7 Cara Kemarahan Mengganggu Kesehatan Anda

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

TERKADANG KEMARAHAN bisa baik untuk diri Anda asalkan ditangani dengan tepat dan dinyatakan dengan cara yang sehat. Sebenarnya kemarahan dapat membantu beberapa orang untuk berpikir secara rasional. Namun, episode kemarahan tidak sehat dalam waktu yang lama dapat menimbulkan malapetaka pada tubuh Anda. Jika Anda seseorang yang rawan kehilangan kesabaran, inilah tujuh alasan penting untuk Anda tetap tenang.
#1 Musuh Jantung
Ledakan amarah dapat berisiko besar pada jantung Anda. Hal yang paling merusak secara fisik adalah efek kemarahan pada kesehatan jantung Anda. Faktanya, sebuah penelitian menemukan bahwa orang-orang yang mudah marah berisiko terkena penyakit jantung koroner disbanding mereka yang tidak mudah marah. Untuk melindungi jantung Anda kenali dan atasi perasaan Anda sebelum akhirnya hilang kendali.
#2 Ledakan Pemicu Stroke
Kemarahan meningkatkan risiko stroke. Jika Anda rentan terhadap serangan stroke sebaiknya waspada. Satu studi menemukan ada risiko tiga kali lebih tinggi terkena stroke dari gumpalan darah ke otak atau pendarahan di dalam otak selama dua jam setelah ledakan kemarahan. Bagi orang-orang dengan aneurisme di salah satu arteri otak, ada risiko enam kali lebih tinggi untuk memecahkan aneurisma ini setelah marah yang meledak-ledak. Bagi orang-orang dengan aneurisme di salah satu arteri otak, ada risiko enam kali lebih tinggi untuk memecahkan aneurisma ini setelah marah yang meledak-ledak.
Sebenarnya Anda bisa belajar mengendalikan ledakan yang dahsyat itu. Pertama-tama identifikasi apa pemicunya, lalu cari cara untuk mengubah respon Anda, kemudian lakukan pernapasan dalam-dalam.
#3 Marah = Sering Sakit
Kemarahan dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh Anda. Jika Anda marah sepanjang waktu, mungkin Anda merasa lebih sering sakit. Dalam sebuah penelitian, para ilmuwan Universitas Harvard menemukan bahwa pada orang sehat, hanya mengingat pengalaman marah dari masa lalu mereka menyebabkan penurunan enam jam pada tingkat antibodi imunoglobulin A, garis pertahanan pertama sel melawan infeksi.Jika Anda adalah seseorang yang biasa marah, lindungi sistem kekebalan tubuh Anda dengan beralih ke beberapa strategi penanggulangan yang efektif. Misalnya seperti komunikasi asertif, pemecahan masalah yang efektif, menggunakan humor, atau merestrukturisasi pemikiran Anda untuk melepaskan diri dari pemikiran hitam-putih. Itulah semua cara yang baik untuk mengatasinya. Tapi Anda harus mulai dengan menenangkan diri terlebih dahulu.
#4 Tangani Marah, Memperparah Kecemasan
Masalah menanggulangi kemarahan bisa membuat kegelisahan Anda semakin parah. Jika Anda seorang pencemas, penting untuk dicatat bahwa kegelisahan dan kemarahan dapat berjalan seiring. Dalam sebuah studi tahun 2012 yang diterbitkan dalam jurnal Cognitive Behavior Therapy, para peneliti menemukan bahwa kemarahan dapat memperburuk gejala gangguan kecemasan umum (GAD), suatu kondisi yang ditandai oleh kekhawatiran berlebihan dan tidak terkendali yang mengganggu kehidupan sehari-hari seseorang. Tidak hanya tingkat kemarahan yang lebih tinggi yang ditemukan pada orang-orang dengan GAD, tapi kemarahan yang terinternalisasi dan tidak terekspresikan sangat berkontribusi terhadap tingkat keparahan gejala GAD.
#5 Mendekatkan pada Depresi
Kemarahan juga terkait dengan depresi. Sejumlah penelitian telah menghubungkan depresi dengan agresi dan ledakan kemarahan, terutama pada pria. Nasihat untuk seseorang yang mengalami depresi yang dicampur dengan kemarahan adalah sibuk dan berhenti berpikir begitu banyak.
#6 Kebencian Melukai Paru-Paru
Meskipun bukan perokok namun Anda berpotensi untuk menyakiti paru-paru Anda jika Anda terus-menerus marah dan bermusuhan. Orang-orang dengan tingkat permusuhan tertinggi memiliki kapasitas paru-paru yang jauh lebih buruk, yang meningkatkan risiko masalah pernapasan. Para peneliti berteori bahwa sebuah peningkatan pada hormon stres yang terkait dengan perasaan marah, menciptakan peradangan di saluran napas.
#7 Mempersingkat Usia Anda
Ternyata kemarahan bisa mempersingkat hidup Anda. Stres sangat erat kaitannya dengan kesehatan umum. Jika Anda stres dan marah, maka akan mempersingkat masa hidup Anda. Jika Anda bukan orang yang nyaman menunjukkan emosi negatif, maka belajarlah mengekspresikan kemarahan dengan cara yang tepat sebenarnya adalah penggunaan kemarahan yang sehat. Jika seseorang melanggar hak Anda, Anda perlu memberi tahu mereka. Langsung ceritakan pada orang tentang apa yang Anda sukai, dan apa yang Anda butuhkan.Well, sampai sini semoga Anda meraih cukup alsan untuk tetap tenang. Marah tentu saja wajar dan boleh dilakukan. Hal yang penting adalah mengelolanya dengan baik. Kondisi tersebut akan membantu Anda untuk berpikir lebih rasional. So, jangan lupa, tarik napas dalam-dalam.

More to explorer

6 Cara Taklukkan Tanjakan

SETIAP KAYUHAN PEDAL yang Anda lakukan ketika mengendarai sepeda di tanjakan memiliki satu elemen dasar: Kerja keras. Tetapi ada hal lain yang

Apakah stevia aman dikonsumsi?

Apakah stevia aman dikonsumsi?

APAKAH STEVIA AMAN DIKONSUMSI. Stevia adalah nama popular dari bahan makanan dari tanaman Stevia rebaudiana. Daun Stevia rebaudiana banyak digunakan oleh masyarakat

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *