A-Z Tentang Nutrisi Pasca Latihan

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

NUTRISI PASCA LATIHAN. Apa itu nutrisi pasca-latihan? Nutrisi pasca-latihan merupakan topik yang cukup menarik dimana pembahasan fokus pada:

  • Kebutuhan nutrisi pada tubuh, berbeda dari waktu ke waktu. Salah satunya tergantung aktivitas.
  • Jenis makanan yang dikonsumsi sebelum, selama, dan setelah latihan.

Kebiasaan mengonsumsi nutrisi tertentu setelah latihan akan meningkatkan komposisi tubuh, kinerja, dan pemulihan pasca-latihan.

Studi nutrisi pasca latihan

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa penting bagi setiap olahragawan untuk mengetahui komposisi karbohidrat dalam minuman hingga kombinasi asam amino yang tepat pasca latihan. Tujuan pemenuhan nutrisi pasca latihan setidaknya untuk:

  • Mengisi kembali cadangan energi mereka
  • Meningkatkan ukuran otot dan / atau kualitas otot
  • Memperbaiki kerusakan yang disebabkan oleh latihan

Yang intinya, upaya-upaya tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan kinerja, memperbaiki penampilan, dan memungkinkan tubuh sembuh dari cedera. Apabila ketiga tujuan tersebut tercapai, maka GOFITers akan merasakan manfaat langsung berupa:

  • Pemulihan tubuh pasca latihan yang lebih baik
  • Nyeri otot yang berkurang
  • Peningkatan pemebntukan otot yang lebih cepat
  • Fungsi kekebalan tubuh meningkat
  • Peningkatan massa tulang
  • Pemanfaatan lemak tubuh yang lebih efektif

Manfaat-manfaat tersebut tersebut akan dirasakan oleh setiap orang tanpa tergantung jenis kelamin atau usia.

Nutrisi apa yang perlu dikonsumsi pasca-latihan?

Bila ditarik benang merahnya, nutrisi pasca-latihan sebenarnya membutuhkan dua hal:

  • Protein untuk sintesis protein
  • Karbohidrat untuk menggantikan glikogen otot (dan meningkatkan peran insulin dalam mengangkut nutrisi ke dalam sel)

Bisa jadi, GOFITers sudah mencoba untuk mengonsumsi makanan yang cukup lengkap dan beragam. Namun, cara tersebut seringkali belum memenuhi syarat ideal. Selain itu, konsumsi makanan yang terlalu lengkap cenderung tidak praktis.
Dinamika lainnya, beberapa orang tidak merasa lapar segera setelah berolahraga. Dilihat dari dalam, pencernaan “bergerak” cukup lambat untuk mencerna makanan pasca berolahraga. Padahal, tubuh butuh nutrisi secepat mungkin untuk pemulihan.
Sebagai solusi, GOFITers bisa mencoba mengonsumsi nutrisi cair yang mengandung karbohidrat yang cepat dicerna (mis., Maltodekstrin, dekstrosa, glukosa, dll.) dan protein (mis., Protein hidrolisat atau isolat).
Kedua jenis nutrisi tersebut akan dicerna oleh sistem pencernaan secara cepat. Selain itu, kandungan nutrisi di dalamnya pun akan diserap lebih lebih cepat oleh tubuh.

Pola konsumsi pasca berolahraga

Apabila GOFITers merpupakan pegiat olahraga yang cukup instens berlatih, maka mulailah dengan mengonsumsi 30 gram karbohidrat dan 15 gram protein (dalam 500 ml air) per jam sewaktu latihan.
Kamu bisa mengonsumsi keduanya selama latihan atau mengkonsumsinya segera setelah itu. Apabila kesulitan menemukan kedua jenis minuman tersebut, kamu bisa membuat minuman pasca-latihan sendiri. Caranya, siapkan minuman pra-formulasi yang mengandung karbohidrat yang cepat dicerna (mis., Maltodekstrin, dekstrosa, glukosa, dll.) Dan protein (mis. Protein hidrolisat atau isolat). Minuman-minuman tersebut bisa ditemukan di minimarket sekitar.
Nah selanjutnya, setelah latihan makan seluruh makanan dalam satu atau dua jam. Namun, ada beberapa ketentuanya, yaitu:

Jika prioritas kamu adalah menghilangkan lemak tubuh, gunakan BCAA sebagai minuman olahraga. Sekitar 5 hingga 15 gram per jam pelatihan (200 pound atau lebih = lebih dekat ke 15 gram, 200 pound atau kurang = lebih dekat dengan 5 gram).

Jika tubuhmu sudah ramping tetapi tetap ingin kehilangan lemak, pilih dosis yang lebih kecil (seperti 1/2 dosis) dari kombinasi protein + karbohidrat, atau pilihlah BCAA.

Kombinasi karbohidrat dan asam amino selama / setelah latihan menciptakan efek stimulasi hormon pertumbuhan dan testosteron pada tubuh. Intinya, apabila kamu hanya minum minuman karbohidrat + protein sambil duduk di sofa (tidak berolahraga), maka hasilnya tidak akan sebaik dan seoptimal ketika kamu berolahraga.

More to explorer

Sempurnakan Postur Berlari Anda

AKSI PELARI-PELARI elit di lomba lari marathon selalu menarik perhatian. Mayoritas berlari dengan anggun dan efisien. Postur dan gerakan tubuh mereka, termasuk

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *