8 Alasan Wanita Perlu Sport Bra Ketika Berlari atau Berolahraga

By:
Posted: February 15, 2019

SEPASANG PAYUDARA: Ya, mereka tidak membantu Anda berlari. Mereka hanya mengikuti ayunan kaki Anda memerlukan perlengkapan khusus dan dalam sejumlah kasus... menyebabkan ketidaknyamanan. Penelitian di 2013 yang dilakukan terhadap pelari wanita di London Marathon, 32 persen mengatakan mereka menyarankan nyeri di payudara yang kadang muncul. Dari jumlah tersebut, 17 persen di antaranya mengurangi latihan karena nyeri di payudara.
Tapi tidak semuanya tentang berita buruk. Para peneliti melanjutkan studi tentang gerakan payudara ketika para wanita berolahraga, teknologi bra selalu meningkat tseiring berjalannya waktu, dan terdapat bukti jika berlari adalah hal terbaik bagi Anda para wanita untuk melindungi diri dari kanker payudara.
Berikut adalah delapan hal yang diketahui para ilmuwan dan wajib diketahui pelari wanita soal menangani dan merawat payudara Anda.
#1 TUBUH KURANG MENYANGGA PAYUDARA
Tergantung ukurannya, bobot payudara bisa sangat berat, ujar Andrea Cheville, M.D., peneliti kesehatan fisik dan rehabilitasi serta direktur Cancer Rehabilitation Program di Mayo Clinic di Rochester, Minnesota. Tubuh Anda tidak menyangga mereka dengan begitu baik. Tidak terdapat banyak hal yang menjaga mereka tetap stabil dan tidak bergerak. Hanya ada kulit dan sejumlah ligamen.
Bagian tubuh Anda yang lainnya lebih beruntung. Jika Anda memikirkan sesuatu seperti abdominal fascia, bagian ini sangat kuat, ujar Cheville. Anda bisa berlari dan bagian dalam perut Anda tidak bergoncang karena ada serat kuat yang melapisinya. Tetapi ini tidak berlaku untuk payudara. Bagian tubuh Anda ini tidak memiliki dukungan yang memadai. Payudara memiliki penerima sinyal rasa nyeri. Ketika penyangganya yang terbatas meregang semua, bagian tubuh Anda ini akan terasa sakit.
#2 PAYUDARA BERGERAK SECARA AKTIF
Michelle Norris, peneliti senior di departemen olahraga dan pengetahuan latihan di University of Portsmouth, Inggris, meneliti gerakan payudara dan menguji produk penyangga payudara di laboratorium. Untuk melakukan hal ini, Norris dan koleganya meminta wanita berlari di treadmill tanpa mengenakan bra, kemudian meminta mereka berlari dengan low-support bra dan high-support bra. Aktivitas pelari wanita ini diambil gambar 3-D-nya untuk melihat jangkauan gerakan payudara.
Norris dan koleganya menemukan, payudara bergerak dalam pola angka delapan. Tidak hanya bergerak ke atas dan ke bawah pola yang banyak diperkirakan para pelari namun juga dari sisi ke sisi dan depan ke belakang. Payudara hanya gumpalan jaringan, bukan otot, ujar Norris. Anggota tubuh ini bukan struktur yang kokoh dan bisa bergerak di tiga dimensi ketika Anda berlari.
Ketika Anda menggabungkan ketiga arah gerakan ini bersamaan, ujar Norris, payudara yang tidak diberi penyangga, bergerak sekitar 15 sentimeter (tergantung ukuran bra dan tes yang digunakan) ketika Anda berlari. Sekitar 50 persen adalah gerakan vertikal, 25 persen gerakan dari sisi ke sisi, dan 25 persen sisanya adalah gerakan anterior-posterior.
#3 MILIKI BRA YANG BAGUS
Dengan semua gerakan tersebut, para pelari wanita butuh penyangga. Berbelanjalah dengan cerdas. Coba berbagai jenis bra. Cari yang paling pas. Datangi specialty running store dengan salesperson wanita yang sangat memahami produk yang dijual.
