5 Otot Penyokong Performa Ayunan Kaki Anda

By:
Posted: March 13, 2019

PELARI YANG CERDAS akan memahami jika latihan kekuatan perlu dilibatkan dalam program latihan yang dijalani untuk meningkatkan performaberlari. Ada banyak yang bisa dilakukan untuk membangun kekuatan otot-otot spesifik yang memegang peran vital saat Anda mengayunkan kaki, mulai dari latihan angkat beban, resistance band, dan lain sebagainya. Dan berikut adalah daftar lima otot spesifik yang memegang peran vital saat Anda berlari.
#1 OTOT PANTAT
Ini adalah kelompok otot utama yang membangun struktur pantat Anda. Gluteus maximus, gluteus medius, dan gluteus minimus memiliki sejumlah peranan untuk memberikan kekuatan, tenaga, dan stabilitas pada pinggul dan pelvic saat melakukan gerakan ke tiga arah (depan-belakang, kanan-kiri, dan berputar). Selain itu, mereka juga memainkan peran besar bagaimana mengatur posisi lutut saat menyangga tubuh ketika berlari. Hal yang biasanya terjadi adalah tidak berfungsinya kelompok otot ini secara maksimal saat mereka sedang sangat dibutuhkan. Hal ini kemudian bisa berdampak pada tegangnya otot hamstring dan menyebabkan tekanan berlebihan pada punggung bawah, cedera lutut, postur pelvic yang kurang sempurna, dan rasa nyeri pada tulang kering. Jadi... jangan pernah lupa untuk melatih otot ini.
#2 OTOT PAHA
Sebagai kelompok otot yang besar, quadricep dibangun dari empat otot yang berbeda. Kombinasi ini membentuk otot paha depan Anda. Banyak pelari yang tidak memiliki keseimbangan antara kekuatan dan ketegangan di otot paha, terutama bagian rectus femoris, yang memainkan peran besar untuk gerakan mengayunkan kaki ke depan. Ketegangan pada otot ini bisa menyebabkan problem postural dan ketidakseimbangan otot. Dan ini bisa berdampak pada lutut, pinggul, pelvic, dan punggung bawah.
#3 OTOT PERUT
Jika ingin membangkitkan tenaga gerak, Anda perlu fondasi yang kuat dan stabil (pinggul dan pelvic) sehingga tenaga yang dikeluakan bisa diarahkan ke tempat yang diinginkan. Tanpa core yang kuat, Anda akan mengalami peningkatakan kompensasi yang tidak diinginkan dari gerakan yang dilakukan yang bisa menimbulkan cedera.
#4 HAMSTRING
Ini adalah kelompok otot yang membangun paha belakang Anda. Hamstring memainkan peran penting dalam berbagai fase ayunan kaki Anda. Namun yang sering terjadi, kelompok otot ini jauh lebih lemah ketimbang otot paha bagian depan. Dan hamstring yang lemah bisa menyebabkan ketidakseimbangan otot pada lutut dan pinggul, yang meningkatkan risiko cedera.
#5 OTOT BETIS
Tak peduli apapun teknik berlari Anda, otot betis selalu bekerja keras saat Anda mengayunkan kaki. Sayangnya, banyak pelari, mungkin juga Anda, yang tidak mengabaikan otot betis saat mempersiapkan diri. Tidak heran jika banyak pelari yang mengalami cedera achilles ketika meningkatkan volume latihannya. Memang butuh waktu untuk membangun kekuatan otot betis. Tetapi Anda bisa melakukannya. Gerakan latihan seperti single-leg calf raise dan jumping rope bisa membantu Anda memperkokohnya.

Hey, like this? Why not share it with a buddy?

Related Posts