Thursday, 21 September 2017

Hindari Hal Ini Jika Ingin Hidup 100 Tahun

Spread the love

JUDUL DI ATAS jangan diartikan secara harfiah. Memang, umur adalah urusan Yang Maha Kuasa. Jadi, manfaatkanlah usia GOFITers untuk hal-hal positif. Langkah untuk mengawalinya adalah dengan menjaga kesehatan.
Ada beberapa cara yang bisa GOFITers hindari agar bisa memiliki hidup lebih panjang dan mendapatkan waktu lebih banyak untuk melakukan hal-hal bermanfaat, seperti dikutip dari www.thelist.com.

Merokok
Jelas, merokok memiliki dampak yang sangat negatif terhadap kesehatan. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), merokok menyebabkan hampir satu dari lima kematian per tahun di Amerika Serikat (AS). CDC mencatat, penyakit terkait merokok, seperti kanker paru-paru, jantung koroner, penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), dan stroke membunuh lebih banyak orang setiap tahunnya daripada gabungan penyakit AIDS, kecelakaan mobil, kematian terkait senjata api, penggunaan alkohol, dan narkoba ilegal. Dalam sebuah studi tahun 2016 oleh Wellcome Trust Sanger Institute dan Los Alamos National Laboratory, merokok dapat menyebabkan mutasi sel sehingga menjadi kanker.

Baca juga: 12 Tip untuk Menguatkan Sistem Kekebalan Tubuh Anda

Sering terpapar sinar matahari langsung
Paparan sinar matahari langsung, terutama di siang hari, tidak baik untuk kesehatan. Jadi, pakailah tabir surya jika ingin beraktivitas di luar ruang. Menurut Journal Sentinel, kulit bisa terbakar dalam waktu 15 menit. Selain itu, dampak sinar UV berlangsung lama dan terakumulasi dari waktu ke waktu. Penelitian terbaru dari Wellcome Trust Sanger Institute di Cambridge, Inggris juga menunjukkan bahwa paparan sinar UV dalam waktu lama bisa menyebabkan kanker kulit.

Kurang tidur
Jangan remehkan waktu tidur. Menurut Divisi Kedokteran Tidur Harvard Medical School, kekurangan tidur kronis jangka panjang dapat menyebabkan masalah, seperti obesitas, diabetes, penyakit kardiovaskular, dan bahkan kematian dini. Kurang tidur juga dapat menghambat fungsi kekebalan tubuh dan mengurangi kemampuan tubuh untuk mengatur hormon yang berkaitan dengan respon stres, kelaparan, metabolisme, dan mood.

Mengonsumsi alkohol dan narkoba
Minuman keras dapat membawa risiko kesehatan jangka panjang. Menurut WebMD dan The New York Times, risiko tersebut dapat mencakup kanker, gangguan saluran cerna, masalah mood, demensia, penyakit hati, kardiovaskular, dan anemia. Dampak yang tak berbeda jauh juga bisa diperoleh dari mengonsumsi narkoba. Dampak-dampak tersebut akan makin parah bila pelakunya sudah berada dalam tahap ketergantungan atau kecanduan.

Baca juga: Menjadikan Olahraga Sebagai Kebiasaan

Tidak menjaga kesehatan mental
Sebagian besar orang memfokuskan dirinya pada kesehatan fisik. Padahal, kesehatan mental juga tak kalah penting. Faktanya, penelitian yang dilakukan oleh psikiater di Oxford University mencatat bahwa harapan hidup akan terpotong 10 sampai 20 tahun dalam kasus penyakit jiwa yang serius. Menurut Dr. Seena Fazel dari Department of Psychiatry di Universitas Oxford, “Kami menemukan bahwa banyak diagnosis kesehatan mental dikaitkan dengan penurunan harapan hidup sama besarnya dengan merokok 20 batang atau lebih rokok sehari.”

Kalau boleh tahu, ada daftar di atas yang masih dilakukan oleh GOFITers?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *