Thursday, 21 September 2017

Trik Foto Sport Layaknya Fotografer Pro

Spread the love

MENANGKAP AKSI dari sebuah pertandingan olahraga pasti sangat menyenangkan. Ada sepak bola, basket, tenis, voli, dan masih banyak lagi jenis olahraga lainnya. Hal yang paling penting bagi fotografer adalah kamera. Fotografer disarankan untuk menggunakan kamera SLR.
Sebelum mengambil foto sport, jangan lupa untuk meminta izin untuk memotret kepada pihak penyelenggara pertandingan. Pertanyaannya, bagaimana cara mengambil foto sport yang baik agar seperti gambar dalam majalah? Berikut adalah 10 trik yang bisa dilakukan oleh fotografer pemula dalam mengambil foto sport saat.

Miliki rentang lensa atau zoom minimal 200 mm
Jika lebih dari 200 mm maka foto yang dapat diambil jelas akan jauh lebih baik karena memungkinkan Anda untuk mendekati sasaran. Dua lensa yang biasanya digunakan oleh pemula adalah Nikkor AF-S DX 18-300mm f/3.5-5.6G ED VR atau Canon EF 100-300 mm f/4.5-5.6 USM.

Jangan gunakan full automatic mode
Ini adalah kesalahan umum yang dilakukan oleh fotografer amatir. Mereka biasanya mengatur kamera mereka dalam full automatic mode. Hal ini mungkin bisa memberikan foto yang baik, tetapi untuk benar-benar mendapatkan hasil yang maksimal Anda perlu menggunakan semi-manual mode.

Gunakan kecepatan rana yang tepat
Dalam fotografi olahraga, Anda perlu memiliki kecepatan rana yang tepat untuk mengambil foto para atlet yang bergerak dengan cepat. Kecepatan rana minimal adalah 1/500 detik dan cobalah untuk tidak kurang dari itu.

Gunakan aperture priority mode
Gunakan aperture priority mode pada saat Anda akan mengambil foto sport. Hal ini akan menentukan berapa banyak cahaya yang dibawa ke sensor kamera. Semakin banyak cahaya maka akan semakin cepat juga kecepatan rana, sehingga membantu mendapatkan foto sport maksimal. Jika tidak menggunakan kamera SLR digital, Anda cukup mengatur kecepatan rana.

Perhatikan ISO Anda
Saat memotret dalam semi-manual mode seperti shutter priority atau aperture priority Anda perlu mengatur ISO sendiri. Hal ini dilakukan untuk menyesuaikan lokasi, waktu dan kondisi pertandingan olahraga yang akan Anda potret. Misalnya untuk pertandingan sepak bola di siang hari yang cerah ISO 400 akan sempurna untuk kamera yang akan digunakan karena banyak cahaya tersedia.

Gunakan shutter priority mode jika aperture priority tidak tersedia
Anda masih bisa menangkap gambar yang hebat mesikipun tidak memiliki SLR. Shutter priority mode sangat baik digunakan untuk fotografer non-SLR yang hanya memiliki kamera biasa. Anda hanya perlu mengatur kecepatan rana.

Gunakan auto-focus dan burst yang cepat
Untuk mengikuti gerakan atlet yang cepat, Anda bisa menggunakan auto-focus dan juga burst. Hal tersebut dapat mengatur kamera agar dapat mengambil banyak foto sekaligus dengan tetap fokus pada subjek kita serta meningkatkan peluang untuk mendapatkan foto terbaik.

Baca Juga: Trik Mudah Merawat Sneakers Agar Selalu Tampak Baru

Posisikan diri Anda dengan benar dan kenali jenis olahraganya
Posisi terbaik bagi fotografer adalah membelakangi sinar matahari. Fotografer olahraga juga harus dapat mengantisipasi letak bola atau gerakan para atlet saat bertanding. Hal ini dilakukan agar dapat memperbesar subyek dan memberikan hasil foto terbaik.

Ambil banyak foto
Ketika Anda memiliki subyek untuk diambil gambarnya, tahan tombol rana untuk fokus kemudian tangkaplah sebanyak mungkin foto dengan menggunakan mode brust. Dengan perkembangan teknologi sekarang Anda juga langsung dapat melihat hasilnya.

Bidik dari sudut rendah
Membidik dengan berlutut membuat Anda dapat menangkap lebih banyak sudut dramatis dan juga memberikan latar belakang yang baik. Perspektif dari bawah memberikan kedalaman foto yang sangat bagus dan ini adalah teknik yang banyak digunakan oleh semua fotografer pro. Gunakan juga monopod agar kamera tetap stabil dan seimbang saat Anda memotret dari berbagai sudut terutama lutut.

Baca Juga: Olahraga Perusak Lutut

Trik di atas mudah untuk dilakukan. Siap mendapatkan foto sport seperti fotografer pro? Yuk, ambil kamera dan mulai perbaiki teknik memotret Anda!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *