6 Alasan Mengapa Bersepeda Lebih Baik Ketimbang Lari

By:
Posted: February 2, 2019

ADA BANYAK HAL yang membuat orang menyukai lari. Olahraga ini relatif murah, bisa menjadi pembakar kalori yang efektif, dan bisa bekerjasama dengan berbagai jenis latihan (cross-training) yang Anda lakukan. Tetapi jika mencari mana olahraga terbaik, sebagian besar memilih bersepeda sebagai pemenangnya. Dan berikut inienam alasannya.
#1 MEMBANGUN KEBUGARAN DAN KETAHANAN
Ya, lari memang membakar lebih banyak kalori untuk tiap kilometernya. Namun sebagian orang tidak bisa berlari sejauh mereka bersepeda, terutama jika Anda tidak terlalu bugar atau punya kelebihan berat badan yang harus dihilangkan. Anda bisa menuding gaya gravitasi sebagai kambing hitam. Ketika berlari, Anda harus mengangkat beban tubuh dari bumi untuk mendorong tubuh ke depan. Kemudian Anda harus kembali mendarat dan meredam daya benturan yang terjadi. Kedua hal ini menjadikan berlari lima kilometer lebih berat ketimbang bersepeda dengan jarak dua kali lipat atau bahkan hingga empat kali lipatnya. Berlari juga kurang bersahabat bagi mereka yang memiliki kelebihan berat badan. Tiap kilogram kelebihan berat badan akan memperlambat ayunan kaki Anda. Saat bersepeda, kelebihan berat badan juga membuat kayuhan kaki di pedal terasa berat saat melalui lintasan menanjak. Tetapi di lintasan yang datar, Anda bisa melaju dengan mulus karena gaya gravitasi tidak memegang peran kunci saat Anda bersepeda.
#2 RISIKO CEDERA KECIL
Berlari merusak tubuh Anda lebih parah ketimbang bersepeda, meski Anda sudah mengayuh pedal secara maksimal. Sebuah penelitian membandingkan latihan kedua olahraga ini. Pada pesepeda dan pelari kompetitif yang diberi menu latihan 2,5 jam tiap hari selama tiga hari ditemukan, pelari jarak jauh mengalami kerusakan otot (133-404 persen), tingkat inflamasi (lebih dari 256 persen), dan nyeri otot (lebih dari 87 persen) lebih besar dri pesepeda di 38 jam masa pemulihan setelah latihan.
Kami mengetahui, lari memberikan tekanan lebih besar pada tubuh. Tapi besar kerusakan dan inflamasi yang ditemukan dalam penelitian jauh lebih besar dari perkiraan kami, ujar peneliti, David Nieman, MPH, profesor kesehatan masyarakat di Appalachian State University. Terdapat banyak trauma otot jika menyangkut lari. Berat bagi sistem kekebalan tubuh untuk menangani kerusakan yang terjadi.
#3 DAYA JELAJAH LEBIH LUAS
Kemampuan bersepeda selama beberapa jam memungkinkan Anda untuk menjangkau wilayah yang lebih luas dan menyaksikan pemandangan yang indah dalam waktu singkat. Anda mungkin tidak pernah melihat running tour, tetapi tidak demikian dengan cycling tour. Selain itu, bersepeda memungkinkan Anda untuk membawa lebih banyak barang.
#4 MENEKAN RASA LAPAR
Pada beberapa studi, para peneliti meyakini jika berlari sangat efektif ketimbangbersepeda untuk menekan hormon kunci yang menyebabkan rasa lapar, yang biasa disebut acylated ghrelin. Tetapi sebetulnya tidak juga. Para peneliti Inggris menemukan, jika dilakukan dengan intensitas yang setara, baik berlari maupun bersepeda, kedua aktivitas ini menekan hormon rasa lapar nyaris seimbang. Dan sekali lagi, lebih mudah berlatih dengan intensitas penuh menggunakan sepeda ketimbang berlari dalam durasi waktu yang sama.
#5 TONJOLKAN GAYA PRIBADI
Pilihan sepeda, helm, kacamata, kaos kaki, sepatu, topi, sarung tangan, jaket, dan aksesoris lainnya untuk bersepeda memungkinkan Anda untuk mengekspresikan gaya Anda.
#6 OLAHRAGA SAMPAI TUA
Bersepeda adalah sesuatu yang bisa Anda nikmati tak peduli berapa umur Anda. Bisa dikatakan, Anda bisa melakukan olahraga ini sepanjang hayat, ujar pelatih atletik internasional Andy Pruitt, EdD. Dan hal ini yang selalu dikatakannya,Meski Anda tidak bisa berjalan atau berjalan terpincang-pincang, Anda masih bisa mengendarai sepeda.

Hey, like this? Why not share it with a buddy?

Related Posts