Strategi Bebas Ancaman Cedera Saat Berlatih Lari Marathon

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

SANGAT MUNGKIN menuntaskan lari marathon 42,195 kilometer, meski Anda pernah mengalami cedera. Namun Anda harus melakukan latihan kekuatan dancross-training, serta berlari sesedikit mungkin untuk mendapatkan hasil terbaik. Memang cukup sulit membangun kemampuan berlari (marathon) tanpa mendapatkan cedera. Tetapi ini bisa Anda lakukan, ujar Neal Henderson, C.S.C.S., direktur ilmu olahraga di Boulder Center for Sport Medicine. Dan berikut ini strategi yang bisa Anda lakukan untuk menghindari cedera saat melatih kemampuan tubuh untuk mengikuti lomba lari marathon.
#1 TAMBAH WAKTU LATIHAN
Perpanjang program latihan 16 minggu menjadi 20 minggu. Tambahkan waktu untuk memperkokoh fondasi dasar kemampuan fisik Anda, dan bangun tambahan jarak tempuh selama dua minggu ketimbang tiga minggu sebelum menurunkannya selama seminggu.
#2 BERLARI LEBIH SEDIKIT
Lakukan latihan lari tiga kali dalam seminggu. Menggunakan metode tempo, lari jarak jauh, dan mengayunkan kaki di kecepatan marathon akan meningkatkan kondisi fisik tubuh Anda dan memaksimalkan proses pemulihan.
#3 KOMBINASIKAN OLAHRAGA LAIN
Henderson merekomendasikan bersepeda atau melakukanelliptical cross-training. Latihan berdurasi lama di kedua hal ini akan meningkatkan volume latihan aerobik dengan dampak stres yang minimal pada tubuh Anda, ujar Henderson.
#4 KURANGI JARAK LARI
Tiap tiga minggu, kurangi jarak berlari hingga 50 persen. Sebagian besar pelari tidak menurunkan jarak berlarinya dengan memadai, kata Henderson.

More to explorer

Latihan kebugaran di jam kerja

Latihan kebugaran di jam kerja

KEBUGARAN DI KANTOR. Selama seminggu, sebuah penelitian menguji 12 latihan untuk melihat mana yang bisa dipraktikkan di ruang kerja dan saat pekerjaan

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *