7 Tip Latihan untuk Half Marathon Pertama Anda

BERLARI MUNGKIN SUDAH MENJADI rutinitas Anda. Dan jarak tempuh Anda mengayunkan kaki saat ini sudah semakin jauh dari saat memulainya pertama kali. Jadi saat ini, Anda mungkin sudah cukup siap menghadapi sesuatu yang lebih menantang seperti lomba lari half-marathon. Bagi banyak pelari pemula, jarak tempuh half-marathon relatif jauh dan membutuhkan persiapan serta latihan yang menguras waktu. Tetapi jika Anda siap menghadapi tantangan baru, beberapa tip berikut ini bisa membantu Anda.
#1 MEMBANGUN FONDASI
Keliru dalam membangun rencana pelatihan adalah salah satu kesalahan yang sering dilakukan pelari pemula saat mempersiapkan diri mengikuti half-marathon. Waktu dan jarak tempuh latihan akan menentukan kemampuan tubuh untuk beradaptasi dengan latihan yang Anda lakukan. Jika Anda memiliki fondasi yang kokoh, saat memulai latihan Anda hanya perlu menyesuaikan diri dengan tuntutan latihan-latihan half-marathon. Jika fondasi Anda kurang kuat, Anda harus membangunnya. Perlu waktumemiliki dasar kaki yang lemah, maka Anda akan membangun dasar waktu dan jarak tempuh sekaligus dengan tuntutan latihan half marathon secara bersamaan.
#2 BUAT RANCANGAN LATIHAN
Durasi 12 minggu merupakan periode latihan half-marathon yang paling umum. Namun, banyak juga yang menyarankan Anda mempersiapkan diri selama 10-16 minggu. Jika ini adalah half-marathon pertama Anda, usahakan pelatihan lebih dari 10 minggu. Ini akan membantu tubuh menyesuaikan diri dengan tuntutan jadwal latihan dan tuntutan half-marathon.Pelajari berbagai rencana dengan seksama sebelum memulainya. Pertama, temukan yang sesuai dengan rutinitas pekerjaan dan jadwal keluarga Anda. Kedua, temukan rencana yang sesuai dengan tingkat kemampuan. Jika rencana tersebut tidak terealisasi, maka pilihlah rencana lainnya.
#3 KUALITAS MELEBIHI KUANTITAS
Melakukan latihan lari jarak jauh memang salah satu hal yang baik untuk mempersiapkan diri menghadapi half-marathon. Tetapi… hal ini juga meningkatkan risiko cedera Anda. Dan faktanya, banyak pelari mengejar total jarak jarak tempuh atau kuantitas dibandingkan kualitas latihan yang dilakukannya.
#4 CROSS TRAINING
Melakukan latihan aerobik atau latihan ringan lainnya merupakan cara terbaik untuk mengoptimalkan kebugaran tubuh. Latihan ringan di luar lari ini bisa berupa bersepeda, berenang, dan sebagainya. Latihan ringan yang menargetkan tubuh bagian utama dan atas akan sangat membantu dalam mempertahankan postur berlari dan meminimalisasi kelelahan.
#5 GABUNG KOMUNITAS ATAU KELOMPOK LATIHAN
Anda bisa mengukur keberhasilan latihan Anda dengan cara memiliki bergabung dengan komunitas atau kelompok. Pelatihan secara berkelompok akan memperlihatkan perbedaan antara satu orang dengan yang lainnya. Hal tersebut akan membuat Anda lebih bersemangat dan bertanggung jawab atas latihan yang sedang Anda lakukan.
#6 PELAJARI LOMBA
Coba cari tahu minuman apa yang akan disediakan pada saat lomba. Jika memungkinkan, konsumsi minuman yang sama saat Anda berlatih. Jangan pernah mencoba minuman yang belum pernah Anda konsumsi sebelumnya di hari lomba. Pastikan Anda mengetahui lokasi-lokasi water station, dan pos-pos bantuan di sepanjang lintasan lari. Pelajari rute lomba dan rute evakuasinya. Biasanya peta ini disediakan pada situs lomba. Jalur lomba biasanya akan menggabungkan bukit-bukit, jembatan bertingkat atau landai, serta jalan layang atau underpass. Hal ini sangat membantu jika Anda mulai mengalami gangguan ataupun cedera.
#7 JANGAN LUPA ISTIRAHAT
Istirahat sama pentingnya dengan latihan lari. Tubuh Anda butuh waktu untuk kembali pulih. Pastikan untuk mengambil hari istirahat yang terjadwal, dengan tetap mendengarkan tubuh Anda. Jika Anda merasa lelah, tidak berenergi, merasa sakit, lelah, lesu dan atau tidak termotivasi, periksa detak jantung Anda sebelum tidur. Jika merasa detak jantung yang lebih cepat dari biasanya (dan Anda tidak kedinginan atau jenis infeksi lainnya), kemungkinan besar Anda mengalami overtraining dan memerlukan waktu untuk istirahat.Apakah Anda siap menghadapi tantangan baru ini? Jika iya, mari mulai latihannya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *