Diet keto: Cara mentransformasi tubuh agar lebih sehat dan seimbang

By:
Posted: March 12, 2019

KETO DIET. GOFITers sedang melakukan program penurunan berat badan? Apabila iya, kamu pasti pernah mendengar istilah “Diet ketogenik” atau “Keto”. Program diet ini cukup populer di seluruh dunia. Tidak hanya menurunkan berat badan berlebih, Diet Keto juga ditengarai mampu meningkatkan kesehatan.
Berdasarkan penelitian, program diet rendah karbohidrat dan tinggi lemak ini dapat mengurangi lemak secara cepat serta memperbaiki kondisi kesehatan tertentu, misalnya: diabetes tipe 2 dan penurunan kemampuan kognitif.
Meski begitu, menjalani Diet Kato tentu ada aturannya. Berikut ini penjelasan menganai apa yang harus dimakan dan dihindari saat menjalani diet keto:

Diet permulaan


Diet keto merupakan program penurunan berat badan dengan rendah karbohidrat, tinggi lemak, dan protein sedang. Saat menjalaninya, konsumsi karbohidrat akan dikurangi hingga di bawah 50 gram per hari. Sabai gantinya, lemak akan menjadi pengganti kebutuhan karbohidrat tersebut hingga 75% dari total asupan kalori harian.
Selain itu, konsumsi protein dibatasi hanya 20% dari kebutuhan energi harian. Sedangkan, karbohidrat dibatasi hingga 5%. Metode pengurangan karbohidrat ini memaksa tubuh mengandalkan lemak sebagai sumber energi utama, bukannya glukosa. Proses ini dikenal sebagai ketosis.
Lalu, bagaiamana peran glukosa digantikan oleh lemak?
Karena konsumsi glukosa sangat kurang, maka tubuh akan menggunakan keton - molekul yang diproduksi di hati dari lemak sebagai pengganti bahan bakar alternatif (glukosa). Di sisi lain, lemak sendiri menjadi musuh bebuyutan para pegiat olahraga. Alasannya, lemak memiliki kandungan kalori yang tinggi.
Diet keto secara signifikan lebih efektif untuk menurunkan berat badan daripada diet rendah lemak lainnya. Selain itu, diet keto mengurangi rasa lapar dan mempertahankan rasa kenyang. Metode seperti ini tentu sangat mendukung target penurunan badan GOFITers kan?

Perencanaan diet


Hasil yang luar dari metode diet keto tidaklah sulit untuk dilakukan. GOFITers hanya perlu fokus untuk mengurangi karbohidrat sembari meningkatkan asupan lemak dan protein dari setiap makanan harian. Bisa berupa makanan berat atau camilan.
Supaya tubuh bisa mengaktifkan ketosis, karbohidrat harus dibatasi. Umumnya, seseorang mampu mencapai ketosis dengan makan kurang dari 20 gram karbohidrat per hari. Sedangkan pada kasus khusus lainnya, asupan karbohidrat butuh lebih banyak lagi.
Prinsips dasarnya:
“Semakin rendah asupan karbohidrat, semakin mudah untuk mencapai dan tetap dalam ketosis”.
Sebab itulah, kamu tetap perlu mengonsumsi makanan ketosis dan dan menghindari makanan yang kaya karbohidrat.

Menu makanan diet keto


Program diet keto sangat tergantung dengan camilan sebagai “bahan bakar” tubuh. Mengingat, makanan pokok kita memiliki kandungan karbohidrat yang cukup tinggi. Beberapa makanan yang ramah dengan diet keto di antaranya:

  • Telur: Telur utuh organik.

  • Unggas: Ayam dan kalkun.

  • Ikan berlemak: salmon, herring dan mackerel.

  • Daging: Daging sapi yang diberi makan rumput, daging rusa, daging babi, daging organ dan bison.

  • Susu penuh lemak: Yogurt, mentega, dan krim.

  • Keju penuh lemak: Cheddar, mozzarella, brie, keju kambing, dan keju krim.

  • Kacang-kacangan dan biji-bijian: Kacang Macadamia, almond, kenari, biji labu, kacang dan biji rami.

  • Selai kacang: mentega kacang, almond, dan mente organik.

  • Lemak sehat: minyak kelapa, minyak zaitun, minyak alpukat, mentega kelapa dan minyak wijen.

  • Alpukat: Alpukat utuh dapat ditambahkan ke hampir semua makanan atau makanan ringan.

  • Sayuran non-tepung: Sayuran, brokoli, tomat, jamur dan paprika.

  • Bumbu: Garam, lada, cuka, jus lemon, rempah segar dan rempah-rempah.


Itu tadi sedikit paparan mengenai diet keto. Apabila GOFITers ingin menerapkan diet keto ke dalam rutinitas, pastikan konsultasi ke dokter keluarga terlebih dulu.

Hey, like this? Why not share it with a buddy?

Related Posts