Friday, 22 September 2017

Membangun Body Image Yang Positif

Spread the love

Dengan tren hidup sehat dan gaya hidup aktif yang menjamur, body image ‘toned’ dan langsing pun turut menjadi sebuah tuntutan baru. Memang salah satu hasil olahraga dapat dibuktikan dengan bentuk badan yang semakin berbentuk dan lekuk otot yang terlihat. Tidak ada perbedaan wanita ataupun pria, dua-duanya menghadapi fenomena ini. Dan banyak yang mulai insecure dengan bentuk tubuhnya sendiri, terlebih untuk orang yang sering berolahraga di klub kebugaran. Seberapa berbahayakah hal ini?

Alangkah baiknya apabila attitude ‘membandingkan’ tersebut berpatokan pada progress. Bentuk tubuh tertentu bisa dicapai dengan disiplin dan konsistensi besar bahkan komitmen ekstra jika Anda ingin badan yang kekar. Dan tahukah Anda banyak binaragawan yang memakai steroid atau zat kimia tertentu untuk mencapainya.

Sebagai pemula yang sedang rutin latihan angkat beban atau baru ingin memulai olahraga, maka bangunlah target yang lebih realistis dan achievable. Jangan membandingkan diri dengan orang lain karena ekspektasi yang besar bisa mendatangkan kekecewaan. Sebaik-baiknya program yang Anda miliki, respons tubuh manusia berbeda-beda sehingga durasi prosesnya juga akan berbeda. Anda juga sebaiknya tidak mematok untuk memiliki bentuk tubuh layaknya fitness model dengan massa otot tinggi dan persentase lemak tubuh rendah karena kondisi itu belum tentu sehat.

Nah, bagi Gofitters yang sudah memiliki bentuk badan yang bagus, tetaplah humble dan jangan meremehkan orang lain ataupun bentuk tubuh atlet cabang olahraga lain. Setiap cabang olahraga memiliki kekhususan dan tuntutan yang berbeda, sehingga setiap atletnya pun memiliki bentuk tubuh yang berbeda-beda pula. Badan kering ala pelari ataupun tegap seperti fighter doesn’t define your greatness, it’s all in the heart and mind.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *