5 Tanda Anda Mengalami Overtraining

Facebook
Google+
Twitter
LinkedIn

ANDA TELAH BERLATIH KERAS di gym. Tetapi apakah tahu, seberapa keras Anda berlatih? Apakah yang lakukan masih dalam batas wajar, atau justru telah melewati batas? Berikut beberapa hal yang bisa menjadi parameter apakah latihan yang Anda lakukan masih normal atau sudah melewati batas, dan selayaknya segera dihentikan atau diturunkan temponya.
ZONA BAHAYA 1
Anda merasa bersalah jika tidak berlatih minimal dua jam tiap hari.
Nasehat kami: Batasi durasi latihan Anda antara 45 menit hingga 60 menit. Di atas durasi tersebut, kadar cortisol meningkat, sementara hormon pembentuk otot testosteron menurun. Sesi latihan kemudian menjadi kontraproduktif dengan target yang Anda kejar.
ZONA BAHAYA 2
Anda terobsesi mengonsumsi makanan bebas lemak, atau mengabaikan makanan.
Nasehat kami: Kenikmatan untuk mengonsumsi makanan sehat ini disebut ortherexia nervosa. Jika ini menghinggapi Anda, cari hobi atau aktivitas lain sehingga Anda tidak terlalu terobsesi dengan ritual makanan sehat ini.
ZONA BAHAYA 3
Anda mengorbankan keluarga, teman, dan tanggung jawab pekerjaan ketimbang kehilangan kesempatan berlatih atau menundanya.
Nasehat kami: Datangi konsultan atau cari support group. Dokter mungkin akan meresepkan obat anti-gelisah.
ZONA BAHAYA 4
Di gym, Anda terus berlatih, mengabaikan rasa nyeri, cedera, atau sakit yang sedang dialami.
Nasehat kami: Jujur saja dengan diri Anda. Jika Anda merasa sakit, jangan latihan. Jika tidak, karier latihan Anda hanya berakhir sampai di usia 30-40-an, dengan akibat sampingan cedera dan tidak bisa lagi melakukan latihan apapun.
ZONA BAHAYA 5
Anda merasakan nyeri di otot dan persendian, kepala pusing, kekebalan tubuh menurun (sering flu dan mengalami radang tenggorokan), imsomnia, dan selalu merasa lelah. Bahkan mungkin Anda kehilangan antusias berolahraga atau mengalami penurunan kapasitas atau intensitas latihan.
Nasehat kami: Selalu ambil libur dua hari tiap minggu setelah rutinitas latihan angkat beban. Mungkin bisa lebih dari itu setelah lebih dari tiga bulan berlatih keras. Dan ini yang harus Anda pahami, jika Anda melakukan latihan terlalu berlebihan, bukaannya lebih kuat, tapi justru bisa makin lemah.

EVENT

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *