Makanan untuk menjaga kesehatan pencernaan

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

MAKANAN UNTUK PENCERNAAN. Tahukah GOFITers? Kita adalaha yang kita makan sehari-hari. Pencernaan akan emnajdi organ terpenting untuk menerima seluruh makan. Proses pencernaan adalah proses rumit dimana makanan akan “dipecah” sehingga tubuh bisa mendapatkan vitamin, mineral, kalori, lemak, dan protein yang terkandung di dalamnya.

Pencernaan dan rekomendasi makanan harian

Pencernaan adalah proses yang digunakan tubuh untuk memecah makanan menjadi nutrisi. Tubuh menggunakan nutrisi dari makanan sebagai energi, pertumbuhan, dan perbaikan sel. Apabila proses kompilasi pencernaan salah, maka tubuh tidak akan mendapatkan nutrisi berimbang yang baik agar tetap bisa bekerja. Setidaknya, GOFITers rutin mengonsumsi:

  • Susu dan produk susu bebas lemak atau rendah lemak
  • Buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan dan biji-bijian yang tidak tawar, dan biji-bijian
  • Daging tanpa lemak, unggas, makanan laut, kacang-kacangan dan kacang polong, produk kedelai, dan telur

Bila makanan sehat bedampak buruk

Sayangnya, tidak semua orang mendapat manfaat positif dari makanan-makanan tersebut. Misalnya, susu menyebabkan masalah pencernaan. Apabila tubuhmu tidak mampu mentolerir laktosa di dalam susu, beberapa orang akan mengalami gangguan pencernaan pada beberapa orang. Menurut Mayo Clinic, kondisi ini, yang disebut malabsorpsi laktosa, umumnya tidak berbahaya, tetapi Anda mungkin dapat menyebabkan:

  • Kembung
  • Diare
  • Kentut
  • Mual atau muntah
  • Sembelit

Apabila tubuhmu “sensitif” terhadap laktosa, pertimbangkan mengonsumsi beberapa alternatif susu yang tidak mengandung laktosa, misalnya: susu kedelai, susu almond, susu beras, dan susu kelapa. Apabila hal ini tidak berdampak positif bagimu, sebaiknya segera bicarakan dengan dokter keluarga.

Makanan berserat pada pencernaan

Serat adalah bagian terpenting pada makanan. Secara teknis, ia tidak bisa dicerna. Meski begitu, GOFITers tetap harus mengonsumsi makanan berserat. Alasannya? serat akan menyerap air di usus, meringankan buang air besar, dan memberdayakan bakteri usus yang sehat untuk memperlacar pencernaan.
Apakah pola makan GOFITers saat ini sudah memenuhi persyaratan serat sesuai kebutuhan? American Academy of Nutrition and Dietetics merekomendasikan agar wanita mendapatkan 25 gram serat setiap hari dan pria mendapatkan 38 gram. Untuk merealisasikan kebutuhan tersebut, maka kamu perlu mengurangi asupan makanan tinggi lemak dan gula. Di sisi lain, kamu pun perlu meningkatkan konsumsi biji-bijian, kacang-kacangan, sayuran, buah-buahan, dan kacang-kacangan.
Bersamaan dengan rekomendasi itu, konsumsi pula makanan rendah lemak jenuh dan sayuran, buah-buahan, biji-bijian, kacang-kacangan, produk kedelai, kacang-kacangan. Sebagai tambahan, biji-bijian adalah sumber makanan yang sangat baik bagi pencernaan. Pola makan seperti demikian akan membantu menurunkan kadar kolesterol LDL (buruk) dan kontrol gula darah yang optimal.

Ragam makanan tinggi serat

Apabila GOFIters masih bingung memilih makanan yang tinggi serat, berikut ini beberapa rekomendasi:

  • Apel beserta kulitnya
  • Artichoke
  • Kacang panggang
  • Kacang hitam
  • Brokoli
  • Kacang hijau
  • Kacang hijau
  • Kacang-kacangan
  • Kacang lima
  • Pir dengan kulit
  • Raspberi
  • Kacang polong
  • Lobak hijau
  • Spageti gandum utuh

Lebih banyak pilihan, semakin baik bagi nafsu makanmu. Setidaknya, kamu tidak merasa tersiksa ketika mengubah pola makan berlemak dengan makanan berserat tinggi. Makanan berserat akan sangat “nyaman” bagi pencernaan. Selain itu, nutrisi di dalamnya pun akan terserap dengan baik. Sajikan berbagai makanan super tersebut ke dalam piring.
Apabila GOFITers merasa bosan terhadap makanan yang “terlalu hijau” seperti di atas, maka kamu diperbolehkan untuk mengolah makan-makanan tersebut menjadi menu sarapan yang lezat dan menggoda.
Selain mengonsumsi serat, ada baiknya sertakan kebiasaan teratur mengonsumsi air mineral setiap hari. Minum banyak air dapat membantu sistem pencernaa. Air pada sistem pencernaan dapat membantu memecah lemak dan serat larut air. Akibatnya, tubuh mampu mencerna lebih mudah.

More to explorer

Latihan kebugaran di jam kerja

Latihan kebugaran di jam kerja

KEBUGARAN DI KANTOR. Selama seminggu, sebuah penelitian menguji 12 latihan untuk melihat mana yang bisa dipraktikkan di ruang kerja dan saat pekerjaan

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *