5 Kesalahan yang Anda Lakukan Ketika Berlatih Angkat Beban

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

RUTINITAS LATIHAN angkat beban yang Anda lakukan saat ini patut diacungi jempol. Namun ada beberapa hal yang perlu Anda lakukan agar rutinitas tersebut memberikan hasil maksimal. Di antaranya adalah mengidentifikasi hal-hal yang bisa menyabotase target latihan Anda seperti lima poin yang ada berikut ini.
#1 TIDAK MENYEMPURNAKAN GERAKAN
Kesalahan umum yang terjadi di area angkat beban yang ada di gym? Seseorang sedang memporak-porandakan kesempurnaan gerakannya karena rasa ego. Jika Anda mengangkat beban yang sangat berat untuk mencoba terlihat keren, biasanya berakhir dengan penerapan gerakan maupun teknik yang kurang sempurna. Selain mengurangi dampak latihan, hal ini juga meningkatkan risiko cedera.
Solusi: Pilih beban yang repetisinya bisa Anda tuntaskan dengan gerakan dan teknik yang sempurna. Tidak perlu khawatir, meskipun beban tersebut cukup ringan, masih memungkinkan Anda memberikan tekanan pada otot yang menjadi target yang membuat mereka bekerja keras melalui rangkaian gerakan yang penuh.
#2 MENINGGALKAN FASE PENDINGINAN
Mengabaikan pendinginan setelah melakukan latihan justru mengurangi hasil latihan yang Anda capai. Anda akan merasa mual karena detak jantung menurun terlalu cepat.
Solusi: Mungkin lebih mudah ketimbang yang Anda pikirkan. Berjalan santai di gym selama delapan menit adalah cara cerdas memperlambat sirkulasi dan mempersiapkan otot-otot tubuh untuk sesi selanjutnya.
#3 MENGABAIKAN NUTRISI
Jika menyangkut otot, Anda mendapatkan dari apa yang Anda masukkan ke dalam tubuh. Tidak ada perkecualian. Jika Anda tidak mengonsumsi cukup kalori dan nutrisi yang tepat, serat otot Anda tidak akan memulihkan diri. Ini akan membuat tubuh Anda terasa nyeri di sesi latihan berikutnya, bahkan bisa menyebabkan cedera seperti otot yang robek.
Solusi: Rancangan nutrisi Anda harus sesuai dengan target latihan Anda. Tetapi jika Anda ingin membangun tubuh berotot padat, konsumsi protein, karbohidrat, dan lemak dengan rasio 2:3:1.
#4 WAKTU TIDUR KURANG
Waktu tidur yang memadai adalah salah satu bagian terpenting dari proses pemulihan otot. Penelitian menemukan, sekitar 53 persen pasien nyeri kronis berujung pada insomnia.
Solusi: Meskipun kuantitas tidur Anda (waktu lama tidur) adalah faktor yang penting, kualitas tidur juga sangat penting. Dan bagaimana Anda membuat tidur Anda makin ekonomis? Pergi tidur di waktu yang sama secara rutin.
5 MEREMEHKAN RASA NYERI
Anda bisa mengikuti program latihan, pola makan, dan rancangan tidur yang tepat. Tetapi tidak jarang, cedera yang datang tiba-tiba tidak bisa ditolak.
Solusi: Jika rasa nyeri menyerang, Anda mungkin butuh bantuan bantuan yang bisa melepaskan ketidaknyamanan akibat rasa nyeri selama delapan waktu tidur Anda. Anda bisa menggunakan obat-obatan pereda nyeri yang mengandung ibuprofen. Tetapi jika masalah tidak kunjung reda, segera periksakan cedera Anda ke dokter.

More to explorer

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *