Perbandingan Anda vs Pembalap Sepeda Profesional di Tour de France

By:
Posted: February 21, 2019

APAKAH ANDA PERNAH merasa penasaran dan kemudian membandingkan kemampuan bersepeda Anda dengan pembalap sepeda profesional yang tampil di Tour de France? Sekarang Anda mulai bisa mengukurnya. Ada sejumlah metrik, yang beberapa di antaranya menyenangkan, untuk melihat sejauh mana persaingan Anda dengan para pembalap sepeda profesional.
#1 Kecepatan Rata-Rata Time Trial
Kemampuan seorang pembalap sepeda profesional untuk mengerahkan lebih banyak tenaga dalam waktu yang lebih lama berarti, seorang diri, dia akan menyelesaikan team time trial sejauh 36 kilometer di Etape 4 dengan waktu 22 menit lebih cepat ketimbang pesepeda rekreasional seperti Anda.
Pesepeda Rekreasional: 30,5-32 km/jam
Pembalap Sepeda Profesional: 46,5-50 km/jam
#2 Kecepatan Rata-Rata di Lintasan Datar
Meski di lintasan datar, kecepatan rata-rata pembalap sepeda profesional harus tetap tinggi agar mereka tetap memiliki daya saing di lomba. Faktanya, kecepatan pembalap sepeda profesional biasanya hampir dua kali lipat pesepeda rekreasional.
Pesepeda Rekreasional: 27,5-29 km/jam
Pembalap Sepeda Profesional: 40-45 km/jam
#3 Kecepatan Sprint Maksimal
Pembalap sepeda profesional mengerahkan tenaga yang luar biasa besar ketika melakukan sprint di lima detik terakhir lintasan lomba. Pembalap sepeda seperti Marcel Kittel bisa mengerahkan tenaga sebesar 1.500 watt saat melakukannya.
Pesepeda Rekreasional: 600-800 watt
Pembalap Sepeda Profesional: 1.200-1.400
#4 Kecepatan Rata-Rata di Lintasan Cobblestone
Ada etabe di Tour de France yang menawarkan lintasan cobblestones di sejumlah sektor sektor. Pembalap sepeda seperti Peter Sagan dan Greg Van Avermaet mendongkrak prestasi mereka di lintasan yang sulit ini. Di sektor yang berat seperti at Camphin en Pvle, kecepatan mereka bisa mencapai 35,5-39 kilimeter per jam.
Pesepeda Rekreasional: 22,5-26 km/jam
Pembalap Sepeda Profesional: 35,5-39 km/jam
#5 Jumlah Sandwich yang Dikonsumsi
Soigneurs (asisten tim yang memiliki tugas untuk melakukan berbagai hal) membuat makan siang atau cemilan bagi seluruh orang yang berada di tim. Dengan sekitar 12-15 staf yang memberikan dukungan terhadap sebuah tim di Tour de France yang terdiri dari sembilan pembalap, banyak roti yang harus disiapkan.
Pesepeda Rekreasional: 1-2 sandwich
Pembalap Sepeda Profesional: bisa sampai 30 sandwich
#5 Jumlah Minuman yang Dikonsumsi
Tergantung kondisi cuaca dan lintasan, Anda mungkin butuh 1-2 botol air minum untuk tiap riding yang Anda lakukan. Soigneur di sebuah tim di Tour de France mungkin harus menyiapkan 40-120 botol air minum untuk tim di tiap etape, yang artinya tiap pembalap sepeda harus mengonsumsi belasan botol air minum.
Pesepeda Rekreasional: 1-2 botol air minum
Pembalap Sepeda Profesional: 4-13 botol air minum
#6 Waktu yang Dibutuhkan untuk Mendaki Alpe dHuez
Pembalap sepeda profesional mungkin harus mengerahkan tenaga sebanyak rata-rata 350-375 watt di final climb Etape 12. Pesepeda rekreasional mungkin mengerahkan tenaga 175-200 watt. Artinya, pembalap sepeda profesional melaju lebih cepat hampir dua kali lipat ketimbang pesepeda rekreasional.
Pesepeda Rekreasional: 75 menit
Pembalap Sepeda Profesional: 40 menit
#7 Jumlah Sepeda yang Dibutuhkan
Tergantung pada pembalap sepeda profesional dan pabrikan sepeda yang menjadi sponsor timnya, sebagian besar pembalap sepeda profesional akan datang ke Tour de France dengan sebuah aero road bike untuk lintasan datar, sebuah climbing bike untuk lintasan di pegunungan, sebuah sepeda yang dirancang khusus untuk lintasan cobblestones, dan sebuah time-trial bike belum termasuk suku cadangnya.
Pesepeda Rekreasional: 1-2 sepeda
Pembalap Sepeda Profesional: 4-5 sepeda
#8 Rambut di Kaki
Di lintasan time trial sejauh 40 kilometer, pembalap sepeda yang mencukur rambut di kakinya menghemat waktu tempuh 60-75 detik lebih cepat ketimbang mereka yang tidak mencukur rambut di kakinya. Dikatakan, pembalap sepeda profesional mencukur kakinya bukan karena alasan aerodinamis. Namun mereka melakukan hal tersebut untuk mempermudah pemijatan, dan dalam kasus kecelakaan... kaki yang bebas rambut lebih mudah ditangani ketimbang yang berambut.
Pesepeda Rekreasional: 2 kaki, berambut
Pembalap Sepeda Profesional: 2 kaki, bersih dari rambut

Hey, like this? Why not share it with a buddy?

Related Posts