Penyelenggara Sediakan Rp. 1,5 Miliar untuk Pemenang Electric Jakarta Marathon 2018

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn

JAKARTA, 8 AGUSTUS 2018 Lomba lari Electric Jakarta Jakarta Marathon 2018 yang akan berlangsung pada Minggu, 28 Oktober mendatang, menyiapkan hadiah uang tunai sebesar total Rp. 1,5 miliar bagi para pemenang di masing-masing kategori jarak yang dipertandingkan. Hal iniditegaskan oleh Ndang Mawardi selaku President Director & CEO Inspiro Group promotor dan penyelenggara Electric Jakarta Marathon 2018 dalam acara konferensi pers yang berlangsung di Bimasena, The Dharmawangsa Jakarta, Selasa kemarin. Jumlah hadiah uang tunai ini naik dua kali lipat dibanding penyelenggaraan Jakarta Marathon tahun lalu.

Naiknya jumlah hadiah yang diberikan pada para pemenang,ungkap Ndang Mawardi, merupakan bagian dari terobosan yang dilakukan untukmenyempurnakan penyelenggaraan lomba lari marathon ini. Terobosan lain yang dilakukan penyelenggara adalah pemindahan lokasi start dan finish, yang biasanya berlangsung di Monas, kini akan mengambil lokasi di kawasan Gelora Bung Karno (GBK).

Juga ada perubahan rute lomba. Bakal lebih menantang, tetapi masih menonjolkan keindahan landmark-landmark ibukota, ujar Ndang Mawardi.

Rute lomba yang akan dilewati oleh para peserta Electric Jakarta Marathon 2018 dipastikan akan melalui proses kalibrasi dan sertifikasi dari Association of International Marathon and Distance Races (AIMS) dan International Association of Athletics Federations (IAAF). Sebanyak 20.000 pelari dari 50 negara ditargetkan akan terlibat di ajang yang akan melombakan lima kategori jarak ini.

Tidak hanya berencana menggelontorkan hadiah uang tunai sebesar Rp. 1,5 miliar untuk para pemenang, penyelenggara juga menyediakan hadiah khusus berupa mobil kepada pelari yang bisa memecahkan rekor nasional lari marathon yang saat ini masih dipegang oleh Eduardus Nabunome dengan catatan waktu 2:19:18. Rekor yang diciptakan Eduardus ini telah bertahan selama hampir 25 tahun sejak ia mengukirnya di PON 1993 yang berlangsung di Jakarta.

Kami berharap hadiah khusus ini bisa merangsang para pelarimarathon Indonesia untuk memecahkan rekor nasional yang sudah bertahan selama hampir 25 tahun, tegas Ndang Mawardi.

More to explorer

Tanpa Masalah Usai Berolahraga

Selain alasan kesehatan, memiliki bentuk tubuh proporsional adalah alasan bagi banyak orang untuk berolahraga. Tapi sayangnya banyak orang yang melupakan masalah perawatan

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *