Bumi Sriwijaya Siap Gelar Palembang Triathlon

By:
Posted: February 1, 2019

JAKARTA, 31 JANUARI 2019 – Gelaran Asian Games 2018 Jakarta-Palembang sukses membawa
begitu banyak keberhasilan. Selain perolehan medali emas, perak dan perunggu yang
mengharumkan nama bangsa dan semakin menumbuhkan citra positif para atlet tanah air, Asian
Games 2018 juga berhasil meningkatkan minat masyarakat akan olahraga, peningkatan potensi
pariwisata (sport tourism), dan pembangunan infrastruktur olahraga tingkat internasional yang
dapat dinikmati segenap bangsa Indonesia.
Pencapaian-pencapaian luar biasa ini tidak bisa berhenti begitu saja. Sangat penting diupayakan
kembali berbagai gelaran olahraga yang selain bisa meningkatkan citra bangsa, kualitas
masyarakat yang sehat, juga perekonomian negara. Salah satunya adalah melalui ekonomi kreatif,
yaitu sektor Sports Tourism, yang akan memberikan economy impact, social impact dan media
impact.
“Potensi sport tourism semakin berkembang di Indonesia, sejalan dengan pembangunan
infrastruktur olahraga tingkat internasional di berbagai kota besar. Yang juga sangat penting
adalah, penyelenggara event olahraga hendaknya juga memperhatikan konsep event yang dibawa
ke suatu kota, akan dapat membangun ekosistem bagi perkembangan sports tourism di kota
tersebut,” ungkap Erick Thohir, Ketua Panita Pelaksana Asian Games (INASGOC) 2018
Jakarta-Palembang.
Berbagai lokasi destinasi pariwisata di Indonesia pun bisa dimanfaatkan sebagai sarana
berolahraga yang digemari masyarakat dalam negeri maupun internasional, seperti lomba lari, tur
sepeda, berbagai olahraga air dan juga Triathlon.
“Perpaduan antara berlomba sekaligus menikmati wisata lokal akan memberikan pengalaman
tersendiri yang berdampak ke berbagai bidang, di antaranya kontribusi ekonomi daerah, seperti
meningkatnya wisata kuliner, merchandise, handycraft; inspirasi gaya hidup sehat--peningkatan
kualitas kesehatan masyarakat, lebih terlihatnya kearifan masyarakat dan budaya setempat,
pengenalan sejarah lokal dengan lebih mendalam, membuka lapangan pekerjaan baru dan
transferred knowledge--pemberdayaan masyarakat lokal/komunitas terkait,” ujar Rudi
Salahuddin, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan dan Daya Saing
Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah.
Palembang, meski memiliki destinasi pariwisata yang terbatas, namun terpilih sebagai kota ajang
lomba Triathlon bertaraf internasional yang akan diselenggarakan pada tanggal 9-10 Februari
2019 ini. Pasca Asian Games 2018, dengan infrastruktur yang sudah tersedia dengan standar
internasional, dapat digunakan oleh masyarakat luas, agar manfaatnya bisa terus bergulir. Faktor
lain yang juga sangat penting adalah Palembang telah sangat berpengalaman menjadi tuan rumah
berbagai gelaran olahraga, seperti PON, SEA Games, Islamic Solidarity Games, Asean
University dan masih banyak event berskala nasional maupun internasional.
“Meskipun Palembang tidak memiliki wilayah pantai yang biasanya dijadikan kunci penting
penyelenggaraan lomba Triathlon, namun di Jakabaring Sports City, terdapat danau yang
memenuhi standar internasional, serta jalur mulus untuk bersepeda yang melewati 6 tempat
ibadah (mesjid, gereja Kristen, gereja Katolik, pura, wihara, klenteng) dan Jembatan Ampera,
salah satu ikon kota Palembang yang bernilai sejarah dan jalur hijau dengan pemandangan indah
untuk berlari. Kombinasi ketiganya membuat kota Palembang memberikan pengalaman berlomba
triathlon yang berbeda dari lokasi lainnya,” jelas Juliany Nurdin, CEO PT Rocca Karya
Indonesia—penyelenggara Palembang Triathlon.






Walikota Palembang, H. Harnojoyo turut menjelaskan, “Kota Palembang sangat terbuka dan
siap mendukung event olahraga yang kami yakini selain bisa berdampak pada pertumbuhan
ekonomi dari sektor pariwisata, juga dapat memberikan inspirasi berolahraga dan menjunjung
tinggi nilai-nilai sportivitas dalam kehidupan sehari-hari. Kami juga sangat senang dengan
diselenggarakan acara-acara yang memiliki kualitas standar internasional yang melibatkan
sumber daya lokal, karena akan terjadi proses penyerapan pengetahuan dan kemampuan yang
kami harapkan juga bisa meningkatkan kualitas SDM kota Palembang.”
Jauhari Johan, salah satu putra terbaik asli Palembang yang menjadi perwakilan atlet Triathlon
Asian Games 2018 dan kini menjadi duta Palembang Triathlon 2019. bangga dapat menjadi
bagian dari Palembang Triathlon 2019 ini. “Keikutsertaan saya dalam event ini menjadi
kesempatan saya untuk memperkenalkan kota tempat saya lahir dan besar. Palembang
merupakan kota yang sangat tepat sebagai lokasi sport tourism, karena selalu memiliki spirit
olahraga yang luar biasa sejak Asian Games 2018 yang lalu,” ungkap Jauhari Johan.
Palembang Triathlon didukung penuh oleh VIVA Group, yang berkomitmen mengangkat
penyelenggaraan event olahraga lokal, agar dapat mendukung sport tourism dan gaya hidup sehat
di dalam masyarakat. “VIVA Group sebagai media yang peduli dengan kesehatan dan gaya hidup
sehat, akan terus mengembangkan program yang menawarkan sisi attractive dari dunia olahraga
baik yang bersifat kompetisi maupun non kompetisi. Kami juga berkomitmen untuk mengangkat
“local hero” sebagai sosok inspiratif dari dunia olahraga,” tegas Anindya Bakrie, President
VIVA Group.
Event ini juga di-support oleh Le Minerale sebagai official mineral water partner Palembang
Triathlon. Palembang Triathlon sesuai dengan komitmen Le Minerale dan Ikatan Dokter
Indonesia yang giat menyuarakan Gerakan Indonesia Sehat dengan 3 prinsip utama, yaitu move
right (olahraga secara teratur), eat right (konsumsi makanan bergizi seimbang), dan drink right
(konsumsi air minum yang mengandung mineral alami). “Le Minerale dengan bangga dapat
menjadi bagian dari terlaksananya berbagai kegiatan positif yang dapat mendorong masyarakat
Indonesia mewujudkan gaya hidup yang lebih sehat,” ujar Amrullah, Area Sales Promotion
Manager Le Minerale.

Hey, like this? Why not share it with a buddy?

Related Posts