Sejumlah wanita memilih tipe kompresi. Lainnya mungkin memilih model bra encapsulation. Tidak masalah. Bra terbaik adalah yang nyaman Anda gunakan. Ini semua tentang bra yang pas, ujar Norris. Ini adalah salah satu tantangan yang harus dihadapi setiap wanita di olahraga. Kami selalu mengatakan bra ini harus bebanr-benar pas dan Anda harus nyaman menggunakannya.
#4 KECEPATAN TIDAK PENGARUHI GERAKAN
Berikut adalah hal yang mengejutkan Norris dan juga para pelari: Tidak peduli berapa kecepatan Anda berlari, payudara Anda bergerak pada jumlah yang tetap. Saya berpikir, jika berlari lebih cepat, maka payudara akan bergerak lebih banyak. Namun bukan ini yang terjadi, ujarnya. Pelajaran bagi pelari wanita: Jangan berpikir jika berlari jarak jauh, dalam kecepatan lambat, Anda bisa menggunakan bra yang kurang memberi dukungan. Anda perlu high-support bra.
#5 APAKAH PAYUDARA MENYUSUT?
Atlet yang baru menjalani program latihan lari sering merasa ada pengurangan ukuran payudaranya. Apa yang sebenarnya terjadi? Lari tidak mengurangi ukuran payudara Anda. Namun payudara disusun dari lemak dan jaringan serat. Jadi... jika seseorang berlatih lari dan menerapkan pola makan yang bagus, mereka akan mengurangi kadar lemak tubuh secara menyeluruh. Ini adalah alasan yang masuk akal untuk berpikir berlari bisa mengurangi ukuran payudara karena mereka mengurangi kadar lemak di anggota tubuh ini. Tetapi yang sebetulnya terjadi adalah pengurangan kadar lemak di seluruh tubuh, bukan bagian tertentu.
#6 TANGANI RASA NYERI
Terdapat beberapa jenis rasa nyeri di payudara sebagian besar dari mereka bisa dijelaskan. Namun Anda tidak boleh mengabaikannya. Nyeri di payudara adalah rasa nyeri, ujar Cheville. Banyak nyeri di payudara terjadi selama berolahraga karena mereka tidak mendapatkan penyangga yang memadai. Dan, kata Cheville, wanita yang memiliki payudara besar biasanya susah mendapatkan bra dengan kemampuan menyangga yang memadai.
Payudara sebagian wanita sangat sensitif ketika menjelang menstruasi. Ini sangat bervariasi dari individu ke individu. Jika rasa nyeri cukup mengganggu, Anda mungkin pelu melakukan latihan yang memberikan dampak rendah. Atau jika Anda merasa tidak nyaman, konsultasikan dengan dokter.
#7 KETIDAKNYAMANAN MEMBUNUH MOTIVASI
Penelitian menunjukkan, ketidaknyamanan pada payudara bisa menghentikan keinginkan wanita untuk berlari. Jika Anda salah memilih bra, Anda tidak akan mengayunkan kaki untuk berlari, ujar Norris.
#8 RISIKO KANKER LEBIH KECIL
Penelitian terbaru menjelaskan hubungan antara latihan dan pengurangan risiko kanker payudara, ujar Cheville. Pencegahan utama adalah menjaga diri Anda tidak mengalamin ancaman kanker. Pencegahan sekunder menjaga ancaman kanker datang kembali. Untuk kanker payudara, terdapat bukti kuat bahwa pencegahan utama dan sekunder bisa dilakukan dengan berolahraga.
Penelitian di 2014 menunjukkan, lari mengalahkan jalan kaki untuk tingkat bertahan hidup dari kanker payudara. Latihan intensif lebih bagus dari latihan ringan di penelitian ini.
Delapan alasan ini sudah cukup bagi Anda para wanita untuk mengayunkan kaki di jalanan... tentu saja dengan menggunakan bra yang nyaman, aman, dan memberikan dukungan yang memadai.

Hey, like this? Why not share it with a buddy?

Related Posts