terbangun dengan tiba-tiba. Ini akan memulai kontraksi dengan segera, yang memberikan sinyal saatnya B.A.B. Jika Anda mengabaikannya dengan tidur lagi atau langsung bergegas mengerjakan tugas, Anda berisiko mematikan sinyal tersebut.
Tubuh Anda memiliki ritual dan program tertentu, ujar Dr. Rao. Jika Anda mengizinkan tubuh melakukan tugasnya, itu yang akan terjadi. Jika Anda mengabaikan sinyal tersebut, pertanda itu akan menghilang dan tidak akan kembali lagi.Hasilnya, Anda merasa tidak ingin B.A.B., dan ini bisa menyebabkan perut kembung dan ketidaknyamanan. Atau yang lebih buruk. Anda mungkin akan mencoba memaksanya dan mulai merasakan ketegangan.
Jadi… jika Anda tahu harus B.A.B. sebelum meninggalkan rumah, katakan akan mengikuti lomba lari atau berpetualang di alam bebas, pastikan bangun tidur lebih dini ketimbang biasanya sehingga Anda memiliki waktu rileks, ujar Dr. Rao. Dengan cara ini, ketika waktu B.A.B. tiba, Anda bisa menghadapi dan menanganinya sebelum sinyal ini menghilang.
#4 Bayangkan Melakukan B.A.B. dengan Lancar
Trik ini mungkin kelihatan aneh. Tetapi terus terang, ada sejumlah manfaat dengan membayangkan Anda B.A.B. dengan lancar. Faktanya, Dr. Rao kerap menggunakan atau menyarankan teknik visualisasi ini pada para pasiennya. Ini karena pikiran atau tubuh Anda bisa digunakan untuk merilekskan dasar pelvic, yang sering dalam kondisi sangat tegang pada orang yang mengalami problem B.A.B.
Dasar pelvic yang tegang menahan organ pelvic seperti usus dan kantung kemih di tempatnya. Imajinasikan area di tubuh Anda sebagai bendungan yang menahan air, ujar Dr. Rao. Jika Anda membuka kunci bendungan tersebut, Anda akan mengalirkan apa yang ingin Anda buang.
Pertimbangkan untuk meluangkan waktu yang sama tiap hari untuk melatih hal ini. Idealnya di pagi hari, ketika Anda sudah menenggak kopi, sehingga Anda bisa membangun kebiasaan B.A.B. dengan lancar. Duduk di kloset, ambil napas dalam-dalam, dan imajinasikan pelepasan kotoran dari tubuh Anda dengan nyaman. Sensasi fisik pelepasan ini bisa membantu merilekskan dasar pelvic. Ingat, jangan duduk atau jongkok terlalu lama di kloset. Awalnya lakukan sekitar dua menit. Tetapi jika memungkinkan, lakukan beberapa sesi. Dengan visualisasi yang memadai, Anda bisa mengkalibrasi otot untuk membuka apa yang Anda pilih. Anda memiliki kekuatan di atas apa yang Anda pikirkan, ujar Dr. Rao.
#5 Pijat Perineum Anda
Jika permainan pikiran tidak membantu, mungkin Anda butuh pendekatan yang berbeda. Dan ini membutuhkan jasa tangan Anda. Teknik ini melibatkan pijatan pada perineum area yang berada dari anus hingga buah zakar (pada pria).
Dalam sebuah studi di UCLA terhadap 100 orang yang mengalami kesulitan B.A.B., mereka yang menggunakan teknik ini dilaporkan meningkat fungsi ususnya dan merasa lebih nyaman ketimbang mereka yang tidak mengaplikasikan teknik ini. Para peneliti meyakini, melakukan pijatan pada perineum mungkin membantu memecah kotoran yang mengeras dan merilekskan saluran anus, yang membuat B.A.B. berlangsung lebih mudah.
Ini cara melakukannya: Gunakan jari telunjuk dan jari tengah, tekan perineum dari depan menuju ke belakang secara berulang-ulang. Tepat sebelum B.A.B., jari-jari Anda akan merasakan kotoran yang ada menekan area anus Anda.

More to explorer

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *