9 Kesalahan Pesepeda Pemula yang Wajib Anda Hindari

JIKA ANDA SEORANG PESEPEDA PEMULA, memahami aturan dasar di jalanan masih belum cukup. Berikut beberapa jebakan bagi pesepeda pemula dan strategi sederhana untuk menuntaskan masalah yang membuat aktivitas bersepeda Anda lebih aman, nyaman, dan menyenangkan.
1. Posisi Sadel Terlalu Rendah
Merasakan nyeri di bagian depan lutut Anda? Posisi sadel Anda mungkin terlalu rendah. Ini menyebabkan kaki tidak berada di posisi terbaik sat mengayuh pedal. Di ketinggian sadel yang tepat, lutut Anda seharusnya sedikit tertekuk ke saat telapak kaki berapa di bagian terbawah kayuhan, bukan tegak lurus dengan posisi jalan. Anda harus selalu menjaga telapak kaki selalu menapak di pedal dalam setiap kayuhan tanpa menggoyangkan panggul.
2. Berasumsi Anda Butuh Peralatan Terbaik
Anda tidak perlu pakaian yang keren, sepatu clipped-in, atau sepeda seharga ratusan juta rupiah untuk menjadi pesepeda. Ya, memang terasa menyenangkan untuk mngenakan perlengkapan yang keren dan keluaran terbaru. Tetapi tidak ada hal yang menyenangkan dibandingkan menyalip pesepeda-pesepeda dengan tunggangan terkini saat Anda melajukan sepeda tua Anda. Hal yang paling penting adalah Anda keluar dari rumah dan mulai bersepeda. Soal upgrade perlengkapan bersepeda bisa Anda pikirkan belakangan.
3. Pengaturan Sepeda yang Tidak Sesuai
Pengaturan sepeda agar sesuai dengan postur tubuh Anda adalah bagian paling penting ketika menyangkut bersepeda. Jika pengaturannya membuat Anda tidak nyaman, atau menyebabkan rasa sakit atau nyeri di bagian-bagian tertentu tubuh, Anda tak akan melewatkan banyak waktu untuk bersepeda. Ketinggian sadel sebaiknya memungkinkan lutut sedikit tertekuk ketika telapak kaki Anda berada di posisi terbawah kayuhan pedal. Lengan dan torso Anda sebaiknya membentuk sudut 45 derajat di atas sepeda. Jika terlalu menjangkau ke depan, punggung Anda bakal tersiksa. Sementara jika jangkauan terlalu pendek, posisi lutut Anda bakal terlalu dekat dengan lengan. Ketika membeli sepeda baru, pastikan melakukan test ride untuk menemukan ukuran sepeda yang pas buat Anda.
4. Tidak Memelihara Sepeda Anda
Anda tidak perlu jago sebagai mekanik sepeda. Namun perawatan yang rutin tidak hanya menghemat pengeluaran Anda, tapi juga membuat sepeda Anda bertahan lama.
5. Terlalu Tergesa-Gesa
Salah satu penyebab terbesar cedera adalah memaksakan diri untuk menempuh jarak lebih jauh sebelum tubuh Anda siap. Bangun kemampuan Anda secara bertahap dan beri waktu bagi tubuh untuk beradaptasi dengan jarak yang baru. Serupa dengan hal di atas, jika Anda sedang berlatih bersepeda, jangan memulai terlalu cepat dan kemudian tubuh menyerah di paruh perjalanan kedua. Lakukan pemanasan di sepertiga perjalanan Anda, kemudian mencari ritme kayuhan di sepertiga kedua, dan berikan kemampuan yang Anda miliki di sepertiga perjalanan terakhir.
6. Tidak Membawa Peralatan Darurat
Lima menit Anda berada di lintasan bersepeda, menjelajah jalanan dengan dorongan angin dari belakang dengan pemandangan indah di kanan-kiri Anda. Benar-benar sebuah perjalanan yang sempurna. Tetapi suara angin yang keluar dari roda Anda karena ban bocor bisa mengganggu suasana damai yang tercipta. Sebaiknya rencana cadangan Anda bukan menghubungi seorang teman untuk meminta bantuan. Jauh sebelumnya Anda harus belajar, cara mengganti atau menambal ban. Anda mungkin tidak akan percaya, bagaimana Anda bisa lebih mandiri hanya dengan beberapa perlengkapan cadangan dan sebuah pompa mini. Plus… kembali melanjutkan perjalanan impian Anda hanya dalam waktu kurang dari 15 menit.
7. Tidak Menggunakan Gear Anda sendiri
Gear adalah teman terbaik Anda di tanjakan dan sumber kekuatan Anda dalam hal kecepatan. Namun, Anda butuh menyesuaikan diri dengan gear yang Anda gunakan, termasuk memanfaatkannya secara efisien, sebelum bergantung penuh dengan perlengkapan ini.
8. Tidak Menghargai Group Ride
Tiap kelompok bersepeda (group ride) biasanya memiliki aturan dan etika tersendiri untuk sebuah alasan. Anda pasti paham, bakal mudah terjadi kecelakaan jika cara bersepeda anggota sebuah group ride tidak bisa diduga pergerakannya. Jika Anda bersepeda untuk pertama kalinya dengan sebuah group ride, ambil posisi di belakang, lakukan pengamatan, dan minta bantuan jika Anda membutuhkannya.
9. Kurang Pasokan Nutrisi
Jika hanya bersepeda kurang dari satu jam, Anda tidak begitu membutuhkan makanan. Tetapi pastikan membawa air. Namun jika Anda berencana bersepeda lebih dari dua jam, bawa cemilan dan mulai konsumsi makanan tersebut 45 menit setelah kayuhan pertama Anda. Lanjutkan dengan mengonsumsi cemilan porsi kecil tiap 15-20 menit berikutnya. Mengabaikan nutrisi yang masuk ke tubuh bisa menyebabkan Anda kehilangan tenaga atau berada kondisi hypoglycemic. Lelah, mudah tersinggung, pusing, mual, dan galau bukanlah cara yang kstaria untuk menuntaskan sebuah perjalanan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *