Kolin: Nutrisi esensial yang kaya manfaat

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

NUTRISI KOLIN BAGI TUBUH. Kolin adalah jenis nutrisi yang baru ditemukan. Sebelum populer seperti saat ini, ia hanya diakui oleh Institute of Medicine pada tahun 1998. Secara medis, tubuh mampu menghasilkan beberapa Kolin. Namun, hal itu tidak akan cukup ketika GOFITers sedang melakukan program penurunan berat badan.
Di sisi lain, banyak orang seringkali tidak memenuhi asupan yang disarankan untuk nutrisi ini. Berikut akan dijelaskan beberapa hal soal choline, termasuk apa itu dan mengapa GOFITers membutuhkannya.

Apa itu Kolin?

Kolin adalah nutrisi penting. Artinya, nutrisi ini diperlukan untuk fungsi tubuh normal dan kesehatan manusia. Meskipun organ hati dapat memproduksi kolin sejumlah kecil, namun GOFIters membutuhkan kolin dalam jumlah banyak ketika menjalankan program diet.
Kolin merupakan senyawa organik yang larut dalam air. Ini bukan vitamin atau mineral. Namun, sering dikelompokkan dengan vitamin B kompleks karena kesamaannya. Padahal, nutrisi ini memengaruhi sejumlah fungsi tubuh vital.
Manfaat kolin akan sangat penting pada fungsi hati, perkembangan otak yang sehat, pergerakan otot, sistem saraf dan metabolisme tubuh. Karena itu, jumlah yang memadai diperlukan untuk kesehatan yang optimal.

Bermanfaat bagi sebagian besar fungsi tubuh

Kolin berperan penting dalam banyak proses dalam tubuh, termasuk:

  • Struktur sel: membuat lemak yang mendukung integritas struktural membran sel.
  • Pesan sel: terlibat dalam produksi senyawa yang bertindak sebagai pembawa pesan sel.
  • Pengangkutan lemak dan metabolisme: Sangat penting untuk membuat zat penghilang kolesterol dari hati. Kolin yang tidak adekuat dapat menyebabkan penumpukan lemak dan kolesterol di hati.
  • Sintesis DNA: Kolin dan vitamin lain, seperti B12 dan folat, membantu proses yang penting untuk sintesis DNA.
  • Sistem saraf yang sehat: Nutrisi ini diperlukan untuk membuat asetilkolin, neurotransmitter penting. Ini terlibat dalam ingatan, gerakan otot, mengatur detak jantung dan fungsi dasar lainnya.

Berapa banyak yang dibutuhkan?

Karena kurangnya bukti yang tersedia, Reference Daily Intake (RDI) untuk kolin belum ditentukan. Meski begitu, Institute of Medicine telah menetapkan nilai untuk asupan yang memadai.
Nilai ini dimaksudkan mencukupi bagi kebanyakan orang sehat, membantu menghindari konsekuensi negatif dari kekurangan, seperti kerusakan hati.
Namun akan ada perbedaan bagi tiap orang, tergantung susunan genetik dan jenis kelamin. Selain itu, penentuan asupan kolin terbilang sulit diperkirakan karena kandungannya di tiap makan seringkali belum diketahui.
Berikut adalah nilai AI kolin yang direkomendasikan untuk kelompok umur yang berbeda:

  • 0–6 bulan: 125 mg per hari
  • 7–12 bulan: 150 mg per hari
  • 1-3 tahun: 200 mg per hari
  • 4–8 tahun: 250 mg per hari
  • 9-13 tahun: 375 mg per hari
  • 14–19 tahun: 400 mg per hari untuk wanita dan 550 mg per hari untuk pria
  • Wanita dewasa: 425 mg per hari
  • Pria dewasa: 550 mg per hari
  • Wanita menyusui: 550 mg per hari
  • Wanita hamil: 450 mg per hari

Penting untuk dicatat bahwa kebutuhan kolin tergantung pada individu. Banyak orang merasa baik-baik saja dengan sedikit kolin, sementara yang lain membutuhkan lebih banyak. Pada penelitian pada 26 pria, enam mengembangkan gejala defisiensi kolin bahkan ketika mengkonsumsinya.

Kekurangan seringkali tidak sehat, tetapi

Kekurangan kolin dapat menyebabkandampak negatif pada tubuh, terutama bagi hati. Satu penelitian kecil di 57 orang dewasa menemukan bahwa 77% pria, 80% wanita pascamenopause dan 44% wanita premenopause mengalami kerusakan hati dan/atau otot setelah menjalani diet yang mengakibatkan kekurangan kolin.
Studi lain mencatat bahwa ketika wanita pascamenopause mengalami kekurangan kolin, 73% mengakibatkan kerusakan hati atau otot. Namun, gejala-gejala ini hilang begitu mereka mulai mendapatkan cukup kolin.
Kolin sangat penting selama kehamilan, karena asupan rendah dapat meningkatkan risiko cacat tabung saraf pada bayi yang belum lahir. Satu studi menemukan bahwa asupan makanan yang lebih tinggi di sekitar waktu pembuahan dikaitkan dengan risiko lebih rendah dari cacat tabung.
Selain itu, asupan kolin yang rendah dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan lainnya. Ini termasuk preeklampsia, kelahiran prematur dan berat lahir rendan. Meski begitu, meski kebanyakan orang tidak mengonsumsi kolin dalam jumlah yang minim, tanda-tanda potensi kekurangan hati tidak ditemukan.

More to explorer

6 Cara Taklukkan Tanjakan

SETIAP KAYUHAN PEDAL yang Anda lakukan ketika mengendarai sepeda di tanjakan memiliki satu elemen dasar: Kerja keras. Tetapi ada hal lain yang

Apakah stevia aman dikonsumsi?

Apakah stevia aman dikonsumsi?

APAKAH STEVIA AMAN DIKONSUMSI. Stevia adalah nama popular dari bahan makanan dari tanaman Stevia rebaudiana. Daun Stevia rebaudiana banyak digunakan oleh masyarakat

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *