6 Kesalahan Mengolah Sayuran yang Kerap Anda Lakukan

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

SETIAP ORANG yang senang memasak, pasti sering berbelanja dan berkutat di dapur untuk menyiapkan anekan masakan lezat dan sehat. Tetapi tahukah Anda, sebagian besar dari Anda tidak mempersiapkan sayuran dengan baik. Perhatikan beberapa petunjuk berikut ini.
#1 Langsung Mencuci Sayuran
Jika Anda bisa, tahan godaan untuk mencuci sayuran begitu mendapatkannya dari pasar. Langsung mencuci semua sayuran seketika mungkin dianggap menghemat waktu, tetapi ternyata malah memancing bakteri untuk tumbuh.Jika memang ingin dicuci, sayuran berdaun hijau bisa didahulukan dan dikeringkan. Simpan di kantong plastik setengah tertutup setelah ditutup dengan kertas tisu untuk menyerap lembap berlebih. Mencuci semua sayur dan buah bisa mempercepat membusukan bila tak langsung dikonsumsi.
#2 Memotong Sayuran Terlalu Awal
Ada beberapa sayuran yang bisa dipotong satu atau dua hari sebelumnya, tapi ada juga yang jangan disentuh sampai hendak digunakan. Jika hendak disimpan dalam kulkas, gunakan wadah dengan aliran udara cukup dan sayuran dibungkus menggunakan kertas tisu. Potong dalam ukuran besar agar area permukaan yang membusuk karena terkena udara bisa dibuang.Hindari memotong terong jika belum siap digunakan karena jika terpapar udara dagingnya akan berubah kecokelatan. Perasan lemon atau garam bisa mencegah kecokelatan itu, tetapi lebih baik dibiarkan sampai waktunya untuk dimasak.
#3 Membeli Sayuran Terlalu Cepat
Artichole, asparagus, alpukat, jamur, jagung, dan brokoli akan mulai rusak dalam waktu 1-2 hari. Merica, daun bawang, tomat, dan kale umumnya cukup kuat untuk bertahan dalam seminggu. Wortel, kentang, kol, dan bawang bisa bertahan lebih lama lagi. Jadwalkan pembelian sayuran sesuai dengan menu yang Anda buat. Sehingga sayuran yang mudah busuk bisa langsung dimasak tanpa harus menunggu lama dalam kulkas.
#4 Menyingkirkan Nutrisi Bermanfaat
Banyak cara mengupas sayuran yang justru membuat lebih banyak nutrisi terbaik terbuang. Misalnya saja kulit mentimun yang memiliki sumber serat. Kulit kentang memiliki serat, tembaga, dan besi. Terong ungu mengandung nasunin, antioksidan bermanfaat.
#5 Tidak Efisien Saat Mengupas
Anda bisa membuang banyak waktu berharga jika tidak tahu caranya mengupas beberapa bahan makanan. Ada beberapa cara sederhana. Misalnya kulit jahe yang bisa digosok menggunakan ujung sendok. Butternut dan biji ek bisa direbus agar kulitnya menjadi lembut dan mudah dibuang. Hancurkan cengkeh dengan gagang pisau koki. Pengupas yang memiliki pisau ganda bisa digunakan untuk wortel dan kentang.
#6 Menggunakan Alat yang Salah
Miliki dan gunakan dua talenan berbeda untuk mencegah kontaminasi silang atau rasa tajam. Anda bisa memilih papan pemotong kayu yang tahan terhadap goresan tempat bakteri bisa terjebak. Jika Anda menggunakan talenan plastik (yang lebih rentan terhadap goresan dari pisau Anda), pilihlah yang aman dicuci pada mesin pencuci piring agar lebih mudah dibersihkan.Selalu gunakan pisau tajam. Pisau tumpul tidak mampu memotong tuntas dan bisa merusak dinding sel sayuran. Tak perlu banyak pisau di dapur. Cukup pisau koki, pisau pengupas, dan pisau bergerigi.Pisau koki untuk sebagian besar pekerjaan menyiapkan sayuran. Pisau pengupas untuk pekerjaan lebih ringan seperti mengiris bawang. Pisau bergerigi untuk sayuran yang permukaannya lebih halus seperti tomat.
Bagaimana dengan Anda? Apa saja kesalahan yang Anda buat selama memasak?

More to explorer

Cara Aman Bersepeda di Malam Hari

BERSEPEDA DI MALAM HARI tak peduli apakah Anda melakukannya untuk memelihara kebugaran atau hal tersebut bagian dari rutinitas bike to work akan

Tingkatkan Teknik Berenang Anda

SUDAH MENJADI RAHASIA UMUM jika sebagian besar triathlete tidak begitu menyukai swim leg saat mengikuti lomba triathlon. Anda mungkin menghabiskan waktu untuk

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *